Kisruh Ijazah MAN 2 Merangin: 78 Siswa Lulus Belum Terima Dokumen Resmi

Selasa, 16 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARA UTAMA, Merangin – Polemik terkait ijazah di MAN 2 Merangin, yang beralamat di Jalan Pembangunan, Kelurahan Pasar Rantau Panjang, Kecamatan Tabir, Kabupaten Merangin, Jambi, hingga kini masih menyisakan masalah serius.

Berdasarkan informasi yang dihimpun media ini, sekitar 78 siswa lulusan tahun ajaran 2024/2025 belum mendapatkan ijazah mereka. Padahal, dokumen tersebut sangat penting sebagai syarat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi maupun untuk kebutuhan melamar pekerjaan.

Seorang wali murid asal Kecamatan Tabir mengungkapkan, pada Senin (15/9/2025) beberapa alumni mendatangi sekolah untuk meminta ijazah. Namun, pihak sekolah hanya memberikan transkrip nilai sementara.

“Anak saya bersama teman-temannya datang ke sekolah untuk mengambil ijazah. Ada yang butuh untuk daftar kuliah, ada juga yang hendak ikut tes TNI. Tapi ternyata ijazah tidak ada, yang diberikan hanya transkrip nilai. Itu pun akhirnya ditolak bahkan disobek oleh para murid karena bukan itu yang dibutuhkan,” ungkapnya.

BACA JUGA :  Siswi SMK Maarif 1 Semaka Juara 2 Semarak Bahasa dan Seni (SBS) Universitas Lampung

Peristiwa penolakan transkrip nilai oleh para alumni ini memicu keprihatinan dari berbagai kalangan. Banyak pihak menilai, kondisi ini telah merugikan masa depan para siswa yang sudah berjuang menyelesaikan pendidikan di MAN 2 Merangin.

Seorang tokoh masyarakat Tabir menilai, persoalan ini tidak boleh dibiarkan berlarut-larut.

“Kalau memang ada kendala, seharusnya disampaikan dengan jelas. Jangan sampai semua murid jadi korban. Kementerian Agama RI maupun Kanwil Kemenag Jambi harus segera turun tangan, mengevaluasi, dan mengkroscek ke lapangan,” tegasnya.

Sementara itu, menurut keterangan seorang guru, Kepala MAN 2 Merangin, Fahru, S.Ag, saat ini tidak dapat dijumpai karena sedang berada di Jakarta.

Hingga berita ini dipublikasikan, pihak media belum berhasil mendapatkan keterangan resmi dari Kepala MAN 2 Merangin maupun jajaran sekolah terkait alasan belum diterbitkannya ijazah bagi 78 siswa tersebut.

Penulis : Ady Lubis

Sumber Berita : Wartawan Suara Utama

Berita Terkait

Hari Pers Nasional 2026, Suara Utama Konsisten Mengabarkan Kebenaran untuk Publik
Kepala Inspektorat Beri Tanggapan Terkait Proyek Peningkatan Jalan RT 07 Desa Tungkal I Pangkal Babu
Konferensi MWC NU Kota Agung : Langkah Awal Membangun Kepengurusan yang Solid
Lowongan Pekerjaan Wartawan dan Jurnalis Dibuka di Seluruh Indonesia
Baru Selesai Dibangun Sudah Banyak Keretakan Proyek Jalan Parit 13 Rt 07 Dusun Bahagia, Desa Tungkal 1 Pangkal Babu
Akui Kecorobohan Proses Pelatihan Pra Seleksi Magang IM Japan, Aries Faiz Warisman Sampaikan Permohonan Maaf
AR Learning Center Resmi Tetapkan Struktur Manajemen Kelembagaan Masa Kerja 2026
Gempa Magnitudo 6,4 Guncang Pacitan, Terasa hingga Malang dan Wilayah Sekitarnya

Berita Terkait

Minggu, 8 Februari 2026 - 20:02

Hari Pers Nasional 2026, Suara Utama Konsisten Mengabarkan Kebenaran untuk Publik

Minggu, 8 Februari 2026 - 16:58

Kepala Inspektorat Beri Tanggapan Terkait Proyek Peningkatan Jalan RT 07 Desa Tungkal I Pangkal Babu

Sabtu, 7 Februari 2026 - 20:20

Konferensi MWC NU Kota Agung : Langkah Awal Membangun Kepengurusan yang Solid

Sabtu, 7 Februari 2026 - 17:35

Lowongan Pekerjaan Wartawan dan Jurnalis Dibuka di Seluruh Indonesia

Jumat, 6 Februari 2026 - 23:22

Baru Selesai Dibangun Sudah Banyak Keretakan Proyek Jalan Parit 13 Rt 07 Dusun Bahagia, Desa Tungkal 1 Pangkal Babu

Jumat, 6 Februari 2026 - 22:40

Akui Kecorobohan Proses Pelatihan Pra Seleksi Magang IM Japan, Aries Faiz Warisman Sampaikan Permohonan Maaf

Jumat, 6 Februari 2026 - 19:15

AR Learning Center Resmi Tetapkan Struktur Manajemen Kelembagaan Masa Kerja 2026

Jumat, 6 Februari 2026 - 11:06

Gempa Magnitudo 6,4 Guncang Pacitan, Terasa hingga Malang dan Wilayah Sekitarnya

Berita Terbaru