Puting Beliung di Tulang Bawang, 7 Rumah dan Gudang Petambak Udang Dipasena Rusak

Minggu, 8 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Korban angin puting beliung di Kampung Bumi Dipasena Abadi (7/12) suarautama.id

Korban angin puting beliung di Kampung Bumi Dipasena Abadi (7/12) suarautama.id

SUARA UTAMA, Tulang Bawang- Musibah angin puting beliung menerjang Kampung Bumi Dipasena Abadi, Kecamatan Rawajitu Timur, Tulang Bawang, Lampung, pada Sabtu (7/12) sekitar pukul 16.40 WIB. Bencana ini mengakibatkan tujuh rumah petani tambak udang mengalami kerusakan parah dan puluhan rumah lainnya rusak ringan

Menurut Kardio, Ketua Badan Permusyawaratan Kampung (BPK) Kampung Bumi Dipasena Abadi, angin kencang tiba-tiba bergerak dari arah utara disertai hujan lebat. “Angin tersebut menyapu beberapa rumah petambak, menyebabkan atap rumah terbawa angin dan teras rumah ambruk,” ungkapnya.

Rumah-rumah yang rusak mayoritas terbuat dari kerangka besi dengan dinding dan atap berbahan asbes. Struktur rumah semi panggung dengan lantai papan kayu tersebut sebagian besar sudah berumur tua, sehingga tidak mampu menahan terjangan angin.

Meski tidak ada korban jiwa, kerugian materi diperkirakan cukup signifikan. “Tujuh rumah mengalami kerusakan cukup berat dengan taksiran kerugian antara Rp1 juta hingga Rp5 juta per rumah, sementara puluhan rumah rusak ringan. Para korban sementara diungsikan ke rumah tetangga terdekat,” tambah Kardio.

BACA JUGA :  Peringatan ke 24  Tragedi 1 Maret 2000 Mengenang Pengorbanan Mengukuhkan Perjuangan 

Salah satu korban, Jatmiko (52), mengatakan bahwa rumahnya juga terkena angin puting beliung. “Beberapa atap rumah saya terlepas dan satu gudang pakan milik saya roboh,” ujarnya.

Menurutnya, ada tiga rumah tetangganya yang kondisinya cukup parah. Rumah lainnya mengalami kerusakan ringan, sementara untuk rumah di jalur lain, informasi masih belum jelas.

“Waktu kejadian itu angin dan hujan cukup deras, untungnya hanya sebentar. Malamnya tidak turun hujan, sehingga saya dan keluarga tidak mengungsi. Ada kamar yang masih aman dan bisa ditempati,” kata Jatmiko.

Warga setempat bergotong-royong membantu korban membersihkan puing-puing dan memperbaiki kerusakan rumah. Masyarakat berharap bantuan dari pemerintah daerah dan pihak terkait segera datang untuk meringankan beban para korban.

 

Penulis : Nafian Faiz

Berita Terkait

AR Learning Center Resmi Tetapkan Struktur Manajemen Kelembagaan Masa Kerja 2026
Gempa Magnitudo 6,4 Guncang Pacitan, Terasa hingga Malang dan Wilayah Sekitarnya
Kesempatan Emas! AR Learning Center Buka 10 Program Pelatihan Profesional Sekaligus dengan Promo Spesial
P3N Desa Lubuk Birah M. Aidil Fitra Diduga Gelapkan Uang Adminitrasi Nikah  
Peringatan 1 Abad Hari Lahir :NU Tanggamus Adakan Istighosah
Satgas Jalan Lurus Kunjungi Ponpes Al Fatah, Untuk Klarifikasi Dugaan Bullying: Ponpes Al Fatah Akui Tidak Ada Bullying di Ponpes Al Fatah
‎Proyek Jalan Setapak Beton Kelurahan Sungai Nibung Banyak yang Rusak, Lurah: Nanti Kita Perbaiki
Diduga Milik Jayak, Dua Excavator PETI Bebas Beroperasi di Pamenang Selatan, Warga Tantang Aparat Bertindak

Berita Terkait

Jumat, 6 Februari 2026 - 19:15

AR Learning Center Resmi Tetapkan Struktur Manajemen Kelembagaan Masa Kerja 2026

Jumat, 6 Februari 2026 - 11:06

Gempa Magnitudo 6,4 Guncang Pacitan, Terasa hingga Malang dan Wilayah Sekitarnya

Jumat, 6 Februari 2026 - 10:41

Kesempatan Emas! AR Learning Center Buka 10 Program Pelatihan Profesional Sekaligus dengan Promo Spesial

Sabtu, 31 Januari 2026 - 20:20

Peringatan 1 Abad Hari Lahir :NU Tanggamus Adakan Istighosah

Sabtu, 31 Januari 2026 - 15:20

Satgas Jalan Lurus Kunjungi Ponpes Al Fatah, Untuk Klarifikasi Dugaan Bullying: Ponpes Al Fatah Akui Tidak Ada Bullying di Ponpes Al Fatah

Sabtu, 31 Januari 2026 - 14:25

‎Proyek Jalan Setapak Beton Kelurahan Sungai Nibung Banyak yang Rusak, Lurah: Nanti Kita Perbaiki

Kamis, 29 Januari 2026 - 10:54

Diduga Milik Jayak, Dua Excavator PETI Bebas Beroperasi di Pamenang Selatan, Warga Tantang Aparat Bertindak

Kamis, 29 Januari 2026 - 07:26

Aman Beroperasi, Ateng Diduga Jadi Penampung dan Pembakar Emas PETI di Desa Langling

Berita Terbaru