ADPMH Gelar Seminar Nasional Daring, Bahas Kurikulum dan Kukuhkan Pengurus Pusat

- Publisher

Senin, 23 Juni 2025 - 20:19 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

💰 Ayo Dukung Keberlanjutan Media & Jurnalisme
+ Berpartisipasi

Foto: Seminar Nasional Asosiasi Dosen Perbandingan Madzhab dan Hukum (ADPMH): (Dok. AbdiWijaya/Suara Utama)

Foto: Seminar Nasional Asosiasi Dosen Perbandingan Madzhab dan Hukum (ADPMH): (Dok. AbdiWijaya/Suara Utama)

Suara Utama- Makassar. Dalam upaya memperkuat arah keilmuan dan peningkatan mutu akreditasi Program Studi Perbandingan Mazhab, Dewan Pengurus Pusat Asosiasi Dosen Perbandingan Madzhab dan Hukum (DPP ADPMH) Indonesia bekerja sama dengan Prodi Perbandingan Madzhab dan Hukum IAI STIBA Makassar menggelar Seminar Nasional dengan tema “Inspirasi Pemutakhiran Kurikulum Perbandingan Mazhab Berbasis OBE”. Kegiatan  berlangsung secara daring melalui platform Zoom Meeting ( 21/6/ 2025)

Seminar ini  dirangkaikan dengan prosesi penting, yaitu pengukuhan Pengurus DPP ADPMH Indonesia 2025-2029 oleh Sekretaris Dirjen Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. M. Arskal Salim GP, M.Ag., dalam sambutannya, beliau menyampaikan adanya perbedaan pendapat akan menambah wawasan dan para alumni PM mampu memberikan berbagai macam pendapat dari berbagai macam madzhab pada saat mereka membawakan pengajian-pengajian, dan menurut beliau inilah bentuk khasanah yang dimiliki prodi PM.

BACA JUGA :  Paroki Idakebo Sambut Bulan Maria dengan Perarakan Patung Bunda Maria, Doa Rosario, dan Perayaan Ekaristi
Foto: Sambutan oleh Sekretaris Dirjen Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. M. Arskal Salim GP, M.Ag.
Foto : Sambutan oleh Sekretaris Dirjen Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. M. Arskal Salim GP, M.Ag.

Dua narasumber utama akan hadir dalam seminar tersebut. Pertama, Dr. Siti Hanna, Lc., M.A., Kaprodi PM UIN Syarif Hidayatullah Jakarta yang juga menjabat sebagai Ketua Umum ADPMH, yang  membawakan materi bertajuk “Arah Keilmuan dan CPL Prodi Perbandingan Madzhab.” Materi ini  mengupas tuntas mengenai relevansi capaian pembelajaran lulusan dengan tuntutan zaman dan kebutuhan akademik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Narasumber kedua adalah Dr. Sutrisno Hadi, M.A., Kaprodi PM UIN Raden Fatah Palembang sekaligus Wakil Ketua ADPMH. Ia akan menyampaikan materi “Struktur dan Strategi Kurikulum Menuju Akreditasi Unggul,” yang difokuskan pada penerapan Kurikulum Berbasis Outcome-Based Education (OBE) sebagai strategi utama dalam meraih akreditasi unggul.

BACA JUGA :  LSM Brajo Sakti Soroti Penggunaan Anggaran RS Pratama Bukit Kerman, Siap Laporkan ke Kejati Jambi

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Rektor IAI STIBA Makassar, H. Akhmad Hanafi Dain Yunta, Lc., M.A., Ph.D.,  Dalam sambutannya, beliau menyatakan perlu untuk terus berpartisipasi aktif dalam pengembangan kurikulum, sebab kebutuhan masyarakat terhadap sumber daya manusia yang memiliki kapasitas keilmuan di bidang perbandingan madzhab sangatlah mendesak dan memastikan bahwa kurikulum yang dikembangkan berbasis pada kebutuhan rmasyarakat dan mampu menghasilkan lulusan yang manfaatnya benar-benar dirasakan secara luas.

