Proyek Kelurahan di Tabir Amburadul, Monev Bongkar Pekerjaan Asal Jadi Sejumlah Pemborong

- Publisher

Rabu, 21 Januari 2026 - 20:11 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARA UTAMA, Merangin – Hasil monitoring dan evaluasi (monev) Pemerintah Kecamatan Tabir terhadap pembangunan fisik yang bersumber dari anggaran kelurahan tahun anggaran 2025 mengungkap fakta memprihatinkan. Sejumlah proyek yang dikerjakan di beberapa kelurahan ditemukan dalam kondisi amburadul, jauh dari standar teknis, dan terkesan dikerjakan asal-asalan.

Tim monev Kecamatan Tabir yang dipimpin Kasi Pemerintahan dan Trantib bersama Kasi Pelayanan Umum Muhammad Efendi, staf kecamatan, serta Plt Lurah Pasar Rantau Panjang, Juli Asri Rozi, turun langsung ke lapangan untuk menilai hasil pekerjaan fisik. Hasilnya, banyak temuan serius yang menunjukkan rendahnya kualitas pengerjaan proyek.

Di lapangan, tim mendapati pekerjaan fisik yang tidak sesuai spesifikasi Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan dokumen perencanaan. Mulai dari kualitas material yang buruk, metode pengerjaan yang keliru, hingga volume pekerjaan yang tidak sesuai perencanaan awal.

Kondisi tersebut dinilai bukan sekadar kelalaian teknis, tetapi berpotensi merugikan keuangan negara dan masyarakat, sekaligus mencerminkan lemahnya komitmen pelaksana kegiatan dalam menjaga mutu pembangunan.

Salah satu temuan paling mencolok adalah jalan setapak rabat beton yang sudah retak meski belum lama dikerjakan, serta drainase dengan ketebalan lantai dasar yang tidak sesuai standar. Temuan ini memperkuat dugaan bahwa proyek dikerjakan tanpa mengindahkan kualitas dan ketahanan bangunan.

“Di lapangan jelas terlihat ada pekerjaan yang tidak sesuai spesifikasi. Jalan setapak banyak yang retak, drainase juga bermasalah, ketebalan lantai bawah tidak sesuai RAB dan gambar,” tegas Kasi Pemerintahan dan Trantib Kecamatan Tabir, Rino Bayu, Rabu (21/01/2025).

BACA JUGA :  Miris! Jembatan Gantung Desa Mudo Memprihatinkan, Warga Jatuh Saat Melintas, Pemerintah Diminta Segera Turun Tangan

Seluruh temuan tersebut telah dicatat secara rinci dalam berita acara monev. Pemerintah Kecamatan Tabir langsung melayangkan teguran keras dan merekomendasikan agar pihak kelurahan serta pelaksana kegiatan segera melakukan perbaikan menyeluruh sesuai spesifikasi teknis yang telah ditetapkan.

Rino Bayu menegaskan, monev ini bukan formalitas semata. Ia menekankan bahwa pembiaran terhadap pekerjaan asal-asalan tidak akan ditoleransi karena menyangkut kepentingan publik.

“Hasil monev hari ini akan kami laporkan ke Camat dan Inspektorat. Ini tidak bisa dianggap sepele,” ujarnya.

BACA JUGA :  Kapolres Gowa Buka Turnamen Sepak Bola Usia Dini Kapolres Cup 2026

Pemerintah Kecamatan Tabir juga telah menginstruksikan pihak kelurahan untuk memanggil organisasi masyarakat (ormas) pelaksana proyek agar bertanggung jawab dan segera memperbaiki seluruh temuan di lapangan.

Diketahui, proyek jalan setapak rabat beton di RT 13 dikerjakan oleh Ormas Masyarakat Merangin Mandiri. Pekerjaan drainase di RT 15 dikerjakan oleh Ormas Karya Anak Tabir, sementara proyek jalan setapak rabat beton di RT 15 dikerjakan oleh Ormas Pemuda Tabir Bersatu.

Monitoring dan evaluasi akan terus dilakukan secara berkala. Pemerintah Kecamatan Tabir menegaskan komitmennya untuk mengawal pembangunan yang berkualitas, bersih, dan tidak dikerjakan asal jadi, demi memastikan anggaran kelurahan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Penulis : Ady Lubis

Sumber Berita: Wartawan Suara Utama

Berita Terkait

Tambang PT MTN Makin Dekat dengan Rumah Warga, 100 KK Palayo Mengeluh: Sosialisasi Dipertanyakan, Manajemen Bungkam ‎
Bang Nahar Strategis Wafat, Sulbar Kehilangan Putra Terbaiknya
15 Peserta MagangHub Mulai Jalani Pemagangan di Bapelkum Bitung
Mubeslub Ormawa UT Surabaya Bahas dan Tetapkan AD/ART sebagai Landasan Organisasi Mahasiswa
Pelatihan Menulis Digelar di MTS Mamba’ul Ulum Pekon Margoyoso, Tanggamus
HIMAS 2026 : AMAN Sulsel Tegaskan Kedaulatan Pengetahuan Masyarakat Adat adalah Kunci Menjaga Bumi, Mendesak Pengesahan UU Masyarakat Adat
Diakon Alex Pigai Apresiasi Kadis Pendidikan Dogiyai Bantu 50 Sak Semen
YNCI Bitung Chapter Sampaikan Duka Mendalam atas Berpulangnya Ibunda Bendahara Chapter
Berita ini 55 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 21:50 WIB

Tambang PT MTN Makin Dekat dengan Rumah Warga, 100 KK Palayo Mengeluh: Sosialisasi Dipertanyakan, Manajemen Bungkam ‎

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:33 WIB

Bang Nahar Strategis Wafat, Sulbar Kehilangan Putra Terbaiknya

Selasa, 11 Agustus 2026 - 12:15 WIB

15 Peserta MagangHub Mulai Jalani Pemagangan di Bapelkum Bitung

Senin, 10 Agustus 2026 - 17:25 WIB

Pelatihan Menulis Digelar di MTS Mamba’ul Ulum Pekon Margoyoso, Tanggamus

Senin, 10 Agustus 2026 - 14:21 WIB

HIMAS 2026 : AMAN Sulsel Tegaskan Kedaulatan Pengetahuan Masyarakat Adat adalah Kunci Menjaga Bumi, Mendesak Pengesahan UU Masyarakat Adat

Berita Terbaru

Berita Utama

Bang Nahar Strategis Wafat, Sulbar Kehilangan Putra Terbaiknya

Selasa, 11 Agu 2026 - 16:33 WIB

Berita Utama

15 Peserta MagangHub Mulai Jalani Pemagangan di Bapelkum Bitung

Selasa, 11 Agu 2026 - 12:15 WIB

mancingjitu slot thailand slot thailand https://www.marcopolodijon.com/