SUARA UTAMA, Probolinggo – Komunitas Jurnalis Nusantara Trabas kabupaten Probolinggo Jawa Timur angkat topi dan mengapresiasi Polda Jawa Timur. Jatanras polda Jawa Timur, tidak butuh waktu lama dalam mengungkap dan menangkap terduga kedua pelaku pembunuhan. 24/12/2025.
Korban seorang Mahasiswi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) “Faradila Amalia Najwa” yang masih berusia 21 tahun warga Desa Ranuangung kecamatan Tiris. Korban di temukan tergeletak di sungai Desa Wonorejo Kecamatan Wonorejo kabupaten Pasuruan.
Pembunuhan terjadi pada tanggal 16 Desember 2025. Jatanras polda Jatim berhasil menangkap terduga pelaku pada tanggal 17 Desember 2025. Miris nya terduga pelaku “AS” adalah kakak ipar korban yang berstatus oknum polisi berpangkat Bripka bertugas di Polsek krucil.
Tidak berhenti disitu, kerja keras Polda Jatim berhasil menangkap terduga pelaku kedua “SJ” warga desa kertosuko kecamatan krucil tanggal 19 Desember 2025. Dengan tertangkapnya kedua terduga kedua pelaku, keluarga korban melalui kuasa hukum nya (Team LBH LIRA Jatim). Meminta hukuman mati.
kuasa hukum keluarga korban “Syamsudin,SH” yang di kenal dengan “Bang Syam LIRA” menyatakan fakta awal, rangkaian peristiwa sebelum dan sesudah kejadian, serta temuan medis resmi menunjukkan dugaan kuat pembunuhan yang disertai penganiayaan berat dan dugaan pemerkosaan.
“Ini bukan peristiwa pidana biasa. Fakta yang ada mengarah pada dugaan pembunuhan berencana. Perkara ini harus dibuka seterang-terangnya dan tidak boleh buram. Apalagi terduga pelaku “AS” oknum dari penegak hukum. Keluarga korban meminta hukuman mati. “Tegas nya.
Koordinator Jurnalis Nusantara Trabas “Syahrony” mewakili semua media yang tergabung di dalamnya, mengucapkan ikut berbelasungkawa yang se dalam dalamnya. Pihak nya mempertanyakan motif selain motif dugaan cinta segitiga dan warisan seperti yang beredar di media sosial. Menurutnya, Kasus tersebut diduga telah di rencanakan dan kejam.
“Kami turut berbelasungkawa yang sedalam dalamnya. semoga korban di ampuni dosa dosa nya dan keluarga korban di berikan ketabahan. Seperti yang telah beredar di media sosial, korban diduga sempat di sekap oleh tersangka AS sebelum di eksekusi. Untuk motif yang beredar di media, diduga masalah harta dan cinta segitiga. Ataukah ada motif lain selain itu?. Kita tunggu hasil pemeriksaan/penyelidikan. “Ungkap nya.
Ia bersama media yang tergabung di komunitas Jurnalis Nusantara Trabas, Sangat mengapresiasi Polda Jawa Timur dalam mengungkap kasus pembunuhan mahasiswi UMM asal tiris. Selain itu, Ia menegaskan bahwa Trabas mendukung/mensupport LBH LIRA Jawa Timur untuk mengawal kasus Pembunuhan tersebut.
“Kami sangat mengapresiasi Polda Jatim dan mendukung Team LBH LIRA sebagai kuasa hukum keluarga korban (H.ram) untuk mengawal kasus yang menurut kami sangat kejam. Tersangka AS ini oknum penegak hukum, pasti tau konsekwensi bagi pelaku pembunuhan yang diduga telah di rencanakan. “Imbuh nya.
Penulis : Ali Misno






