Wali Murid Keluhkan Dugaan Pungli Rp.200 Ribu di SDN 16 Muara Siau, Dinas Pendidikan Diminta Tegas

- Publisher

Jumat, 26 September 2025 - 18:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARA UTAMA,Merangin – Sejumlah wali murid di SD Negeri 16 Muara Siau, Kabupaten Merangin, Jambi, mengeluhkan adanya pungutan sebesar Rp200.000 yang dibebankan kepada orang tua siswa tanpa penjelasan yang jelas dari pihak sekolah.

Salah seorang wali murid mengaku kebingungan karena tidak ada rapat atau musyawarah sebelum pungutan tersebut diputuskan. Informasi yang mereka terima hanya disampaikan melalui pesan WhatsApp.

“Saya tidak tahu itu untuk apa. Menurut anak saya, katanya untuk kegiatan ujian komputer, tapi apakah benar atau tidak, saya tidak paham. Yang jelas saya sudah membayar Rp200.000. Anak saya kelas 5, jumlah muridnya ada 11 orang. Sampai sekarang tidak ada penjelasan resmi dari pihak sekolah,” ungkap salah satu wali murid kepada media ini.

Ketiadaan transparansi penggunaan dana membuat wali murid mempertanyakan legalitas pungutan tersebut. Pasalnya, jika memang digunakan untuk kegiatan tertentu, seharusnya ada pemberitahuan resmi dan rapat bersama para wali murid, bukan sekadar pesan singkat tanpa rincian jelas.

BACA JUGA :  Puluhan Buruh Demo Di Depan Kantor Bupati Kabupaten Berau. Untuk Meminta Penjelasan, Terkait Pemutusan Hubungan Kerja Sepihak

Jika dugaan pungutan liar ini benar adanya, publik mendesak agar Dinas Pendidikan Kabupaten Merangin segera turun tangan. Kepala Sekolah SD Negeri 16 Muara Siau, Muhammad, harus dimintai keterangan secara resmi. Dan apabila terbukti melanggar aturan, sanksi tegas harus dijatuhkan.

BACA JUGA :  Kasus Koperasi AJM Berau, Indah Puspa Sari Pertanyakan Keadilan

Praktik pungutan liar di lingkungan pendidikan tidak hanya mencederai rasa kepercayaan wali murid, tetapi juga berpotensi melanggar hukum dan mencoreng nama baik institusi sekolah.

Hingga berita ini diturunkan, pihak sekolah SD Negeri 16 Muara Siau belum memberikan klarifikasi resmi. Media ini masih membuka ruang untuk hak jawab dari pihak sekolah terkait dugaan pungutan tersebut

Penulis : Ady Lubis

Sumber Berita: Wartawan Suara Utama

Berita Terkait

Fahry Lamato Buka Suara Soal Isu SARA: “Jangan Ada Upaya Mengadu Domba Masyarakat Bitung”
Dinamika Persaingan Media di Makassar dan Gowa Jadi Sorotan, Profesionalisme Pers Dipertanyakan
Self Healing Talk & Workshop Bouquet untuk Muslimah
Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Berau. Terbitkan Surat Edaran Pelaku Usaha dan Industri Wajib Kelola Sampah Mandiri Mulai 16 Maret 2026
Tebar 45 Ekor Sapi Kurban, Ridwan Wittiri: Idul Adha Momentum Perkuat Solidaritas dan Kemanusiaan
Ratusan Massa Akan Kepung Balaikota dan PDAM Makassar, GEMPAK-HAM Soroti Krisis Air Bersih
PREDIKSI JITU dan AKURAT: Persib Menuju Singgasana Keabadian Hat-trick Champion, Rekor Tak Terkalahkan di Kandang, dan Dipastikan Terima Bintang Kelima Besok Sore!
Polres Gowa Laksanakan Simulasi Sispam Mako untuk Antisipasi Gangguan Kamtibmas
Berita ini 319 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 02:13 WIB

Fahry Lamato Buka Suara Soal Isu SARA: “Jangan Ada Upaya Mengadu Domba Masyarakat Bitung”

Sabtu, 23 Mei 2026 - 14:13 WIB

Dinamika Persaingan Media di Makassar dan Gowa Jadi Sorotan, Profesionalisme Pers Dipertanyakan

Sabtu, 23 Mei 2026 - 10:20 WIB

Self Healing Talk & Workshop Bouquet untuk Muslimah

Jumat, 22 Mei 2026 - 22:12 WIB

Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Berau. Terbitkan Surat Edaran Pelaku Usaha dan Industri Wajib Kelola Sampah Mandiri Mulai 16 Maret 2026

Jumat, 22 Mei 2026 - 16:07 WIB

Tebar 45 Ekor Sapi Kurban, Ridwan Wittiri: Idul Adha Momentum Perkuat Solidaritas dan Kemanusiaan

Berita Terbaru