HENTIKAN PROVOKASI, BERSATU KAWAL PEMERINTAHAN

- Publisher

Senin, 29 September 2025 - 07:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta,29/09/25-

Masih segar dalam ingatan publik, pada momentum debat Pilpres 2024 lalu, salah satu kandidat sempat memberikan penilaian di bawah angka lima kepada Bapak Prabowo Subianto. Itu adalah bagian dari dinamika kontestasi demokrasi yang telah kita lalui bersama.

Namun hari ini, bangsa Indonesia telah menentukan pilihannya. Bapak Prabowo Subianto secara sah dan konstitusional dipercaya rakyat untuk memimpin Republik Indonesia. Oleh karena itu, sudah saatnya kita menutup lembaran provokasi dan perpecahan yang tidak bermanfaat.

Kami menyerukan kepada seluruh elemen bangsa untuk:

BACA JUGA :  Konsumen PDAM Unit Pedagangan Geram, Oknum Kanit Diduga Bukan Memperbaiki Sistem Namun Memanfaatkan Konsumen Baru 

1. Menghentikan segala bentuk provokasi politik yang berpotensi memecah belah persatuan.

2. Mengawal dan mendukung program-program pemerintah yang tengah dibangun demi kepentingan rakyat.

3. Menghadirkan kritik yang konstruktif, bukan saling menjatuhkan, demi perbaikan dan percepatan pembangunan.

BACA JUGA :  Langkah Percepat Penggantian Direktur Utama Bank kaltimtara, Padahal Masa Jabatan Masih Ada.

 

Mari kita jaga stabilitas politik nasional, satukan langkah, dan fokus pada upaya memajukan Indonesia. Kepentingan rakyat harus selalu berada di atas kepentingan kelompok.

Bersama rakyat, pemerintah, dan seluruh komponen bangsa, kita songsong Indonesia yang lebih maju, adil, dan sejahtera.

Penulis : Ziqro fernando

Editor : Ziqro fernando

Sumber Berita: Lembaga aliansi indonesia

Berita Terkait

Fahry Lamato Buka Suara Soal Isu SARA: “Jangan Ada Upaya Mengadu Domba Masyarakat Bitung”
Rumah Kaprawi Disorot Warga, Diduga Jadi Lokasi Penampungan dan Pembakaran Emas Hasil PETI
Dinamika Persaingan Media di Makassar dan Gowa Jadi Sorotan, Profesionalisme Pers Dipertanyakan
Self Healing Talk & Workshop Bouquet untuk Muslimah
Seorang Pelajar Angkat Bicara, Pernyataan Oknum Sekda Terindikasi Kontradiktif Berpotensi Sanksi Administratif Bahkan Pidana
Kompak, Oknum Ketua Poktan Gemah Ripah Krajan dan Oknum PPL Banyuanyar Enggan Menjawab Konfirmasi Media 
Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Berau. Terbitkan Surat Edaran Pelaku Usaha dan Industri Wajib Kelola Sampah Mandiri Mulai 16 Maret 2026
Tebar 45 Ekor Sapi Kurban, Ridwan Wittiri: Idul Adha Momentum Perkuat Solidaritas dan Kemanusiaan
Berita ini 50 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 02:13 WIB

Fahry Lamato Buka Suara Soal Isu SARA: “Jangan Ada Upaya Mengadu Domba Masyarakat Bitung”

Sabtu, 23 Mei 2026 - 17:42 WIB

Rumah Kaprawi Disorot Warga, Diduga Jadi Lokasi Penampungan dan Pembakaran Emas Hasil PETI

Sabtu, 23 Mei 2026 - 14:13 WIB

Dinamika Persaingan Media di Makassar dan Gowa Jadi Sorotan, Profesionalisme Pers Dipertanyakan

Sabtu, 23 Mei 2026 - 09:51 WIB

Seorang Pelajar Angkat Bicara, Pernyataan Oknum Sekda Terindikasi Kontradiktif Berpotensi Sanksi Administratif Bahkan Pidana

Sabtu, 23 Mei 2026 - 09:46 WIB

Kompak, Oknum Ketua Poktan Gemah Ripah Krajan dan Oknum PPL Banyuanyar Enggan Menjawab Konfirmasi Media 

Berita Terbaru

Moslem Woman Silhouette in Old Vintage Brick Wall Background

Artikel

Muslimah: Let’s Say “No” to Hopelessness 

Sabtu, 23 Mei 2026 - 11:12 WIB