Ultras West Sumatera 1980: Manifesto Semangat, Persatuan, dan Kehormatan Tribun

Kamis, 2 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Di bumi Ranah Minang, sepakbola bukan hanya permainan. Ia adalah denyut nadi yang mengalir di setiap jiwa, bahasa persatuan yang melampaui batas nagari, serta kebanggaan yang melekat dalam darah anak-anak Padang. Dari stadion Haji Agus Salim hingga pelosok kampung, setiap sorak, setiap tabuhan drum, setiap nyanyian adalah wujud cinta yang tidak bisa ditawar. Dan di balik semua itu berdiri sebuah identitas: Ultras West Sumatera 1980.

🔥 Api yang Tak Pernah Padam

Sejak awal berdirinya, Ultras West Sumatera 1980 tumbuh dengan satu tekad: mencintai klub tanpa syarat. Bagi mereka, mendukung bukan perkara menang atau kalah, bukan soal liga utama atau kasta kedua. Ini adalah soal kesetiaan, tentang menyalakan bara api semangat meski badai menghadang.

Generasi berganti, tribun berubah, tetapi satu hal tetap sama:

api itu tidak pernah padam. Di setiap akhir pekan, di setiap laga, mereka datang bukan hanya sebagai penonton, tetapi sebagai pengawal kebanggaan.

✊ Melawan Provokator, Menjaga Persatuan

Sepanjang perjalanan, selalu ada cobaan. Ada yang mencoba memecah, ada yang ingin mengotak-kotakkan, ada yang datang dengan niat provokasi. Namun Ultras West Sumatera 1980 menegaskan: musuh kita bukan sesama, melainkan mereka yang ingin menghancurkan solidaritas dari dalam.

Kami tegaskan:

Kami hancurkan provokasi dengan persatuan.

Kami lawan perpecahan dengan kesetiaan.

Kami balas pengkhianatan dengan kedewasaan dan disiplin.

Tribun bukan ruang untuk ego. Tribun adalah rumah bersama. Dan rumah ini harus dijaga dengan hormat, dengan persaudaraan, dan dengan keyakinan bahwa hanya persatuan yang membuat kita abadi.

🎶 Liberta:

Nafas Kehidupan Ultras

“Liberta” bukan sekadar kata. Ia adalah nafas yang menghidupkan setiap koreografi, setiap nyanyian, setiap bendera yang berkibar di tribun. Ia adalah kebebasan untuk mengekspresikan cinta, kebebasan untuk melawan lupa, kebebasan untuk menjadi suara pendukung yang berdiri tegak di belakang klub.

BACA JUGA :  Perkuat Kaderisasi dan Silaturahmi, Yayasan AR Learning Center Sukses Gelar Webinar Nasional bersama Trainer Internasional

Menjadi ultras adalah way of life. Itu berarti:

Setia tanpa syarat.

Ada di setiap saat, baik kala bahagia maupun terluka.

Kreatif dalam dukungan, bukan destruktif dalam perpecahan.

Solid dalam persaudaraan, kuat dalam menghadapi tekanan.

Ultras bukan sekadar hobi. Ia adalah identitas. Ia adalah jalan hidup.

⚽ Lebih dari 90 Menit

Apa yang dilakukan di tribun hanyalah permukaan dari sesuatu yang jauh lebih dalam. Bagi Ultras West Sumatera 1980, kehidupan bersama komunitas adalah cermin solidaritas sejati. Dari stadion, semangat itu dibawa keluar:

membantu kawan yang kesusahan, menggalang dana untuk korban bencana, hingga menguatkan sesama anggota yang sedang jatuh.

Karena bagi kami, loyalitas bukan hanya soal 90 menit pertandingan. Loyalitas adalah tentang hidup bersama, jatuh bangun bersama, dan bertahan bersama.

🚩 Manifesto Tribun

Hari ini, kami berseru:

Bakar kembali semangatmu!

Kawal kebanggaanmu!

Jangan beri ruang untuk pengkhianat dan provokator!

Jaga arah perjuangan, jangan lupakan tujuan!

Ultras West Sumatera 1980 adalah benteng, adalah nyawa tribun, adalah wajah kebanggaan Ranah Minang. Kami bukan sekadar suporter. Kami adalah keluarga, kami adalah perlawanan terhadap perpecahan, kami adalah bara api yang tidak akan padam.

Penutup

Ingat, kawan:

menjadi ultras bukan pilihan ringan. Ia adalah komitmen, ia adalah jalan panjang, ia adalah way of life. Maka pahami dulu sebelum melangkah. Pahami bahwa di tribun ini, kita bukan sekadar berdiri. Kita berdiri membawa nama, harga diri, dan kehormatan.

Semangat itu masih ada, dan akan selalu ada.
Ultras West Sumatera 1980 — Liberta, Persatuan, Kehormatan.

Penulis : Ziqro fernando

Editor : Ziqro fernando

Sumber Berita : Uws1980

Berita Terkait

Akui Kecorobohan Proses Pelatihan Pra Seleksi Magang IM Japan, Aris Wais Warisman Sampaikan Permohonan Maaf
Pemerintah Kecamatan Banyuanyar Ambil Sikap, Warga Pertanyakan Sanksi dan Permohonan maaf Secara Terbuka
AR Learning Center Resmi Tetapkan Struktur Manajemen Kelembagaan Masa Kerja 2026
Tips Menyambut Ramadhan 1447 H: Bulan Penuh Rahmat, Ampunan, dan Keberkahan
Terindikasi Mengambil Alih Kewenangan Administratif Desa, Oknum Pengacara Negara Kab. Probolinggo Jadi Sorotan
Gempa Magnitudo 6,4 Guncang Pacitan, Terasa hingga Malang dan Wilayah Sekitarnya
Kesempatan Emas! AR Learning Center Buka 10 Program Pelatihan Profesional Sekaligus dengan Promo Spesial
Peringatan 1 Abad Hari Lahir :NU Tanggamus Adakan Istighosah

Berita Terkait

Jumat, 6 Februari 2026 - 22:40

Akui Kecorobohan Proses Pelatihan Pra Seleksi Magang IM Japan, Aris Wais Warisman Sampaikan Permohonan Maaf

Jumat, 6 Februari 2026 - 21:04

Pemerintah Kecamatan Banyuanyar Ambil Sikap, Warga Pertanyakan Sanksi dan Permohonan maaf Secara Terbuka

Jumat, 6 Februari 2026 - 19:15

AR Learning Center Resmi Tetapkan Struktur Manajemen Kelembagaan Masa Kerja 2026

Jumat, 6 Februari 2026 - 12:39

Tips Menyambut Ramadhan 1447 H: Bulan Penuh Rahmat, Ampunan, dan Keberkahan

Jumat, 6 Februari 2026 - 12:13

Terindikasi Mengambil Alih Kewenangan Administratif Desa, Oknum Pengacara Negara Kab. Probolinggo Jadi Sorotan

Jumat, 6 Februari 2026 - 10:41

Kesempatan Emas! AR Learning Center Buka 10 Program Pelatihan Profesional Sekaligus dengan Promo Spesial

Sabtu, 31 Januari 2026 - 20:20

Peringatan 1 Abad Hari Lahir :NU Tanggamus Adakan Istighosah

Sabtu, 31 Januari 2026 - 15:20

Satgas Jalan Lurus Kunjungi Ponpes Al Fatah, Untuk Klarifikasi Dugaan Bullying: Ponpes Al Fatah Akui Tidak Ada Bullying di Ponpes Al Fatah

Berita Terbaru