Gelontorkan Anggaran APBD Tanjabbar Hingga Puluhan Miliar, Kualitas Jalan Seko Jadi Sorotan

- Publisher

Senin, 29 Desember 2025 - 00:12 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi Jalan Seko yang memprihatinkan, padahal proyek perbaikannya menggelontorkan anggaran APBD puluhan miliar (Hengky Deviza/SUARA UTAMA)

Kondisi Jalan Seko yang memprihatinkan, padahal proyek perbaikannya menggelontorkan anggaran APBD puluhan miliar (Hengky Deviza/SUARA UTAMA)

SUARA UTAMA, Tanjabbar – Gunakan anggaran APBD Kabupaten Tanjab Barat tahun 2025 hingga puluhan miliar. Kualitas pengerjaan proyek peningkatan jalan di Kecamatan Seberang Kota jadi sorotan warga.

Pengerjaan lanjutan proyek peningkatan jalan Kecamatan Seberang Kota yang berlokasi di Desa Kuala Kahar dipertanyakan warga.

Anggaran APBD Digelontorkan Puluhan Miliar, Tapi Kualitas Jalan Rusak

Pasalnya, proyek yang menelan anggaran hingga puluhan miliar ini belum selesai dikerjakan sudah rusak, bahkan hingga saat ini masih dalam pengerjaan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di lokasi terpantau kondisi jalan yang rusak, berlubang, dan banyaknya tumpukan material berupa batu di sepanjang jalan dan terparkir dua alat berat.

BACA JUGA :  Publik Geram, Seurgensi Apa Hingga DPRD Kabupaten Probolinggo Menggelar Rapat di Hotel Surabaya Selama Dua Hari

Tanggapan Warga Terkait Proyek Peningkatan Jalan Seko

Menurut warga setempat, proyek tersebut adalah timbunan ulang karena sebelumnya sudah ada penimbunan, namun kondisinya sudah rusak dan berlubang.

“Itu timbunan ulang Pak, sebelumnya sudah ditimbun batu mungkin karena banyak yang rusak ditimbun ulang,” kata warga.

Warga juga menjelaskan kerusakan tidak terjadi di satu titik saja melainkan hampir seluruh timbunan awal sudah rusak sebelum berakhir masa pekerjaan.

“Tidak lama ditimbun sudah rusak, mungkin jadi temuan pihak terkait maka dilakukan pengerjaan ulang, hari ini tidak bekerja karena hari libur biasanya mereka bekerja,” ungkap salah satu warga berinisial (DN) kepada awak media pada Kamis (25/12/2025).

BACA JUGA :  Yuk Ikutan, Persatuan Kelana Alam Indonesia Gelar Hiking Gunung Lorokan serta Open Trip Pantai 3 in 1 Malang

Warga menyayangkan proyek yang mengelontorkan dana besar ini dikerjakan asal-asalan, sehingga mutu dan kualitas pekerjaannya jauh dari memuaskan.

“Sangat disayangkan, proyek ini dananya sangat besar, tapi kualitas pekerjaannya seperti itu, kami berharap pemerintah dan dinas terkait tidak tutup mata,” tegasnya.

Kepala Desa Kuala Kahar Angkat Bicara Terkait Proyek Peningkatan Jalan Seko

Sementara itu, Kepala Desa Kuala Kahar, Sundari saat dikonfirmasi membenarkan jika material yang berjajar di sepanjang jalan lintas antar desa tersebut untuk menimbun ulang proyek yang dikerjakan sebelumnya.

BACA JUGA :  Saudi Edu Expo 2026 Sukses Digelar, Antusiasme Pengunjung Melonjak Tiga Kali Lipat

“Informasi seperti itu Pak, ditimbun ulang mungkin karena timbunan sebelumnya banyak yang rusak, ” jelasnya saat ditemui media pada Kamis (25/12/2025).

Sayangnya Kabid Bina Marga Dinas PUPR Kabupaten Tanjab Barat, Dondri hingga hari ini masih bungkam terkait pekerjaan pengerasan jalan di Kecamatan Seko.

Saat diupayakan konfirmasi beberapa kali melalui via WhatsApp pribadinya Kabid Bina Marga juga tidak membalas.

Hingga berita ini diterbitkan Kabid, Konsultan Pengawas, dan Kontraktor pelaksana pekerjaan belum memberikan jawaban terkait pengerjaan yang rusak dan hingga kini belum selesai.

Penulis : Hengky Deviza

Editor : Nurana Prasari

Sumber Berita: Wartawan Suara Utama

Berita Terkait

Alokasi Dana Afirmasi DD 2026 Tahap 01 Belum Cair, Aktivis Pertanyakan  Pencairan Sesuai Perbup 2025 
Dugaan Kejahatan Kerah Putih Viral, Warga Desa Gading Kulon Meminta ATR/BPN Kabupaten Probolinggo Untuk Berdiskusi 
Kemerdekaan Berarti Berbagi, Lapas Bangko Salurkan Sembako untuk Warga Binaan dan Masyarakat
Tambang PT MTN Makin Dekat dengan Rumah Warga, 100 KK Palayo Mengeluh: Sosialisasi Dipertanyakan, Manajemen Bungkam ‎
Bang Nahar Strategis Wafat, Sulbar Kehilangan Putra Terbaiknya
Fakta Sidang Kasus 997 Ekstasi Samarinda: Advokat Krissandi & Partners Buktikan Kliennya Hanya Sopir Carteran Tanpa ‘Mens Rea’
15 Peserta MagangHub Mulai Jalani Pemagangan di Bapelkum Bitung
Bapelkum Bitung Bekali 15 Peserta MagangHub dengan Etos Kerja dan Integritas
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 18:41 WIB

Alokasi Dana Afirmasi DD 2026 Tahap 01 Belum Cair, Aktivis Pertanyakan  Pencairan Sesuai Perbup 2025 

Rabu, 12 Agustus 2026 - 18:35 WIB

Dugaan Kejahatan Kerah Putih Viral, Warga Desa Gading Kulon Meminta ATR/BPN Kabupaten Probolinggo Untuk Berdiskusi 

Rabu, 12 Agustus 2026 - 18:19 WIB

Kemerdekaan Berarti Berbagi, Lapas Bangko Salurkan Sembako untuk Warga Binaan dan Masyarakat

Selasa, 11 Agustus 2026 - 21:50 WIB

Tambang PT MTN Makin Dekat dengan Rumah Warga, 100 KK Palayo Mengeluh: Sosialisasi Dipertanyakan, Manajemen Bungkam ‎

Selasa, 11 Agustus 2026 - 15:43 WIB

Fakta Sidang Kasus 997 Ekstasi Samarinda: Advokat Krissandi & Partners Buktikan Kliennya Hanya Sopir Carteran Tanpa ‘Mens Rea’

Berita Terbaru

mancingjitu slot thailand slot thailand https://www.marcopolodijon.com/