Petani Keren, Pertanian Modern — Sumbar Dorong Regenerasi Petani Menuju Generasi Emas 2045

- Publisher

Selasa, 23 September 2025 - 19:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

Padang,suarautama.id—

Pemerintah Provinsi Sumatera Barat menegaskan komitmennya membangun citra positif petani sebagai pahlawan pangan modern. Langkah ini sejalan dengan visi menjadikan Sumbar sebagai lumbung pangan sekaligus pusat inovasi pertanian menuju Generasi Emas Indonesia 2045.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Gubernur Mahyeldi Ansharullah menekankan bahwa pertanian adalah tulang punggung ekonomi Sumbar. “Kalau petani hilang, hilanglah kedaulatan pangan kita. Tugas kita bersama adalah menjadikan bertani sebagai profesi yang bergengsi, modern, dan menguntungkan,” tegas Mahyeldi.

BACA JUGA :  Lepas Arus Balik 2026, Wako Pangkalpinang Antar Pemudik Babel Gunakan KRI Semarang-594

Fakta Penting:

22,43% kontribusi sektor pertanian terhadap PDRB Sumbar pada Triwulan I 2025.

33% tenaga kerja Sumbar bekerja di sektor pertanian (±972.400 orang).

Produksi pangan dan komoditas unggulan terus tumbuh, tetapi regenerasi petani menurun drastis.

Langkah Konkret Pemprov Sumbar:

BACA JUGA :  Konflik ini memuncak dalam pertemuan di Kantor Camat Teluk Bayur. Masjid yang lama saja berukuran 16×16 meter, Mengapa sekarang membantu bertambah kecil.

✅ Kampanye Petani Milenial: Menampilkan kisah sukses petani muda agar profesi ini kembali menarik.
✅ Digital Farming & Akses Modal: Mendorong penggunaan teknologi, e-commerce, dan koperasi modern.
✅ Program Pasar Pasti: Menghubungkan produk petani dengan program nasional seperti Makan Bergizi Gratis.
✅ Agrowisata & Branding: Memadukan pertanian dengan pariwisata untuk nilai tambah.
✅ Penghargaan & Insentif: Sumbar Agricultural Award untuk anak muda inovatif di sektor pertanian.

BACA JUGA :  Petani Minta Pemerintah Berau Dan Perusahaan Membantu Jalan Agar Usaha Tani Direalisasikan

Seruan Aksi

Pemerintah mengajak semua pihak — akademisi, swasta, media, dan generasi muda — untuk ikut mengubah wajah pertanian Sumbar. Dengan kolaborasi, petani bisa menjadi motor ekonomi, dan Sumatera Barat akan menjadi contoh sukses daerah yang makmur melalui pertanian.

Penulis : Ziqro fernando

Editor : Ziqro fernando

Sumber Berita: Tim-Z

Berita Terkait

konflik agraria penyerobotan lahan adat dikawasan kampung bumi jaya, Paduka Yang Mulia (PYM) Datu Amir M.A, Raja Muda Perkasa, Sultan Sambaliung, menyambangi lokasi
Fahry Lamato Buka Suara Soal Isu SARA: “Jangan Ada Upaya Mengadu Domba Masyarakat Bitung”
Rumah Kaprawi Disorot Warga, Diduga Jadi Lokasi Penampungan dan Pembakaran Emas Hasil PETI
Dinamika Persaingan Media di Makassar dan Gowa Jadi Sorotan, Profesionalisme Pers Dipertanyakan
Self Healing Talk & Workshop Bouquet untuk Muslimah
Seorang Pelajar Angkat Bicara, Pernyataan Oknum Sekda Terindikasi Kontradiktif Berpotensi Sanksi Administratif Bahkan Pidana
Kompak, Oknum Ketua Poktan Gemah Ripah Krajan dan Oknum PPL Banyuanyar Enggan Menjawab Konfirmasi Media 
Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Berau. Terbitkan Surat Edaran Pelaku Usaha dan Industri Wajib Kelola Sampah Mandiri Mulai 16 Maret 2026
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 12:14 WIB

konflik agraria penyerobotan lahan adat dikawasan kampung bumi jaya, Paduka Yang Mulia (PYM) Datu Amir M.A, Raja Muda Perkasa, Sultan Sambaliung, menyambangi lokasi

Minggu, 24 Mei 2026 - 02:13 WIB

Fahry Lamato Buka Suara Soal Isu SARA: “Jangan Ada Upaya Mengadu Domba Masyarakat Bitung”

Sabtu, 23 Mei 2026 - 17:42 WIB

Rumah Kaprawi Disorot Warga, Diduga Jadi Lokasi Penampungan dan Pembakaran Emas Hasil PETI

Sabtu, 23 Mei 2026 - 14:13 WIB

Dinamika Persaingan Media di Makassar dan Gowa Jadi Sorotan, Profesionalisme Pers Dipertanyakan

Sabtu, 23 Mei 2026 - 10:20 WIB

Self Healing Talk & Workshop Bouquet untuk Muslimah

Berita Terbaru