Hasil Temuan Suara Utama Terkait Dugaan Match Fixing Laga Semen Padang FC vs Bali United

- Publisher

Jumat, 26 September 2025 - 16:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy


Hasil Temuan Suara Utama Terkait Dugaan Match Fixing
Laga Semen Padang FC vs Bali United

Padang, 26 September 2025 –
Redaksi Suara Utama menyampaikan hasil pemantauan dan analisis pertandingan Semen Padang FC melawan Bali United yang digelar baru-baru ini. Berdasarkan hasil penelusuran tim kami, terdapat sejumlah kejanggalan dalam keputusan wasit yang secara nyata merugikan Semen Padang FC.

Temuan Lapangan:

1. Keputusan-keputusan krusial wasit dinilai tidak konsisten, termasuk peluit pelanggaran dan keputusan kontroversial yang berpengaruh pada jalannya pertandingan.

2. Beberapa momen penting yang seharusnya menguntungkan Semen Padang FC tidak diberikan oleh perangkat pertandingan.

3. Pola keputusan wasit menimbulkan dugaan adanya pengaturan hasil pertandingan (match fixing) yang mencederai semangat fair play.

BACA JUGA :  Gempa Dahsyat M 7,6 Guncang Tenggara Bitung, BMKG Keluarkan Peringatan Tsunami

 

Sikap Redaksi Suara Utama:

Mendesak PSSI, Komite Wasit, dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) untuk segera melakukan investigasi mendalam dan transparan terhadap dugaan pengaturan skor.

Meminta Badan Anti-Mafia Bola turut mengawasi proses penyelidikan agar publik mendapat kepastian.

Mengingatkan seluruh pihak terkait untuk menjunjung tinggi integritas kompetisi demi menjaga kepercayaan suporter dan masyarakat terhadap sepak bola nasional.

BACA JUGA :  Kilas Balik 28 Tahun Reformasi Indonesia

Sepak bola adalah hiburan rakyat yang harus dijaga dari praktik kecurangan. Kami percaya PSSI dan seluruh pemangku kepentingan mampu mengambil langkah cepat untuk mengembalikan marwah sepak bola Indonesia.

Hormat kami,
Redaksi Suara Utama
Padang, 26 September 2025

Penulis : Tim wartawan

Editor : Tim wartawan

Berita Terkait

konflik agraria penyerobotan lahan adat dikawasan kampung bumi jaya, Paduka Yang Mulia (PYM) Datu Amir M.A, Raja Muda Perkasa, Sultan Sambaliung, menyambangi lokasi
Fahry Lamato Buka Suara Soal Isu SARA: “Jangan Ada Upaya Mengadu Domba Masyarakat Bitung”
Rumah Kaprawi Disorot Warga, Diduga Jadi Lokasi Penampungan dan Pembakaran Emas Hasil PETI
Dinamika Persaingan Media di Makassar dan Gowa Jadi Sorotan, Profesionalisme Pers Dipertanyakan
Self Healing Talk & Workshop Bouquet untuk Muslimah
Seorang Pelajar Angkat Bicara, Pernyataan Oknum Sekda Terindikasi Kontradiktif Berpotensi Sanksi Administratif Bahkan Pidana
Kompak, Oknum Ketua Poktan Gemah Ripah Krajan dan Oknum PPL Banyuanyar Enggan Menjawab Konfirmasi Media 
Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Berau. Terbitkan Surat Edaran Pelaku Usaha dan Industri Wajib Kelola Sampah Mandiri Mulai 16 Maret 2026
Berita ini 101 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 12:14 WIB

konflik agraria penyerobotan lahan adat dikawasan kampung bumi jaya, Paduka Yang Mulia (PYM) Datu Amir M.A, Raja Muda Perkasa, Sultan Sambaliung, menyambangi lokasi

Minggu, 24 Mei 2026 - 02:13 WIB

Fahry Lamato Buka Suara Soal Isu SARA: “Jangan Ada Upaya Mengadu Domba Masyarakat Bitung”

Sabtu, 23 Mei 2026 - 17:42 WIB

Rumah Kaprawi Disorot Warga, Diduga Jadi Lokasi Penampungan dan Pembakaran Emas Hasil PETI

Sabtu, 23 Mei 2026 - 14:13 WIB

Dinamika Persaingan Media di Makassar dan Gowa Jadi Sorotan, Profesionalisme Pers Dipertanyakan

Sabtu, 23 Mei 2026 - 10:20 WIB

Self Healing Talk & Workshop Bouquet untuk Muslimah

Berita Terbaru