Belum Genap Sebulan, Trotoar Granit Jalur 2 DPRD Merangin Copot dan Berserakan, Warga: Sangat Memalukan!

- Publisher

Kamis, 22 Januari 2026 - 20:29 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131104

Oplus_131104

SUARA UTAMA,Merangin –Pembangunan trotoar berbahan batu granit di Kota Bangko kembali menuai sorotan tajam. Trotoar yang dibangun untuk menunjang kenyamanan pejalan kaki tersebut justru menunjukkan kondisi memprihatinkan, meski baru seumur jagung. Proyek yang berlokasi di tanjakan Jalur 2, tepatnya di seputaran depan Kantor DPRD Kabupaten Merangin, kini banyak ditemukan batu granit yang lepas, copot, bahkan berserakan.

Pantauan media ini di lapangan mendapati sejumlah batu granit pada trotoar tersebut sudah tidak menempel kuat pada dasar bangunan. Beberapa bagian terlihat terangkat dan copot, sehingga sangat membahayakan pejalan kaki yang melintas, terutama pada malam hari.

BACA JUGA :  Polres Bitung Perkuat Soliditas Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Tekankan Pengabdian untuk Masyarakat

Ironisnya, trotoar yang dibangun pada akhir tahun 2025 itu sejatinya digadang-gadang sebagai fasilitas publik untuk memanjakan masyarakat, khususnya pejalan kaki. Namun fakta di lapangan justru menunjukkan kualitas pembangunan yang jauh dari harapan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah seorang warga Merangin yang sering melintas di kawasan tersebut menyayangkan kondisi trotoar yang cepat rusak.

“Ini baru dibangun, tapi sudah banyak yang copot. Kalau seperti ini, jelas memalukan. Masak proyek dekat kantor DPRD saja hasilnya begini,” ujarnya dengan nada kecewa.

BACA JUGA :  Kasus Dihentikan Polres Merangin, Ahmad Fahmi Siapkan Langkah Hukum Balik terhadap Regar Cs

Warga lainnya juga menilai lemahnya kualitas pekerjaan menunjukkan ketidakseriusan kontraktor dalam mengerjakan proyek tersebut.

“Kami menduga ini dikerjakan asal-asalan. Jangan cuma cari untung, tapi kualitas diabaikan. Trotoar ini untuk masyarakat, bukan untuk proyek semata,” tegasnya.

Ia menambahkan, kontraktor atau pemborong yang mengerjakan pembangunan trotoar tersebut seharusnya bertanggung jawab penuh atas kerusakan yang terjadi, mengingat usia bangunan yang masih sangat baru.

“Kontraktor harus bertanggung jawab. Jangan sampai tahun depan kontraktor seperti ini dipakai lagi. Ini sangat memalukan bagi daerah,” tambahnya.

BACA JUGA :  BEMNUS Sulawesi Barat Soroti Rencana Pengangkatan Kembali Nakes PPPK di Mamuju : "Jangan Jadikan Tenaga Kesehatan Korban Kebijakan Anggaran

Kondisi ini pun memunculkan pertanyaan besar terkait pengawasan dari pihak terkait, baik saat proses pengerjaan maupun setelah proyek dinyatakan selesai. Warga berharap Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Merangin segera melakukan evaluasi menyeluruh serta menindak tegas pihak pelaksana proyek jika ditemukan pelanggaran spesifikasi teknis.

Masyarakat menilai, pembangunan infrastruktur yang menggunakan anggaran negara seharusnya mengedepankan kualitas dan daya tahan, bukan sekadar mengejar penyelesaian pekerjaan. Terlebih, lokasi proyek berada di kawasan strategis pusat pemerintahan, yang seharusnya menjadi contoh kualitas pembangunan di Kabupaten Merangin.

Penulis : Ady Lubis

Sumber Berita: Wartawan Suara Utama

Berita Terkait

Tambang PT MTN Makin Dekat dengan Rumah Warga, 100 KK Palayo Mengeluh: Sosialisasi Dipertanyakan, Manajemen Bungkam ‎
Bang Nahar Strategis Wafat, Sulbar Kehilangan Putra Terbaiknya
15 Peserta MagangHub Mulai Jalani Pemagangan di Bapelkum Bitung
Mubeslub Ormawa UT Surabaya Bahas dan Tetapkan AD/ART sebagai Landasan Organisasi Mahasiswa
Pelatihan Menulis Digelar di MTS Mamba’ul Ulum Pekon Margoyoso, Tanggamus
HIMAS 2026 : AMAN Sulsel Tegaskan Kedaulatan Pengetahuan Masyarakat Adat adalah Kunci Menjaga Bumi, Mendesak Pengesahan UU Masyarakat Adat
Diakon Alex Pigai Apresiasi Kadis Pendidikan Dogiyai Bantu 50 Sak Semen
YNCI Bitung Chapter Sampaikan Duka Mendalam atas Berpulangnya Ibunda Bendahara Chapter
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 21:50 WIB

Tambang PT MTN Makin Dekat dengan Rumah Warga, 100 KK Palayo Mengeluh: Sosialisasi Dipertanyakan, Manajemen Bungkam ‎

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:33 WIB

Bang Nahar Strategis Wafat, Sulbar Kehilangan Putra Terbaiknya

Selasa, 11 Agustus 2026 - 12:15 WIB

15 Peserta MagangHub Mulai Jalani Pemagangan di Bapelkum Bitung

Senin, 10 Agustus 2026 - 17:25 WIB

Pelatihan Menulis Digelar di MTS Mamba’ul Ulum Pekon Margoyoso, Tanggamus

Senin, 10 Agustus 2026 - 14:21 WIB

HIMAS 2026 : AMAN Sulsel Tegaskan Kedaulatan Pengetahuan Masyarakat Adat adalah Kunci Menjaga Bumi, Mendesak Pengesahan UU Masyarakat Adat

Berita Terbaru

Berita Utama

Bang Nahar Strategis Wafat, Sulbar Kehilangan Putra Terbaiknya

Selasa, 11 Agu 2026 - 16:33 WIB

Berita Utama

15 Peserta MagangHub Mulai Jalani Pemagangan di Bapelkum Bitung

Selasa, 11 Agu 2026 - 12:15 WIB

mancingjitu slot thailand slot thailand https://www.marcopolodijon.com/