Dugaan Pungli PETI untuk Proyek Jembatan Gantung di Karang Berahi, Puluhan Juta Rupiah Raib

Selasa, 2 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARA UTAMA, Merangin – Suasana di Desa Karang Berahi, Kecamatan Pamenang, Kabupaten Merangin, kembali panas. Bukan hanya karena deru mesin dompeng di sungai, tetapi juga karena bau busuk dugaan pungutan liar (pungli) yang menyeret nama Kepala Desa, Samsul Fuad.

Dengan dalih pembangunan atau rehabilitasi jembatan gantung yang sudah nyaris roboh, Kades disebut-sebut memungut uang dari pelaku penambangan emas tanpa izin (PETI). Angkanya fantastis: 13 unit dompeng diminta menyetor Rp20 juta per bulan selama dua bulan, sementara 7 unit lain Rp5 juta per bulan selama periode yang sama. Jika ditotal, ratusan juta rupiah telah berpindah tangan.

Namun, jangankan jembatan, material pun tak kunjung tampak. Warga yang sudah menyetor pun mulai marah dan memilih berhenti membayar.

“Katanya untuk rehab jembatan, tapi sampai sekarang tidak ada wujudnya. Duitnya ke mana?” keluh salah seorang warga kepada media ini.

Kecurigaan semakin menguat ketika warga mendapati bahwa di kawasan Pulau Kadai—salah satu titik operasi PETI—ada lima rakit yang ternyata terkait keluarga Kades. Satu rakit milik anaknya, Nando, satu lagi milik menantunya, Andri. Dua rakit lain bahkan milik warga luar desa, yakni Riduan dari Tanjung Lamin dan Pir dari Limbur. Ironisnya, justru warga Karang Berahi sendiri yang dipersulit beroperasi di sungai tersebut.

BACA JUGA :  Bangunan Ruang Laboratorium Senilai Rp. 172 Juta di SDN 174 Rantau Panjang Mangkrak, Guru: “Bangunan Tidak Layak Digunakan”

Bagi warga, kondisi ini ibarat luka yang ditaburi garam. Mereka sudah “diperas” untuk sebuah janji manis jembatan gantung, tetapi justru mendapati dugaan praktik kepentingan keluarga di balik operasi PETI.

Jika benar praktik pungutan ini dilakukan oleh Kepala Desa, maka persoalan ini tak lagi sekadar urusan etika, melainkan sudah masuk ke ranah pidana. Aparat penegak hukum diminta bertindak cepat agar dugaan penyalahgunaan kewenangan ini tidak berlarut-larut.

Sampai berita ini dipublikasikan, Kepala Desa Karang Berahi, Samsul Fuad, belum memberikan keterangan resmi. Masyarakat kini menunggu jawaban: apakah jembatan gantung itu benar-benar akan dibangun, atau sekadar jembatan janji yang digantung.

Penulis : Ady Lubis

Sumber Berita : Wartawan Suara Utama

Berita Terkait

Hari Pers Nasional 2026, Suara Utama Konsisten Mengabarkan Kebenaran untuk Publik
Kepala Inspektorat Beri Tanggapan Terkait Proyek Peningkatan Jalan RT 07 Desa Tungkal I Pangkal Babu
Konferensi MWC NU Kota Agung : Langkah Awal Membangun Kepengurusan yang Solid
Lowongan Pekerjaan Wartawan dan Jurnalis Dibuka di Seluruh Indonesia
Baru Selesai Dibangun Sudah Banyak Keretakan Proyek Jalan Parit 13 Rt 07 Dusun Bahagia, Desa Tungkal 1 Pangkal Babu
Akui Kecorobohan Proses Pelatihan Pra Seleksi Magang IM Japan, Aries Faiz Warisman Sampaikan Permohonan Maaf
AR Learning Center Resmi Tetapkan Struktur Manajemen Kelembagaan Masa Kerja 2026
Gempa Magnitudo 6,4 Guncang Pacitan, Terasa hingga Malang dan Wilayah Sekitarnya

Berita Terkait

Minggu, 8 Februari 2026 - 20:02

Hari Pers Nasional 2026, Suara Utama Konsisten Mengabarkan Kebenaran untuk Publik

Minggu, 8 Februari 2026 - 16:58

Kepala Inspektorat Beri Tanggapan Terkait Proyek Peningkatan Jalan RT 07 Desa Tungkal I Pangkal Babu

Sabtu, 7 Februari 2026 - 20:20

Konferensi MWC NU Kota Agung : Langkah Awal Membangun Kepengurusan yang Solid

Sabtu, 7 Februari 2026 - 17:35

Lowongan Pekerjaan Wartawan dan Jurnalis Dibuka di Seluruh Indonesia

Jumat, 6 Februari 2026 - 23:22

Baru Selesai Dibangun Sudah Banyak Keretakan Proyek Jalan Parit 13 Rt 07 Dusun Bahagia, Desa Tungkal 1 Pangkal Babu

Jumat, 6 Februari 2026 - 22:40

Akui Kecorobohan Proses Pelatihan Pra Seleksi Magang IM Japan, Aries Faiz Warisman Sampaikan Permohonan Maaf

Jumat, 6 Februari 2026 - 19:15

AR Learning Center Resmi Tetapkan Struktur Manajemen Kelembagaan Masa Kerja 2026

Jumat, 6 Februari 2026 - 11:06

Gempa Magnitudo 6,4 Guncang Pacitan, Terasa hingga Malang dan Wilayah Sekitarnya

Berita Terbaru