Belum 40 Hari Ibunya Meninggal, Aris Munandar Siswa SMKN Rawajitu Timur, Menyusul

Aris Munandar Siswa SMKN Rawajitu Timur (16) Meninggal Dunia Diduga Tersengat Listrik.

- Publisher

Sabtu, 3 Februari 2024 - 14:45 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

💰 Ayo Dukung Keberlanjutan Media & Jurnalisme
+ Berpartisipasi

SUARA UTAMA, Tulang Bawang- Aris Munandar (16 tahun), Pelajar kelas 10 di SMKN Rawajitu Timur, Aris Munandar (16) meninggal dunia diduga tersengat aliran listrik di Kampung Bumi Dipasena Makmur, Rawajitu Timur, Tulang Bawang, Lampung. Pada hari Sabtu, 3 Februari 2024, pukul 09.30.

Kronologis kejadian disampaikan oleh kakak korban, Lina (20) Blok 11 Jalur 57 No 02, yang berada di dalam rumah saat itu. Aris Munandar sedang membersihkan kolam penampungan udang cekrek hasil tangkapan alam, yang berada di depan rumah dekat tambak udang mereka.

“Adek saya sedang libur sekolah, tadi  pagi itu ia ke Rawajitu mengantarkan kakak saya balik ke Bandar Lampung masuk Kuliah. Setelah dari Rawajitu, ia langsung antarkan adek bungsu saya sekolah ke SDN 1 Bumi Dipasena Makmur, kemudian ia membersihkan kolam. Tak lama kemudian, saya keluar dan menemukan adik saya dalam posisi tergeletak,” kata Lina.

Marianingsih Hendrikus Supriono, tetangga korban, menceritakan bahwa  Ia mendengar teriakan minta tolong, lalu ia berlari mendekati rumah tetangganya itu. Ada korban tergeletak di depan rumah.

“Saya berlari meminta bantuan ke tempat yang sedang panen udang karena warga laki-laki berkumpul di sana, termasuk ayah korban. Korban kemudian dibawa ke rumah sakit. Kami merasa sangat kehilangan, korban orang baik dan ibundanya meninggal dunia kurang dari 40 hari yang lalu,” tambahnya.

Almarhum Aris Munandar Moment Bersama Rekan Siswa SMKN Rawajitu Timur. Foto: Suhardi (suarautama.id)

Kepala Puskesmas Rawajitu Timur, Sabar Sitourus, ketika dikonfirmasi  menyampaikan bahwa memang ada korban yang dibawa ke Puskesmas dengan posisi sudah meninggal. Hasil pemeriksaan petugas menunjukkan adanya luka akibat benturan di kepala bagian belakang dan luka bakar di tangan yang terindikasi tersengat listrik.

BACA JUGA :  Bapelkum Bitung Kupas KUHP Nasional, dari Kohabitasi hingga Tujuan Pemidanaan

“Kami belum dapat memastikan penyebab kematian korban, tetapi dapat disampaikan bahwa pada kepala bagian belakang korban terdapat luka, dan di telapak tangan terdapat beberapa titik gosong dan bolong,” kata Sabar.

Setelah proses memandikan dan disholatkan, almarhum dibawa dan akan dikebumikan di Seputih Raman, Lampung Tengah.

 

Berita Terkait

Dongkrak Ekonomi Pedagang UMKM, Perumda Pasar Cita Kota Bitung Hadirkan Idol Cilik 2026
Diduga Terlibat PETI di Sungai Manau, Nama Anwar Pegawai RSUD Bangko Jadi Sorotan Publik!
Diduga PETI Milik Budi dan Hamzah Porak-Porandakan Hutan Adat dan Geopark Merangin di Desa Guguk
Jokowi Perlihatkan Ijazah SD hingga S1 dalam Persidangan Kasus Polemik Ijazah
Budpar Dogiyai Matangkan Persiapan Pekan Kreasi Daerah II
Prabowo Berhentikan Listyo Sigit dari Jabatan Kepala Staf Kepresidenan, Kasus Dugaan Penyadapan Jadi Sorotan
Hilirisasi Paten di Indonesia Masih di Bawah 5 Persen, Kemenkum Gelar Forum Bisnis Pertama
Konpers Putusan Ijazah Gibran Dibatalkan Mendadak, Ada Apa?
Berita ini 330 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 03:21 WIB

Dongkrak Ekonomi Pedagang UMKM, Perumda Pasar Cita Kota Bitung Hadirkan Idol Cilik 2026

Jumat, 6 November 2026 - 17:09 WIB

Diduga Terlibat PETI di Sungai Manau, Nama Anwar Pegawai RSUD Bangko Jadi Sorotan Publik!

Jumat, 6 November 2026 - 07:17 WIB

Diduga PETI Milik Budi dan Hamzah Porak-Porandakan Hutan Adat dan Geopark Merangin di Desa Guguk

Kamis, 5 November 2026 - 08:39 WIB

Budpar Dogiyai Matangkan Persiapan Pekan Kreasi Daerah II

Rabu, 4 November 2026 - 16:53 WIB

Prabowo Berhentikan Listyo Sigit dari Jabatan Kepala Staf Kepresidenan, Kasus Dugaan Penyadapan Jadi Sorotan

Berita Terbaru

Chat via WhatsApp