Penipuan Berkedok Bisnis Tiktok Lewat Handphone, Korban Rugi hingga 3 Juta Rupiah

- Publisher

Selasa, 19 November 2024 - 13:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Penipuan Berkedok Bisnis Tiktok Lewat Handphone, Korban Rugi hingga 3 Juta Rupiah

Penipuan Berkedok Bisnis Tiktok Lewat Handphone, Korban Rugi hingga 3 Juta Rupiah

Suarautama, Sungai Meriam – Kasus penipuan berkedok bisnis menonton iklan di TikTok berhasil menjerat korban dengan kerugian hingga Rp3 juta. Korban awalnya dijanjikan keuntungan dengan menonton video pendek TikTok terkait promosi emas dan logam.

Korban berinisial A, seorang warga Desa Sungai Meriam, Kecamatan Anggana, Kalimantan Timur. Ia adalah salah satu dari sekitar 100 anggota grup yang bergabung dalam penipuan ini.

BACA JUGA :  Berbagi Hewan Kurban, Wujud Kepedulian Polri untuk Masyarakat
Penipuan Berkedok Bisnis Lewat Handphone, Korban Rugi hingga 3 Juta Rupiah

“Awal-awal saya dikasih uang sekitar seratus ribu rupiah lalu dijanjikan agar lebih besar pendapatannya dengan disuruh nonton video TikTok singkat,” ujar korban yang tidak disebutkan inisialnya (18/11/2024).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penipuan ini dilakukan secara daring melalui grup WhatsApp dan komunikasi melalui Telegram.

“Grupnya ada sekitar 100 orang, dan nama grupnya ada kata ‘global’. Saya yakin pelaku sudah mendapatkan uang hingga ratusan juta,” katanya.

BACA JUGA :  Dukung Validitas Data Pemilih, Lapas Bangko Hadiri Rapat Pleno Terbuka KPU Merangin
Penipuan Berkedok Bisnis Lewat Handphone, Korban Rugi hingga 3 Juta Rupiah

Kasus ini terjadi pada 18 November 2024, ketika korban melaporkan kerugiannya setelah mengalami penipuan.

Pelaku awalnya memberikan keuntungan kecil, seperti Rp100 ribu, kepada korban untuk membangun kepercayaan. Korban kemudian diminta menyetor lebih banyak uang dengan alasan untuk meningkatkan statistik penonton, yang dijanjikan akan mendatangkan keuntungan lebih besar.

BACA JUGA :  Pertamax Rp16.650 per Liter: Rakyat Dipaksa Menyesuaikan. UMKM, Hingga Pengemudi Transportasi Terasa Dampaknya.
Penipuan Berkedok Bisnis Lewat Handphone, Korban Rugi hingga 3 Juta Rupiah

Bagaimana modus operandi pelaku?
Pelaku mengaku bekerja untuk perusahaan TikTok dan menggunakan nama grup yang mengandung kata “global”. Ia merekrut korban melalui grup WhatsApp dan melanjutkan komunikasi via Telegram. Diperkirakan pelaku telah mengumpulkan uang hingga ratusan juta rupiah dari anggota grup.

Kasus ini tengah dalam proses penanganan pihak berwajib. Korban berharap pelaku dapat segera ditangkap dan keadilan ditegakkan.

Penulis : Gusti Restu

Sumber Berita: Jurnalis Suarautama

Berita Terkait

Produk Khas Indonesia Naik Kelas, Menkum Resmikan Etalase IG di Tokopedia dan TikTok Shop
Sambut Muharram 1448 H, YBM PLN UP3 Mamuju Khitan 26 Anak di Banua Adolang
Komnas PA Kota Batu Berikan Edukasi Perlindungan Anak pada Pertemuan Forum Anak Desa Tlekung
RSUD Jaraga Sasameh Verifikasi Data Rujukan Ditengah Transisi RME
Ahmad Fahmi Suarakan Aspirasi Petani Sawit, Menteri Pertanian Langsung Respons Keluhan PKS Nakal
SUARA UTAMA Buka Rekrutmen Redaksi Nasional dan Internasional, Siapkan Jurnalis Profesional Berintegritas
TPA Langling Diduga Tak Terkelola Maksimal, Jalan Warga Tertutup Sampah, DLH Merangin Disorot
Hari Bhayangkara ke-80, Polres Merangin Teguhkan Komitmen Wujudkan Polri Presisi untuk Masyarakat
Berita ini 599 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 21:53 WIB

Produk Khas Indonesia Naik Kelas, Menkum Resmikan Etalase IG di Tokopedia dan TikTok Shop

Kamis, 2 Juli 2026 - 19:36 WIB

Sambut Muharram 1448 H, YBM PLN UP3 Mamuju Khitan 26 Anak di Banua Adolang

Kamis, 2 Juli 2026 - 14:38 WIB

Komnas PA Kota Batu Berikan Edukasi Perlindungan Anak pada Pertemuan Forum Anak Desa Tlekung

Rabu, 1 Juli 2026 - 23:37 WIB

Ahmad Fahmi Suarakan Aspirasi Petani Sawit, Menteri Pertanian Langsung Respons Keluhan PKS Nakal

Rabu, 1 Juli 2026 - 23:05 WIB

SUARA UTAMA Buka Rekrutmen Redaksi Nasional dan Internasional, Siapkan Jurnalis Profesional Berintegritas

Berita Terbaru