Waspada Penipuan Berkedok Investasi “Modal Kecil Hasil Milyaran”

- Publisher

Kamis, 9 Oktober 2025 - 05:28 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

jakarta,suarautama.id-

Tim investigasi media menemukan beredarnya pesan promosi yang menawarkan program investasi dengan klaim keuntungan ratusan juta hingga miliaran rupiah hanya dengan modal Rp3 juta–Rp10 juta. Dalam pesan tersebut disebutkan nama “Dr. Rino” sebagai pengelola program dan mengajak masyarakat untuk menghubungi nomor pribadi melalui WhatsApp (Japri).

Hasil analisis menunjukkan sejumlah indikasi kuat dugaan penipuan investasi, di antaranya:

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

1. Janji keuntungan tidak wajar – Klaim bisa menghasilkan miliaran rupiah dari modal kecil dalam waktu singkat tidak logis dan tidak sesuai prinsip ekonomi riil.

BACA JUGA :  Perkuat Sinergi Penegakan Hukum, Kalapas Bangko Syaikoni Sambangi Kejari Merangin

2. Tidak transparan – Tidak dijelaskan bidang usaha, mekanisme pembagian hasil, atau risiko investasi.

3. Tanpa legalitas jelas – Tidak ada bukti izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Kemenkumham, atau lembaga resmi lain.

4. Ajak komunikasi pribadi (Japri) – Pola umum pada modus penipuan untuk menghindari jejak publik dan menekan korban agar mentransfer dana.

BACA JUGA :  Smart TBN Hadir di Desa Wisata Kampung Raja Prailiu, Waingapu!  

5. Nama dan gelar tidak dapat diverifikasi – Identitas “Dr. Rino” tidak memiliki data akademik maupun perusahaan yang dapat dipastikan keberadaannya.

Masyarakat diimbau:

Jangan transfer uang atau memberikan data pribadi kepada pihak yang menawarkan skema seperti ini.

Verifikasi legalitas perusahaan di situs resmi OJK (https://www.ojk.go.id) dan Kemenkumham sebelum berinvestasi.

Laporkan aktivitas serupa ke Polisi, OJK, atau Kominfo bila menemukan ajakan sejenis.

BACA JUGA :  Bapelkum Bitung Ikuti Penguatan Kapasitas HAM untuk Dorong Pelayanan Publik Inklusif

Pesan berantai seperti ini sering digunakan dalam skema ponzi dan investasi bodong yang menargetkan masyarakat bermodal kecil dengan iming-iming keuntungan besar.
Langkah pencegahan dan pelaporan publik sangat diperlukan agar korban tidak terus bertambah.

—

🛑 Catatan redaksi:
Tim akan terus menelusuri identitas pihak yang mengatasnamakan “Dr. Rino” dan memantau kemungkinan adanya jaringan distribusi pesan serupa di berbagai daerah.

Penulis : Ziqro Fernando

Editor : Ziqro Fernando

Berita Terkait

Warga Binaan Lapas Sarolangun Saksikan Film Mantagi: Air dan Manusia, Hadirkan Pesan Budaya dan Moral
Sengketa Pemilu Kerap Kalah di Tenggat, Roszi Krissandi Bekali Calon Advokat di PPA APSI
Paroki Idakebo Sambut Bulan Maria dengan Perarakan Patung Bunda Maria, Doa Rosario, dan Perayaan Ekaristi
Itjen Kementrian ATR/BPN Jakarta Pusat Investigasi ATR/BPN Kabupaten Probolinggo, APH di Minta Segera Ambil Bagian 
Pemkab Merangin Bongkar Kios PKL di Dua Lokasi, Pedagang Diberi Opsi Relokasi
Penyidikan Kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek – KRL Bekasi, Polisi Tetapkan Masinis Tersangka
Dua Speedboat Hadir di Sukikai Selatan, Kepala Distrik: Ini Sejarah Baru bagi Kami
83.960 Posbankum, 14 Ribu Perkara Berakhir di Meja Mediasi
Berita ini 75 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:43 WIB

Warga Binaan Lapas Sarolangun Saksikan Film Mantagi: Air dan Manusia, Hadirkan Pesan Budaya dan Moral

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:01 WIB

Sengketa Pemilu Kerap Kalah di Tenggat, Roszi Krissandi Bekali Calon Advokat di PPA APSI

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:19 WIB

Paroki Idakebo Sambut Bulan Maria dengan Perarakan Patung Bunda Maria, Doa Rosario, dan Perayaan Ekaristi

Rabu, 30 September 2026 - 19:31 WIB

Itjen Kementrian ATR/BPN Jakarta Pusat Investigasi ATR/BPN Kabupaten Probolinggo, APH di Minta Segera Ambil Bagian 

Rabu, 30 September 2026 - 12:27 WIB

Pemkab Merangin Bongkar Kios PKL di Dua Lokasi, Pedagang Diberi Opsi Relokasi

Berita Terbaru

https://mancingjitu.com/