Pertashof Desa Adi Jaya Disorot Warga karna Utamakan Pelangsir, Kebutuhan Warga Belum Terpenuhi

Minggu, 18 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARA UTAMA, Tanjabbar, – Warga sebut Pertashof yang berlokasi di Desa Adi Jaya, Kecamatan Tebing Tinggi kabupaten Tanjab Barat, utamakan pelangsir akibatnya kebutuhan warga belum terpenuhi. Minggu (18/1)2026).

Hal itu dikeluhkan warga Desa Adi Jaya, menurut warga BBM yang ada di pertashof Desa Adi Jaya belum memenuhi kebutuhan masyarakat akibat pihak pertashof lebih banyak menjual BBM ke pelangsir yang menggunakan galon.

” Kalau hari ini BBM masuk, Mako esok harinya sudah habis terjual karena lebih banyak dijual pihak pertashof ke pelangsir menggunakan galon, ” kata warga.

Warga juga menyayangkan kebijakan pihak pertashof yang tidak mengutamakan kebutuhan masyarakat sekitar dan malah menjual BBM ke pada pelangsir yang datang dari luar wilayah.

” Jika BBM dari Pertamina sampai seminggu baru masuk otomatis warga desa Adi jaya ini harus mencari BBM keluar, ” sebutnya.

Saat ditanya siapa pemilik dan pengelola pertashof di desa Adi Jaya ? Menurut warga pertashof tersebut merupakan milik Bumdes dan dikelola oleh pihak Bumdes.

” Bumdes yang kelola pertashof itu, dan sudah pernah di bahas melalui rapat untuk pengurangan pelangsir yang menggunakan galon, agar kebutuhan masyarakat desa terpenuhi namun sepertinya tidak diindahkan pihak Bumdes, “terangnya.

BACA JUGA :  David Hotapea Resmi Nahkodai DPD KWIP Provinsi Jambi Periode 2025–2030

Ungkapnya senada juga disampaikan warga desa lainnya. Menurutnya pertashof yang ada di desa Adi jaya belum mampu mengkafer kebutuhan masyarakat terutama yang berada di dua desa terdekat.

Dia juga menjelaskan, jika pihak pertashof tidak menjual pada pelangsir menggunakan galon dalam jumlah besar belum tentu kebutuhan masyarakat 2 Desa ini cukup apalagi sengaja dijual keluar otomatis kebutuhan masyarakat kurang.

” Tidak di jual pada pelangsir saja BBM yang ada belum memenuhi kebutuhan masyarakat, apa lagi jumlah yang sedikit masih dijual pada pelangsir otomatis kurang, ” sebutnya.

Saat disinggung benarkah ada biaya lebih yang dibayarkan pelangsir yang menggunakan galon pada pihak pertashof.

” Informasi seperti itu, pelangsir yang datang dari luar desa dikenakan Rp 5000 rupiah pergalon oleh pihak pertashof, ” ungkapnya.

Warga berharap ada langkah kongkrit dari pihak Pertamina dan instansi terkait agar masyarakat dapat menikmati BBM dari pertashof tidak lagi ngantri seperti mengambil sembako.

Sayangnya ketua Bumdes Desa Adi Jaya Margono belum dapat dikonfirmasi baik secara langsung maupun melalui sambungan telepon. Hingga berita ini diterbitkan belum ada penjelasan dari pihak Bumdes.(Tim)

Penulis : Hengky Deviza

Editor : Aisyah Putri Widodo

Sumber Berita : Redaksi Suara utama

Berita Terkait

Lowongan Pekerjaan Wartawan dan Jurnalis Dibuka di Seluruh Indonesia
Baru Selesai Dibangun Sudah Banyak Keretakan Proyek Jalan Parit 13 Rt 07 Dusun Bahagia, Desa Tungkal 1 Pangkal Babu
Akui Kecorobohan Proses Pelatihan Pra Seleksi Magang IM Japan, Aries Faiz Warisman Sampaikan Permohonan Maaf
AR Learning Center Resmi Tetapkan Struktur Manajemen Kelembagaan Masa Kerja 2026
Gempa Magnitudo 6,4 Guncang Pacitan, Terasa hingga Malang dan Wilayah Sekitarnya
Kesempatan Emas! AR Learning Center Buka 10 Program Pelatihan Profesional Sekaligus dengan Promo Spesial
P3N Desa Lubuk Birah M. Aidil Fitra Diduga Gelapkan Uang Adminitrasi Nikah  
Peringatan 1 Abad Hari Lahir :NU Tanggamus Adakan Istighosah

Berita Terkait

Sabtu, 7 Februari 2026 - 17:35

Lowongan Pekerjaan Wartawan dan Jurnalis Dibuka di Seluruh Indonesia

Jumat, 6 Februari 2026 - 23:22

Baru Selesai Dibangun Sudah Banyak Keretakan Proyek Jalan Parit 13 Rt 07 Dusun Bahagia, Desa Tungkal 1 Pangkal Babu

Jumat, 6 Februari 2026 - 22:40

Akui Kecorobohan Proses Pelatihan Pra Seleksi Magang IM Japan, Aries Faiz Warisman Sampaikan Permohonan Maaf

Jumat, 6 Februari 2026 - 11:06

Gempa Magnitudo 6,4 Guncang Pacitan, Terasa hingga Malang dan Wilayah Sekitarnya

Jumat, 6 Februari 2026 - 10:41

Kesempatan Emas! AR Learning Center Buka 10 Program Pelatihan Profesional Sekaligus dengan Promo Spesial

Sabtu, 31 Januari 2026 - 20:41

P3N Desa Lubuk Birah M. Aidil Fitra Diduga Gelapkan Uang Adminitrasi Nikah  

Sabtu, 31 Januari 2026 - 20:20

Peringatan 1 Abad Hari Lahir :NU Tanggamus Adakan Istighosah

Sabtu, 31 Januari 2026 - 15:20

Satgas Jalan Lurus Kunjungi Ponpes Al Fatah, Untuk Klarifikasi Dugaan Bullying: Ponpes Al Fatah Akui Tidak Ada Bullying di Ponpes Al Fatah

Berita Terbaru