Pakopak Menanggapi Tantangan Terduga Oknum Penjaga SDN 01 Kedungcaluk Yang di Tujukan kepada Korban 

- Publisher

Kamis, 8 Januari 2026 - 13:50 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

SUARA UTAMA, Probolinggo – Dewan pengurus Projamin kabupaten Probolinggo Jawa Timur “Budi Harianto” yang lebih di kenal Pakopak. Selaku Pendamping korban dugaan tindak pidana penipuan dan penggelapan “JI” warga desa sumberan. Menanggapi alasan terduga pelaku “AW” warga Desa Widoro yang telah di muat dalam pemberitaan sebelumnya.08/01/2026.

Di lansir dari pemberitaan sebelumnya, Terduga “AW” yang diduga berstatus oknum Penjaga di SDN 01 Kedungcaluk Kepada team media memberikan alasan atas dugaan tindak pidana penipuan dan penggelapan, di antaranya ada 3 poin.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pertama “JI” berbondong bondong ke rumah itu membawa malu pada saya. (2). Melabrak istri saya disaat ada pembeli, yang jadinya istri sedih dan menangis.(3).Joni sampek melaporkan ke Dinas, yang sampai saya di panggil. Jadi keluarga saya tidak terima. “Ucap nya.

BACA JUGA :  Warga Sapikerep Menunggu Keajaiban Keadilan, Dugaan Penganiayaan Tersangka Pelaku WNA Belum Ada Kepastian Hukum

Menanggapi statement oknum penjaga SDN 01 Kedungcaluk “AW” warga desa Widoro. Personil dari komunitas Pakopak “Budi Harianto” mengatakan, bahwa alasan tersebut Klasik. Ia juga menanggapi tantangan nya. menurutnya, tantangan tersebut tidak etis.

“Alasan yang di sampaikan terduga “AW” itu klasik (berbelit belit) apalagi sampai ada tantangan ke pengadilan. Itu tidak etis di sampaikan oleh seorang oknum tenaga pendidik. Oknum Penjaga SDN 01 Kedungcaluk ini patut diduga telah menunggu ke tidak professionalan nya. “Ucap Budi.

Lebih lanjut kata Budi, Ia menegaskan bahwa uang sebesar Rp.50.000.000 (lima puluh juta rupiah) sesuai yang tertulis dalam kwitansi bukan lah hutang piutang. Budi mengaku bahwa “JI” yang di dampingi sebelum mengadukan ke polres telah melayangkan dua kali surat somasi.

BACA JUGA :  Kasus Dugaan Penganiayaan Suarni Mendapat Perhatian Ketua Team Astacita -Astacita Presiden Republik Indonesia 

“Ini bukan hutang piutang, sudah jelas tertulis dalam kwitansi yang di tanda tangani secara bermaterai “Uang titipan” yang namanya titipan wajib di kembalikan secara utuh. Kita sudah melalui proses Dengan mengirimkan somasi dua kali. Ini kan sudah di adukan ke polres. Ya kita ikuti saja proses nya. “Tegas nya.

Masih kata ketua Projamin yang di kenal dengan komunitas Pakopak “Budi Harianto” Ia menduga oknum Penjaga SDN 01 Kedungcaluk “AW” asal Widoro, diduga telah melanggar perjanjian yang di sebut “Wanprestasi” tidak hanya itu, Budi juga menduga oknum tersebut telah melanggar kode etik.

“melanggar perjanjian secara tertulis itu tidak etis. Ini yang di sebut (wanprestasi). Secara Hukum perdata (wanprestasi) dapat diselesaikan di pengadilan negeri. Kwitansi adalah bukti yang sah. Tindakan oknum penjaga tersebut, diduga telah melanggar etika moral dan integritas.  dan dapat dilaporkan secara internal di instansi terkait. “Tegas nya.

BACA JUGA :  KNPB Meepago Gelar Aksi Soroti Papua Darurat Militer dan Tolak New York Agreement

Budi Harianto berharap, Dinas dinas terkait segera menindak lanjuti adanya dugaan tersebut sesuai aturan dan undang-undang yang berlaku terkait profesi nya. Sementara untuk tindak pidana dugaan penipuan dan penggelapan, ia mengaku akan mengikuti proses di polres Probolinggo.

“Kami berharap kepada dinas pendidikan dan Inspektorat Kabupaten Probolinggo untuk menindaklanjuti dan memproses oknum penjaga ini. Ini terkait profesi nya. Jika terkait dugaan tindak pidana penipuan dan penggelapan kita ikuti proses hukum nya di polres. “Imbuh nya.

Penulis : Ali Misno

Berita Terkait

Pemimpin Redaksi Suara Utama Andre Hariyanto Dinyatakan Kompeten dalam UKW bersama KG Media
UKW Kompas, KG Media dan Google Digelar di Surabaya, Diikuti 45 Peserta
Alhamdulillah, Andre Hariyanto Dinyatakan Kompeten dalam Uji Kompetensi Wartawan
Team Ngorek Audio: Sebaiknya Volume Sound Horeg Sewajarnya
Persebaya Optimis Juara di Musim Menuju Usia 100 Tahun
Kebakaran Gunung Kawi-Butak hingga Arjuno, Yayasan Suara Utama Indonesia Serukan Kepedulian
5 Jurnalis Hilang Kontak Saat Liputan Gunung Anak Krakatau, Founder YSUI Ajak Insan Pers Panjatkan Doa
Dedikasi Membuahkan Hasil: Delegasi SMA Ar Rohmah Guncang Panggung Asean Olympiad 2026 dengan Sederet Kemenangan
Berita ini 103 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 21:28 WIB

Pemimpin Redaksi Suara Utama Andre Hariyanto Dinyatakan Kompeten dalam UKW bersama KG Media

Minggu, 20 September 2026 - 00:50 WIB

UKW Kompas, KG Media dan Google Digelar di Surabaya, Diikuti 45 Peserta

Sabtu, 19 September 2026 - 20:11 WIB

Alhamdulillah, Andre Hariyanto Dinyatakan Kompeten dalam Uji Kompetensi Wartawan

Jumat, 18 September 2026 - 16:52 WIB

Team Ngorek Audio: Sebaiknya Volume Sound Horeg Sewajarnya

Jumat, 18 September 2026 - 15:39 WIB

Persebaya Optimis Juara di Musim Menuju Usia 100 Tahun

Berita Terbaru

FOTO: Penulis Mendekatkan Buku kepada Pembacanya

Berita Utama

Mendekatkan Buku Kepada Pembacanya

Selasa, 22 Sep 2026 - 20:25 WIB

https://mancingjitu.com/