Perampokan di Kampung Bumi Dipasena Agung Tulang Bawang Lampung: Korban Alami Luka dan Uang Simpanan Raib

- Publisher

Rabu, 26 Juni 2024 - 08:45 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Perampok

Ilustrasi Perampok

SUARA UTAMA, Tulang Bawang- Terjadi tindakan perampokan dialami seorang ibu rumah tangga, Darti (50), istri dari Umar Asid. Tempat Kejadian Perkara (TKP) Blok 05, Jalur 11 Nomor 1, Kampung Bumi Dipasena Agung, Rawajitu Timur, Tulang Bawang, Lampung, pada Rabu (26/6/2024) sekira  azan subuh berkumandang.

Menurut informasi yang dihimpun, saat kejadian, korban Darti sedang sendirian di rumah karena suaminya, Umar Asid, sedang salat subuh di musala. Dua orang pelaku tiba-tiba masuk ke kamar, membekap dan menutup muka Ibu Darti serta mengikat tangannya. Satu pelaku menggeledah lemari, mengambil uang simpanan yang telah dipersiapkan untuk pernikahan anak mereka, dan melucuti cincin emas di tangan Ibu Darti.

BACA JUGA :  Respons Cepat Polisi, Dua Terduga Pelaku Penganiayaan di Bitung Diamankan

Dalam keadaan terikat, korban berusaha melawan dengan menggigit salah satu pelaku hingga terluka. Setelah berhasil merampas barang berharga, pelaku segera melarikan diri. Teriakan korban terdengar oleh tetangga di seberang kanal.

Menurut korban dan tetangganya, tidak ada suara kendaraan darat atau air yang terdengar sebelum maupun sesudah kejadian, sepertinya pelaku berjalan kaki menuju rumah korban.

Sekretaris Kampung Bumi Dipasena Agung, Kasdari, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Menurutnya, Korban Saat itu sendirian di rumah, suami korban merupakan  tokoh agama dan imam salat, saat itu sedang ke musala,  menunaikan salat subuh. Kepala Kampung, Linmas, Satpol Airud Pos Rawajitu, dan personil Kapolsek Rawajitu Selatan segera meluncur ke TKP setelah menerima laporan.

BACA JUGA :  Bapelkum dan BNNK Bitung Siapkan Podcast Edukasi Hukum dan Anti-Narkoba.

“Benar ada kejadian warga kami mengalami perampokan dengan kekerasan subuh hari ini.  Selain korban mengalami luka di sekitar muka dan telinga, juga kehilangan uang dan emas kurang lebih Rp 50 juta. Saat ini masih dalam penyelidikan pihak berwajib. Diharapkan pelaku segera tertangkap agar keamanan dan ketenangan warga dapat pulih kembali,” pungkas Kasdari.

 

Penulis : Nafian Faiz

Berita Terkait

HIMAS 2026 : AMAN Sulsel Tegaskan Kedaulatan Pengetahuan Masyarakat Adat adalah Kunci Menjaga Bumi, Mendesak Pengesahan UU Masyarakat Adat
Diakon Alex Pigai Apresiasi Kadis Pendidikan Dogiyai Bantu 50 Sak Semen
YNCI Bitung Chapter Sampaikan Duka Mendalam atas Berpulangnya Ibunda Bendahara Chapter
Miris! Jembatan Gantung Desa Mudo Memprihatinkan, Warga Jatuh Saat Melintas, Pemerintah Diminta Segera Turun Tangan
OD Summit 2026 Dorong Pemimpin Organisasi Menemukan Arah Baru di Tengah Perubahan
Minggu Biasa XIV, Umat Paroki Idakebo Diajak Tetap Pegang Tangan Tuhan.
Dinas PUPR Dogiyai Bangun Bronjong di Kali Wani
Dugaan Pungli PTSL di Desa Empang Benao Mencuat, Warga Disebut Diminta hingga Rp2 Juta per Sertifikat
Berita ini 1,180 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 14:21 WIB

HIMAS 2026 : AMAN Sulsel Tegaskan Kedaulatan Pengetahuan Masyarakat Adat adalah Kunci Menjaga Bumi, Mendesak Pengesahan UU Masyarakat Adat

Senin, 10 Agustus 2026 - 10:38 WIB

Diakon Alex Pigai Apresiasi Kadis Pendidikan Dogiyai Bantu 50 Sak Semen

Minggu, 9 Agustus 2026 - 18:48 WIB

YNCI Bitung Chapter Sampaikan Duka Mendalam atas Berpulangnya Ibunda Bendahara Chapter

Minggu, 9 Agustus 2026 - 17:26 WIB

Miris! Jembatan Gantung Desa Mudo Memprihatinkan, Warga Jatuh Saat Melintas, Pemerintah Diminta Segera Turun Tangan

Minggu, 9 Agustus 2026 - 17:08 WIB

OD Summit 2026 Dorong Pemimpin Organisasi Menemukan Arah Baru di Tengah Perubahan

Berita Terbaru

mancingjitu slot thailand slot thailand