Koata Pupuk Bersubsidi Hangus, Petani Desa Watupanjang Terancam Gagal Panen 

- Publisher

Kamis, 25 Desember 2025 - 18:54 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

SUARA UTAMA, Probolinggo – Menjelang akhir tahun 2025 dan menyambut tahun baru 2026, petani desa watupanjang kecamatan krucil kabupaten Probolinggo Jawa Timur kebingungan. pupuk bersubsidi (Phonska dan urea) di kios UD, Anugerah Krucil habis. Diduga pupuk bersubsidi habis sejak sekira tanggal 21 Desember 2025 sehingga Koata pupuk bersubsidi petani hangus. 26/12/2025.

Oleh karenanya, akibat keterlambatan memupuk tanaman. Maka tanaman petani desa watupanjang kecamatan krucil terancam akan mengalami pertumbuhan terhambat, hasil panen menurun drastis, bunga rontok, buah tidak optimal, tanaman mudah terserang hama dan penyakit.

Petani asal desa watupanjang kecamatan krucil “ML” kepada awak media mengatakan. Bahwa petani di desa nya kebingungan dengan kosong nya pupuk bersubsidi di kios UD, Anugrah Krucil. Menurutnya, jika tanaman terlambat di pupuk, maka hasil nya tidak akan maksimal.

“Kami bingung, kami mau beli pupuk sekira tanggal 21 Desember 2025. Namun, di kios UD, Anugrah Krucil kosong baik Urea maupun Phonska. katanya Koata pupuk bersubsidi sudah hangus harus menunggu bulan Januari 2026. Jadi, tanaman kami terancam gagal panen. “Katanya.

BACA JUGA :  Presiden DPP Aliansi Alam Bersatu Jaya Minta Polisi Usut Tuntas Kebakaran Kantor Organisasi

Sementara “RL” oknum pemilik kios UD, Anugrah Krucil,saat di konfirmasi media melalui pesan singkat whatsap. Perihal kosong nya pupuk bersubsidi tersebut. Ia membenarkan dan mengaku koata milik nya masih ada. Namun, pupuk di gudang sudah habis sehingga petani harus menunggu tahun 2026.

BACA JUGA :  Fajar Ahmad Wahyuddin Diberhentikan, Media Suara Utama Terbitkan Stop Press Resmi

“Ya, Kendalanya pupuk di gudang Phonska nya sudah habis. padahal kuota saya Phonska masih ada. seandainya saya KLO Ponska masih ada di kios, gak bisa Salur aplikasi, sudah di tutup dua hari yang lalu. berarti petani tidak bisa ngambil nunggu 2026. Ya sama urea jugak gitu mas tidak bisa salur nunggu tahun 2026. “Jawab nya.

Penulis : Ali Misno

Berita Terkait

Alokasi Dana Afirmasi DD 2026 Tahap 01 Belum Cair, Aktivis Pertanyakan  Pencairan Sesuai Perbup 2025 
Dugaan Kejahatan Kerah Putih Viral, Warga Desa Gading Kulon Meminta ATR/BPN Kabupaten Probolinggo Untuk Berdiskusi 
Kemerdekaan Berarti Berbagi, Lapas Bangko Salurkan Sembako untuk Warga Binaan dan Masyarakat
Tambang PT MTN Makin Dekat dengan Rumah Warga, 100 KK Palayo Mengeluh: Sosialisasi Dipertanyakan, Manajemen Bungkam ‎
Fakta Sidang Kasus 997 Ekstasi Samarinda: Advokat Krissandi & Partners Buktikan Kliennya Hanya Sopir Carteran Tanpa ‘Mens Rea’
Bapelkum Bitung Bekali 15 Peserta MagangHub dengan Etos Kerja dan Integritas
Mubeslub Ormawa UT Surabaya Bahas dan Tetapkan AD/ART sebagai Landasan Organisasi Mahasiswa
Pelatihan Menulis Digelar di MTS Mamba’ul Ulum Pekon Margoyoso, Tanggamus
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 18:41 WIB

Alokasi Dana Afirmasi DD 2026 Tahap 01 Belum Cair, Aktivis Pertanyakan  Pencairan Sesuai Perbup 2025 

Rabu, 12 Agustus 2026 - 18:35 WIB

Dugaan Kejahatan Kerah Putih Viral, Warga Desa Gading Kulon Meminta ATR/BPN Kabupaten Probolinggo Untuk Berdiskusi 

Rabu, 12 Agustus 2026 - 18:19 WIB

Kemerdekaan Berarti Berbagi, Lapas Bangko Salurkan Sembako untuk Warga Binaan dan Masyarakat

Selasa, 11 Agustus 2026 - 21:50 WIB

Tambang PT MTN Makin Dekat dengan Rumah Warga, 100 KK Palayo Mengeluh: Sosialisasi Dipertanyakan, Manajemen Bungkam ‎

Selasa, 11 Agustus 2026 - 15:43 WIB

Fakta Sidang Kasus 997 Ekstasi Samarinda: Advokat Krissandi & Partners Buktikan Kliennya Hanya Sopir Carteran Tanpa ‘Mens Rea’

Berita Terbaru

mancingjitu slot thailand slot thailand https://www.marcopolodijon.com/