Usai Viral di Media, Abdul Malik Guru Agama SDN 135 Pulau Raman Hanya Masuk Dua Hari, Lalu Menghilang Lagi

Jumat, 3 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARA UTAMA,Merangin – Setelah kasus dugaan mangkirnya Abdul Malik, guru agama di SD Negeri 135 Pulau Raman, Kecamatan Muara Siau, Kabupaten Merangin, Jambi ramai diberitakan di media online, sang guru sempat muncul kembali ke sekolah. Namun kemunculannya hanya sesaat.

Salah satu wali murid mengungkapkan kekecewaannya.

“Benar, setelah beritanya heboh, Abdul Malik sempat masuk. Tapi cuma dua hari. Setelah itu hilang lagi. Kami juga tidak tahu apakah dua hari itu dia mengajar atau cuma duduk saja. Yang jelas, sampai sekarang tidak pernah terlihat lagi,” ujarnya kesal.

Kondisi ini menimbulkan kemarahan orang tua siswa. Mereka merasa anak-anak mereka dipermainkan oleh oknum guru yang tidak bertanggung jawab.

Seorang tokoh masyarakat setempat ikut angkat bicara.

BACA JUGA :  Jelang HUT ke-79 RI, Pemkot Kediri Gelar Kirab Bendera Raksasa Merah Putih

“Kalau memang seperti itu kelakuannya, jelas dia tidak layak disebut guru. ASN itu digaji dari uang rakyat. Kalau tidak mau mengajar, mundur saja. Jangan makan gaji buta,” tegasnya.

Wali murid kini mendesak Kementerian Agama Kabupaten Merangin untuk tidak lagi memberi toleransi.

“Kami minta Abdul Malik segera diberi sanksi tegas. Kalau dibiarkan, nanti guru lain ikut-ikutan. Pendidikan ini bukan tempat main-main,” tambah warga lainnya.

Kasus ini semakin memperkuat dugaan bahwa Abdul Malik tidak memiliki komitmen terhadap tugasnya sebagai pendidik. Jika benar demikian, maka sudah sepantasnya Kemenag Merangin menjatuhkan sanksi disiplin sesuai aturan ASN, agar dunia pendidikan tidak terus dirusak oleh oknum tidak bertanggung jawab.

Penulis : Ady Lubis

Sumber Berita : Wartawan Suara Utama

Berita Terkait

Ruang GTK, BCKS, dan Tantangan Kepemimpinan Sekolah
AR Learning Center Resmi Tetapkan Struktur Manajemen Kelembagaan Masa Kerja 2026
Tips Menyambut Ramadhan 1447 H: Bulan Penuh Rahmat, Ampunan, dan Keberkahan
Kesempatan Emas! AR Learning Center Buka 10 Program Pelatihan Profesional Sekaligus dengan Promo Spesial
Satgas Jalan Lurus Kunjungi Ponpes Al Fatah, Untuk Klarifikasi Dugaan Bullying: Ponpes Al Fatah Akui Tidak Ada Bullying di Ponpes Al Fatah
Pimpinan Suara Utama Andre Hariyanto Sharing Jurnalistik bersama Mahasiswa Universitas Lampung
PTNBH dan Ikhtiar Membangun LBH Universitas Terbuka: Dari Otonomi Kampus Menuju Akses Keadilan
Negara untuk Warga atau Warga untuk Negara? Membaca Indonesia Hari Ini lewat Cermin La Politica Aristoteles

Berita Terkait

Minggu, 8 Februari 2026 - 10:35

Ruang GTK, BCKS, dan Tantangan Kepemimpinan Sekolah

Jumat, 6 Februari 2026 - 19:15

AR Learning Center Resmi Tetapkan Struktur Manajemen Kelembagaan Masa Kerja 2026

Jumat, 6 Februari 2026 - 12:39

Tips Menyambut Ramadhan 1447 H: Bulan Penuh Rahmat, Ampunan, dan Keberkahan

Jumat, 6 Februari 2026 - 10:41

Kesempatan Emas! AR Learning Center Buka 10 Program Pelatihan Profesional Sekaligus dengan Promo Spesial

Sabtu, 31 Januari 2026 - 15:20

Satgas Jalan Lurus Kunjungi Ponpes Al Fatah, Untuk Klarifikasi Dugaan Bullying: Ponpes Al Fatah Akui Tidak Ada Bullying di Ponpes Al Fatah

Selasa, 27 Januari 2026 - 20:56

Pimpinan Suara Utama Andre Hariyanto Sharing Jurnalistik bersama Mahasiswa Universitas Lampung

Senin, 26 Januari 2026 - 15:19

PTNBH dan Ikhtiar Membangun LBH Universitas Terbuka: Dari Otonomi Kampus Menuju Akses Keadilan

Minggu, 18 Januari 2026 - 23:47

Negara untuk Warga atau Warga untuk Negara? Membaca Indonesia Hari Ini lewat Cermin La Politica Aristoteles

Berita Terbaru

Artikel

Ruang GTK, BCKS, dan Tantangan Kepemimpinan Sekolah

Minggu, 8 Feb 2026 - 10:35