DPW Projamin Sumbar Ingatkan: Jangan Ada Oknum Bermain dalam Kepengurusan Sertifikat Tanah

- Publisher

Jumat, 26 September 2025 - 18:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

Padang,suarautama.id –

Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Projamin Sumatera Barat mengingatkan seluruh pihak agar proses kepengurusan dan kepemilikan tanah di daerah berjalan bersih, transparan, serta bebas dari praktik yang merugikan masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua DPW Projamin Sumatera Barat, William Nursal Devarco, menegaskan bahwa tanah merupakan aset penting rakyat yang harus dilindungi.

> “Harapan kita, jangan ada pihak-pihak tertentu yang bermain dalam proses kepengurusan dan kepemilikan tanah. Semua harus sesuai prosedur resmi BPN, transparan, dan adil bagi masyarakat,” tegas William, Jumat (26/9/2025).

BACA JUGA :  Masyarakat Layangkan Mosi Tidak Percaya ke PT Berau coal. Ketidakefektifan 4 Pilar CSR PT Berau Coal yang mencakup Kesehatan, Pendidikan, Ekonomi (UKM/BUMDes), Serta Pertanian/Perikanan. 

 

Projamin menilai banyak persoalan tanah terjadi akibat lemahnya pengawasan dan kurangnya pemahaman masyarakat tentang prosedur resmi. Oleh karena itu, Projamin mendorong pemerintah untuk mengintensifkan sosialisasi program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) dan jalur pengurusan resmi lainnya.

Selain itu, Projamin mengajak pemerintah hingga ke tingkat desa, lurah, dan nagari agar lebih proaktif membantu warganya dalam proses pengurusan sertifikat tanah.

BACA JUGA :  Pemda Lamongan Raih Penghargaan Top Pembina BUMD 2026, Bukti Komitmen Pemda Perkuat Tata Kelola dan Kinerja BUMD

> “Peran aktif kepala desa, lurah maupun wali nagari sangat penting. Kita tak mau ada masyarakat yang dirugikan atau bahkan kehilangan hak atas tanahnya,” ungkap William yang akrab disapa Pax Alle.

 

Ia juga menekankan peran lembaga sosial, mahasiswa, dan media dalam mengedukasi masyarakat, mendampingi warga, serta mengawasi agar tidak terjadi pungli ataupun praktik mafia tanah.

> “Tanah bukan sekadar aset ekonomi, tapi juga menyangkut martabat dan masa depan keluarga. Kita semua berkewajiban mengawal agar kepemilikan tanah masyarakat jelas dan sah secara hukum,” pungkasnya.

BACA JUGA :  Terindikasi Tidak Memiliki PBG, Menjadi Misteri Titik Koordinat Gedung Yang Diduga Industri Rokok Desa Bulang 

 

📊 Data PTSL di Sumatera Barat

Berdasarkan data Kanwil BPN Sumbar per 4 September 2025, realisasi PTSL telah mencapai 85% dari target 7.928 bidang tanah. Beberapa daerah bahkan mencapai 100%, seperti Kota Padang Panjang. Di Kabupaten Padang Pariaman, tahun 2025 disediakan 700 sertifikat gratis untuk masyarakat.

Penulis : Ziqro Fernando

Editor : Ziqro fernando

Sumber Berita: Tim-Z

Berita Terkait

konflik agraria penyerobotan lahan adat dikawasan kampung bumi jaya, Paduka Yang Mulia (PYM) Datu Amir M.A, Raja Muda Perkasa, Sultan Sambaliung, menyambangi lokasi
Fahry Lamato Buka Suara Soal Isu SARA: “Jangan Ada Upaya Mengadu Domba Masyarakat Bitung”
Rumah Kaprawi Disorot Warga, Diduga Jadi Lokasi Penampungan dan Pembakaran Emas Hasil PETI
Dinamika Persaingan Media di Makassar dan Gowa Jadi Sorotan, Profesionalisme Pers Dipertanyakan
Self Healing Talk & Workshop Bouquet untuk Muslimah
Seorang Pelajar Angkat Bicara, Pernyataan Oknum Sekda Terindikasi Kontradiktif Berpotensi Sanksi Administratif Bahkan Pidana
Kompak, Oknum Ketua Poktan Gemah Ripah Krajan dan Oknum PPL Banyuanyar Enggan Menjawab Konfirmasi Media 
Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Berau. Terbitkan Surat Edaran Pelaku Usaha dan Industri Wajib Kelola Sampah Mandiri Mulai 16 Maret 2026
Berita ini 75 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 12:14 WIB

konflik agraria penyerobotan lahan adat dikawasan kampung bumi jaya, Paduka Yang Mulia (PYM) Datu Amir M.A, Raja Muda Perkasa, Sultan Sambaliung, menyambangi lokasi

Minggu, 24 Mei 2026 - 02:13 WIB

Fahry Lamato Buka Suara Soal Isu SARA: “Jangan Ada Upaya Mengadu Domba Masyarakat Bitung”

Sabtu, 23 Mei 2026 - 17:42 WIB

Rumah Kaprawi Disorot Warga, Diduga Jadi Lokasi Penampungan dan Pembakaran Emas Hasil PETI

Sabtu, 23 Mei 2026 - 14:13 WIB

Dinamika Persaingan Media di Makassar dan Gowa Jadi Sorotan, Profesionalisme Pers Dipertanyakan

Sabtu, 23 Mei 2026 - 10:20 WIB

Self Healing Talk & Workshop Bouquet untuk Muslimah

Berita Terbaru