Membandel, Mesin Dompeng Rakit Milik Baihaki Beroperasi Bebas di Batang Masumai

Sabtu, 10 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARA UTAMA, Merangin – Aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) kembali terpantau marak di Kabupaten Merangin dan terkesan seolah tak tersentuh hukum. Kali ini, kegiatan ilegal tersebut ditemukan tak jauh dari lingkungan Puskesmas Desa Kederasan Panjang, Kecamatan Batang Masumai, Kabupaten Merangin, Jambi, Kamis (8/1/2026).

Berdasarkan informasi yang dihimpun media ini di lapangan, aktivitas PETI tersebut diduga melibatkan Baihaqi, warga Desa Pulau Layang yang diketahui merupakan mantan Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD).

Padahal sebelumnya, Bupati Merangin telah secara tegas mewarning seluruh kepala desa, perangkat desa, serta anggota BPD agar tidak terlibat dalam aktivitas penambangan emas ilegal dalam bentuk apa pun.

Namun, peringatan tersebut diduga tidak diindahkan. Baihaqi yang akrab disapa Bay disebut-sebut nekat melakukan aktivitas penambangan emas ilegal menggunakan mesin dompeng rakit. Bahkan, berdasarkan keterangan warga, aktivitas tersebut tidak hanya berlangsung di satu lokasi, namun diduga telah merambah ke beberapa desa dan direncanakan meluas ke luar Kecamatan Batang Masumai, tepatnya di wilayah Desa Pulorayo, Kecamatan Bangko.

Warga setempat mengungkapkan, di lokasi tersebut terdapat satu set mesin dompeng yang diduga milik Baihaqi dan beroperasi bebas di belakang Puskesmas Desa Kederasan Panjang.

“Sudah lama beroperasi, sepertinya aman-aman saja. Kami heran, seolah kebal hukum,” ujar seorang warga yang enggan disebutkan identitasnya.

BACA JUGA :  Puslitbang Polri Lakukan Penelitian di Bengkayang, Fokus Penanganan Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak

Menurut warga, aktivitas penambangan emas tanpa izin tersebut telah berlangsung cukup lama tanpa adanya tindakan tegas dari aparat penegak hukum (APH). Kondisi ini menimbulkan tanda tanya di tengah masyarakat, mengingat lokasi PETI berada sangat dekat dengan fasilitas pelayanan kesehatan masyarakat.

Aktivitas PETI tersebut dinilai sangat meresahkan warga. Selain merusak lingkungan, penambangan emas ilegal berdampak pada pencemaran aliran Sungai Batang Masumai, kerusakan ekosistem, serta berpotensi menimbulkan longsor dan bencana lingkungan. Tak hanya itu, penggunaan bahan kimia berbahaya seperti merkuri juga dikhawatirkan dapat mengancam kesehatan masyarakat sekitar.

Masyarakat Desa Kederasan Panjang mendesak aparat penegak hukum, khususnya kepolisian, agar tidak melakukan pembiaran dan berani menindak tegas para pelaku PETI sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Warga juga meminta aparat tidak gentar terhadap dugaan adanya pihak-pihak yang membekingi aktivitas PETI, mengingat kegiatan tersebut berlangsung secara terang-terangan.

Hingga berita ini diterbitkan, Baihaqi yang disebut-sebut sebagai pemilik mesin dompeng, maupun aparat penegak hukum setempat belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan aktivitas penambangan emas tanpa izin di Desa Kederasan Panjang.

Penulis : Ady Lubis

Sumber Berita : Wartawan Suara Utama

Berita Terkait

Baru Selesai Dibangun Sudah Banyak Keretakan Proyek Jalan Parit 13 Rt 07 Dusun Bahagia, Desa Tungkal 1 Pangkal Babu
Akui Kecorobohan Proses Pelatihan Pra Seleksi Magang IM Japan, Aris Wais Warisman Sampaikan Permohonan Maaf
AR Learning Center Resmi Tetapkan Struktur Manajemen Kelembagaan Masa Kerja 2026
Gempa Magnitudo 6,4 Guncang Pacitan, Terasa hingga Malang dan Wilayah Sekitarnya
Kesempatan Emas! AR Learning Center Buka 10 Program Pelatihan Profesional Sekaligus dengan Promo Spesial
P3N Desa Lubuk Birah M. Aidil Fitra Diduga Gelapkan Uang Adminitrasi Nikah  
Peringatan 1 Abad Hari Lahir :NU Tanggamus Adakan Istighosah
Satgas Jalan Lurus Kunjungi Ponpes Al Fatah, Untuk Klarifikasi Dugaan Bullying: Ponpes Al Fatah Akui Tidak Ada Bullying di Ponpes Al Fatah

Berita Terkait

Jumat, 6 Februari 2026 - 23:22

Baru Selesai Dibangun Sudah Banyak Keretakan Proyek Jalan Parit 13 Rt 07 Dusun Bahagia, Desa Tungkal 1 Pangkal Babu

Jumat, 6 Februari 2026 - 22:40

Akui Kecorobohan Proses Pelatihan Pra Seleksi Magang IM Japan, Aris Wais Warisman Sampaikan Permohonan Maaf

Jumat, 6 Februari 2026 - 19:15

AR Learning Center Resmi Tetapkan Struktur Manajemen Kelembagaan Masa Kerja 2026

Jumat, 6 Februari 2026 - 11:06

Gempa Magnitudo 6,4 Guncang Pacitan, Terasa hingga Malang dan Wilayah Sekitarnya

Jumat, 6 Februari 2026 - 10:41

Kesempatan Emas! AR Learning Center Buka 10 Program Pelatihan Profesional Sekaligus dengan Promo Spesial

Sabtu, 31 Januari 2026 - 20:41

P3N Desa Lubuk Birah M. Aidil Fitra Diduga Gelapkan Uang Adminitrasi Nikah  

Sabtu, 31 Januari 2026 - 20:20

Peringatan 1 Abad Hari Lahir :NU Tanggamus Adakan Istighosah

Sabtu, 31 Januari 2026 - 15:20

Satgas Jalan Lurus Kunjungi Ponpes Al Fatah, Untuk Klarifikasi Dugaan Bullying: Ponpes Al Fatah Akui Tidak Ada Bullying di Ponpes Al Fatah

Berita Terbaru