Pertamina Bantah Kabar ‘Pertalite Dihapus 1 September 2024’

- Publisher

Minggu, 1 September 2024 - 23:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi foto pertamina by.suarautama.id kabiro bandung

Suarautama-Bandung ,Masyarakat baru-baru ini dihebohkan dengan isu penghapusan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite per 1 September 2024.

 

Kabar ini bahkan sempat trending di X pada Sabtu (31/8). Namun isu ini langsung dibantah oleh PT Pertamina.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Melalui keterangan resminya, PT Pertamina Patra Niaga memastikan bahwa penyaluran Pertalite terus dilanjutkan sesuai dengan penugasan yang diberikan pemerintah.

BACA JUGA :  Tragis! Tiga Bocah Tewas Tenggelam di Bekas Tambang Galian C Maros

 

Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga, Heppy Wulansari menegaskan bahwa tidak akan ada rencana untuk menghentikan distribusi Pertalite pada 1 September 2024.

 

“Masyarakat tidak perlu termakan berita hoax. Pertalite akan terus kami salurkan sesuai kuota yang ditetapkan pemerintah,” tegas Heppy melalui siaran tertulis, Sabtu (31/8/2024).

BACA JUGA :  Kemnaker Buka Program Padat Karya, TKM Pemula dan TKM Lanjutan Tahun 2026

 

Pertamina juga terus mendukung upaya-upaya pemerintah supaya subsidi tepat sasaran dengan melakukan pendataan penggunaan BBM Subsidi melalui pendaftaran QR Code melalui www.sibsiditepat.mypertamina.id.

 

“Wilayah pendaftaran QR Code Pertalite akan dilakukan secara bertahap dan hanya khusus untuk kendaraan roda 4. Saat ini pendaftaran QR Code Pertalite difokuskan di wilayah Jawa, Madura, Bali (JAMALI) dan sebagian wilayah non-Jamali yaitu Kepri, NTT, Maluku, Maluku Utara, Gorontalo, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Aceh, Bangka Belitung, Bengkulu, dan Kabupaten Timika,” bebernya.

BACA JUGA :  Tekan Kasus ATM, Pemkot Pangkalpinang dan Adinkes Perkuat Program RSSH

 

“Diharapkan tahap 1 bisa tercapai 100% pada akhir September 2024. Sisanya, akan dilakukan tahap kedua rencana paling cepat bulan Oktober-November 2024” lanjutnya.

Penulis : Angga mubarok hanura

Sumber Berita: Tim redaksi suarautama.id bandung

Berita Terkait

konflik agraria penyerobotan lahan adat dikawasan kampung bumi jaya, Paduka Yang Mulia (PYM) Datu Amir M.A, Raja Muda Perkasa, Sultan Sambaliung, menyambangi lokasi
Fahry Lamato Buka Suara Soal Isu SARA: “Jangan Ada Upaya Mengadu Domba Masyarakat Bitung”
Rumah Kaprawi Disorot Warga, Diduga Jadi Lokasi Penampungan dan Pembakaran Emas Hasil PETI
Dinamika Persaingan Media di Makassar dan Gowa Jadi Sorotan, Profesionalisme Pers Dipertanyakan
Self Healing Talk & Workshop Bouquet untuk Muslimah
Seorang Pelajar Angkat Bicara, Pernyataan Oknum Sekda Terindikasi Kontradiktif Berpotensi Sanksi Administratif Bahkan Pidana
Kompak, Oknum Ketua Poktan Gemah Ripah Krajan dan Oknum PPL Banyuanyar Enggan Menjawab Konfirmasi Media 
Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Berau. Terbitkan Surat Edaran Pelaku Usaha dan Industri Wajib Kelola Sampah Mandiri Mulai 16 Maret 2026
Berita ini 229 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 12:14 WIB

konflik agraria penyerobotan lahan adat dikawasan kampung bumi jaya, Paduka Yang Mulia (PYM) Datu Amir M.A, Raja Muda Perkasa, Sultan Sambaliung, menyambangi lokasi

Minggu, 24 Mei 2026 - 02:13 WIB

Fahry Lamato Buka Suara Soal Isu SARA: “Jangan Ada Upaya Mengadu Domba Masyarakat Bitung”

Sabtu, 23 Mei 2026 - 17:42 WIB

Rumah Kaprawi Disorot Warga, Diduga Jadi Lokasi Penampungan dan Pembakaran Emas Hasil PETI

Sabtu, 23 Mei 2026 - 14:13 WIB

Dinamika Persaingan Media di Makassar dan Gowa Jadi Sorotan, Profesionalisme Pers Dipertanyakan

Sabtu, 23 Mei 2026 - 10:20 WIB

Self Healing Talk & Workshop Bouquet untuk Muslimah

Berita Terbaru