Camat Lubuk Begalung Bersama Satpol PP Kota Padang Bongkar Tertibkan Pasar Pagi Parak Laweh

- Publisher

Jumat, 19 September 2025 - 11:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Padang,suarautama.id-

Camat Lubuk Begalung melalui Kasi Trantib Kecamatan Lubuk Begalung Luxani Bersama Satpol PP Kota Padang dan Dinas Perhubungan Kota Padang melakukan penertiban pasar pagi Parak Laweh Pulau Aia Nan XX, yang kerap memakan badan jalan dan menyebabkan kemacetan, Rabu, 17 September 2025.

 

Penertiban Pasar Pagi Parak Laweh dilakukan karena banyak pembeli melakukan transaksi dari atas kendaraan, sementara pedagang berjualan di bahu dan badan jalan.

 

Situasi ini mengganggu pengguna jalan lain dan menimbulkan kemacetan. Kami minta pedagang menggeser lapaknya ke tempat yang telah ditentukan dan tidak lagi berjualan di fasilitas umum

BACA JUGA :  Pengadaan Mamin 2025 Didominasi Eny Centring Sekira 703 Aitem, Ketua DPC Brigkom TKN Probolinggo Geram 

 

Dalam Kegiatan tersebut Pihak Kecamatan dibantu Satpol PP dan personel Dinas Perhubungan Kota Padang untuk mengatur arus kendaraan selama proses penertiban berlangsung.

 

Sebelum pembongkaran dilakukan, pihak Kecamatan telah mengirimkan surat peringatan kepada para pedagang agar secara sukarela membongkar lapak mereka. Namun, karena tidak diindahkan, pembongkaran dilakukan secara langsung di lapangan.

BACA JUGA :  Ratusan Massa Akan Kepung Balaikota dan PDAM Makassar, GEMPAK-HAM Soroti Krisis Air Bersih

 

Kasi Operasi dan Pengendalian Satpol PP Padang, Eka Putra Irwandi menambahkan bahwa penertiban dilakukan demi kepentingan bersama dan mengembalikan fungsi jalan sebagaimana mestinya.

 

“Kami mengimbau kepada para pedagang agar tidak kembali mendirikan lapak di badan jalan. Ini semua untuk kepentingan dan manfaat kita bersama.

Penulis : Ziqro fernando

Editor : Ziqro fernando

Sumber Berita: Tim-Z

Berita Terkait

Haris Diduga Rusak Hutan Desa Lubuk Birah untuk PETI, Warga Minta Dicopot dari Ketua LPHD
konflik agraria penyerobotan lahan adat dikawasan kampung bumi jaya, Paduka Yang Mulia (PYM) Datu Amir M.A, Raja Muda Perkasa, Sultan Sambaliung, menyambangi lokasi
Fahry Lamato Buka Suara Soal Isu SARA: “Jangan Ada Upaya Mengadu Domba Masyarakat Bitung”
Rumah Kaprawi Disorot Warga, Diduga Jadi Lokasi Penampungan dan Pembakaran Emas Hasil PETI
Dinamika Persaingan Media di Makassar dan Gowa Jadi Sorotan, Profesionalisme Pers Dipertanyakan
Self Healing Talk & Workshop Bouquet untuk Muslimah
Seorang Pelajar Angkat Bicara, Pernyataan Oknum Sekda Terindikasi Kontradiktif Berpotensi Sanksi Administratif Bahkan Pidana
Kompak, Oknum Ketua Poktan Gemah Ripah Krajan dan Oknum PPL Banyuanyar Enggan Menjawab Konfirmasi Media 
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:17 WIB

Haris Diduga Rusak Hutan Desa Lubuk Birah untuk PETI, Warga Minta Dicopot dari Ketua LPHD

Minggu, 24 Mei 2026 - 12:14 WIB

konflik agraria penyerobotan lahan adat dikawasan kampung bumi jaya, Paduka Yang Mulia (PYM) Datu Amir M.A, Raja Muda Perkasa, Sultan Sambaliung, menyambangi lokasi

Minggu, 24 Mei 2026 - 02:13 WIB

Fahry Lamato Buka Suara Soal Isu SARA: “Jangan Ada Upaya Mengadu Domba Masyarakat Bitung”

Sabtu, 23 Mei 2026 - 17:42 WIB

Rumah Kaprawi Disorot Warga, Diduga Jadi Lokasi Penampungan dan Pembakaran Emas Hasil PETI

Sabtu, 23 Mei 2026 - 14:13 WIB

Dinamika Persaingan Media di Makassar dan Gowa Jadi Sorotan, Profesionalisme Pers Dipertanyakan

Berita Terbaru