Hasil Lab Ungkap Keracunan Massal MBG, Akar Masalah Ada pada Dugaan Korupsi Mitra

Minggu, 28 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy



Jakarta, 28/09/2025 —

Kasus keracunan massal akibat program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang mencuat di berbagai daerah Jawa Barat bukan sekadar soal kelalaian teknis, tetapi menyimpan akar persoalan yang lebih dalam: dugaan praktik korupsi dalam pengadaan dan distribusi oleh mitra penyelenggara.

Akar Masalah: Dugaan Korupsi Mitra MBG

1. Tender Bermasalah — banyak mitra dipilih secara “titipan” tanpa kompetensi memadai.

2. Markup Anggaran — kualitas bahan pangan ditekan demi memperbesar keuntungan.

3. Distribusi Asal Jadi — penyimpanan, suhu, dan waktu distribusi tidak sesuai standar.

4. Lemahnya Pengawasan Pemerintah — abai dalam mengontrol mitra sehingga praktik curang berulang.

 

Dampak Nyata di Lapangan

Hasil laboratorium Labkesda Jabar menemukan bakteri patogen berbahaya dalam sampel makanan MBG. Temuan ini memperkuat dugaan bahwa distribusi dilakukan tanpa memperhatikan standar keamanan pangan. Ratusan warga, mayoritas pelajar, menjadi korban keracunan dengan gejala mual, muntah, hingga dirawat di rumah sakit.

BACA JUGA :  Warga Keturunan Tionghoa di Krueng Geukuh Ucapkan Syahadat

Tuntutan Transparansi dan Akuntabilitas

Kami mendesak agar pemerintah:

Mengusut tuntas dugaan korupsi mitra MBG.

Menghentikan kontrak mitra nakal serta membuka audit forensik atas anggaran MBG.

Memberikan sanksi hukum bagi pejabat dan pengusaha yang terbukti bermain dalam program ini.

Memastikan standar keamanan pangan dipenuhi secara ketat.

 

Himbauan kepada Media

Kami juga menghimbau rekan-rekan jurnalis, media cetak, online, radio, dan televisi untuk:

Terus memantau kinerja mitra MBG di lapangan.

Menyuarakan temuan dan fakta nyata agar publik tidak menjadi korban informasi yang ditutup-tutupi.

Mengawal transparansi anggaran MBG, sehingga setiap rupiah benar-benar sampai untuk kepentingan rakyat, bukan masuk ke kantong oknum.

Media adalah garda depan dalam memastikan program publik dijalankan dengan bersih, aman, dan berpihak kepada masyarakat.

 

Penulis : Ziqro fernando

Editor : Ziqro fernando

Sumber Berita : Tim-Z

Berita Terkait

AR Learning Center Resmi Tetapkan Struktur Manajemen Kelembagaan Masa Kerja 2026
Tips Menyambut Ramadhan 1447 H: Bulan Penuh Rahmat, Ampunan, dan Keberkahan
Terindikasi Mengambil Alih Kewenangan Administratif Desa, Oknum Pengacara Negara Kab. Probolinggo Jadi Sorotan
Gempa Magnitudo 6,4 Guncang Pacitan, Terasa hingga Malang dan Wilayah Sekitarnya
Kesempatan Emas! AR Learning Center Buka 10 Program Pelatihan Profesional Sekaligus dengan Promo Spesial
P3N Desa Lubuk Birah M. Aidil Fitra Diduga Gelapkan Uang Adminitrasi Nikah  
Peringatan 1 Abad Hari Lahir :NU Tanggamus Adakan Istighosah
Satgas Jalan Lurus Kunjungi Ponpes Al Fatah, Untuk Klarifikasi Dugaan Bullying: Ponpes Al Fatah Akui Tidak Ada Bullying di Ponpes Al Fatah

Berita Terkait

Jumat, 6 Februari 2026 - 19:15

AR Learning Center Resmi Tetapkan Struktur Manajemen Kelembagaan Masa Kerja 2026

Jumat, 6 Februari 2026 - 12:39

Tips Menyambut Ramadhan 1447 H: Bulan Penuh Rahmat, Ampunan, dan Keberkahan

Jumat, 6 Februari 2026 - 12:13

Terindikasi Mengambil Alih Kewenangan Administratif Desa, Oknum Pengacara Negara Kab. Probolinggo Jadi Sorotan

Jumat, 6 Februari 2026 - 11:06

Gempa Magnitudo 6,4 Guncang Pacitan, Terasa hingga Malang dan Wilayah Sekitarnya

Jumat, 6 Februari 2026 - 10:41

Kesempatan Emas! AR Learning Center Buka 10 Program Pelatihan Profesional Sekaligus dengan Promo Spesial

Sabtu, 31 Januari 2026 - 20:20

Peringatan 1 Abad Hari Lahir :NU Tanggamus Adakan Istighosah

Sabtu, 31 Januari 2026 - 15:20

Satgas Jalan Lurus Kunjungi Ponpes Al Fatah, Untuk Klarifikasi Dugaan Bullying: Ponpes Al Fatah Akui Tidak Ada Bullying di Ponpes Al Fatah

Sabtu, 31 Januari 2026 - 14:25

‎Proyek Jalan Setapak Beton Kelurahan Sungai Nibung Banyak yang Rusak, Lurah: Nanti Kita Perbaiki

Berita Terbaru