Seminar ini dipandang sebagai momentum penting bagi para akademisi dan pengelola program studi Perbandingan Madzhab dan Hukum di seluruh Indonesia untuk berbagi gagasan, memperbaharui kurikulum, serta memperkuat basis akademik program studi. Dengan pendekatan OBE, diharapkan lulusan program studi ini dapat lebih adaptif terhadap tantangan global dan kebutuhan lokal.

BACA JUGA :  Pengurus RAPI 05 Prabumulih Resmi Dilantik, Herwan Widodo Jadi Ketua

Para peserta dari berbagai perguruan tinggi Islam berpartisipasi secara aktif dalam diskusi yang akan digelar mulai pukul 07.00 hingga 11.00 WIB. Kehadiran dan keterlibatan mereka akan menjadi bagian penting dalam merumuskan masa depan prodi Perbandingan Madzhab dan Hukum di Indonesia.

Acara ini merupakan bentuk komitmen ADPMH Indonesia dan IAI STIBA Makassar dalam memperkuat arah akademik program studi serta menjawab tantangan akreditasi dan mutu pendidikan tinggi Islam.

Kegiatan ini dapat memberi inspirasi serta menjadi referensi penting dalam pemutakhiran kurikulum di masa mendatang.

 

Penulis : Dr. Abdi Widjaja, M.Ag.

Sumber Berita: Wartawan Suara Utama

Berita Terkait

Dugaan Penyelewengan Dana Gizi Rp200 Juta di Puskesmas Simpang Limbur Merangin Disorot, Nama Eks Kapus Fifi Maisari Disebut
Terindikasi Tidak Layak Jadi Kepala SDN Brani Wetan 1, Aktivis Desak Disdikdaya dan Inspektorat Turun Tangan
Pasca Pemberitaan Pabrik PT Sasa Inti Gending Bersihkan Sampah di Area Irigasi, Petani Meminta OPD melakukan Investigasi
Pemkot Pangkal Pinang Serbu Titik Sampah Liar di Bukit Intan: Soroti Dampak Kesehatan hingga Siapkan Opsi Sanksi Tegas
BBM Jenis Pertalite Hilang di Pasaran Pengecer, Pedagang Keliling Sebut Urat Nadi Masyarakat Pegunungan Hilang 
Kebakaran Gunung Arjuno – Welirang, Founder Persatuan Kelana Alam Indonesia Ajak Masyarakat Berdoa dan Turun Hujan
Bapelkum Bitung Edukasi Pelajar SMAN 2 Bitung melalui Program “Bapelkum Bitung Mengajar”
Oknum Kepala SDN Brani Wetan 1 Terkesan Arogansi, Anti Kritik dan Intimidatif Saat di Konfirmasi Media
Berita ini 110 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 11:36 WIB

Dugaan Penyelewengan Dana Gizi Rp200 Juta di Puskesmas Simpang Limbur Merangin Disorot, Nama Eks Kapus Fifi Maisari Disebut

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 16:14 WIB

Terindikasi Tidak Layak Jadi Kepala SDN Brani Wetan 1, Aktivis Desak Disdikdaya dan Inspektorat Turun Tangan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 16:09 WIB

Pasca Pemberitaan Pabrik PT Sasa Inti Gending Bersihkan Sampah di Area Irigasi, Petani Meminta OPD melakukan Investigasi

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 11:00 WIB

Pemkot Pangkal Pinang Serbu Titik Sampah Liar di Bukit Intan: Soroti Dampak Kesehatan hingga Siapkan Opsi Sanksi Tegas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:33 WIB

BBM Jenis Pertalite Hilang di Pasaran Pengecer, Pedagang Keliling Sebut Urat Nadi Masyarakat Pegunungan Hilang 

Berita Terbaru

Chat via WhatsApp