lk21slot777slot777slottoto 4dslot thailandslotslot gacor hari inislot gacorslot gacorslot thailandzonawin777zonawin777zonawin777slot777link slot gacor hari inizonawin777slot777slot gacorslot gacorslotzonawin777slot thailandslot gacorslot thailandslot thailandslot thailandsitus totositus totozonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777Zonawin777Zonawin777Zonawin777zonawin777Zonawin777Zonawin777Zonawin777Zonawin777Zonawin777tempur777slot gacorslot gacorslot gacorslot gacorslot gacoratatotoatatotototo 4dtoto 4dtoto 4dtoto 4dtoto 4dtoto 4dtoto 4dtoto 4dtogel 4dtogel 4datatotototo 4dtoto 4dtoto 4datatotototo 4dtoto 4d

SUARA UTAMA Sumbar: Tolok Ukur Keberhasilan Nagari Mangaji dari Honor Guru Mangaji

Prof. Dr. Rodi Chandra, Wakil Kepala Perwakilan Provinsi Sumatera Barat

- Publisher

Kamis, 12 Maret 2026 - 16:33 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Prof. Dr. Rodi Chandra, Wakil Kepala Perwakilan Provinsi Sumatera Barat (Dok.Pribadi/SUARA UTAMA)

FOTO: Prof. Dr. Rodi Chandra, Wakil Kepala Perwakilan Provinsi Sumatera Barat (Dok.Pribadi/SUARA UTAMA)

Penulis oleh: Prof. Dr. Rodi Chandra, S.Pd., S.H., M.Pd., M.H., M.M., adalah seorang ahli hukum, akademisi, dan pengamat kebijakan publik asal Pesisir Selatan, Sumatera Barat, 

SUARA UTAMA, Pesisir Selatan – Rodi Chandra menyebut program unggulan Nagari Mangaji Pemerintahan Hendrajoni – Risnaldi Ibrahim menunjukkan prestasi gemilang, dengan telah berhasil mengurangi honorarium guru mangaji di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat

Bagaimana tidak, program unggulan yang semestinya mampu menjadi ikon religius bagi pemerintahannya dalam rangka memperbaiki akhlak generasi muda, dan agamis di wilayah itu dirasa tidak selaras dengan tingkat kesejahteraan para guru mangaji.

Sangat kontradiksi antara visi misi, program kerja dengan fakta kebijakan dilapangan.

“Sebelum adanya program Nagari Mangaji, guru mangaji mendapatkan honorarium sebesar Rp600 ribu rupiah disetiap bulannya, ” Ucapnya. Kamis 12/03 diruangan kerjanya.

“Nah, dengan adanya program Nagari Mangaji, honorarium guru Mangaji justru mengalami penurunan tajam ada yang Rp150 hingga Rp200 ribu rupiah disetiap bulannya, ” Tambahnya.

BACA JUGA :  Suara Utama Buka Ruang Berkarya bagi Penulis, Jurnalis dan Wartawan di Indonesia

Padahal, ulasanya. Guru mangaji merupakan garda terdepan dalam mewujudkan visi misi pemerintah daerah atas program Nagari Mangaji. Dan mesti di selaraskan antara upaya guru Mangaji dengan tingkat kesejahteraan yang diterima.

Sehingga, terangnya. Membuktikan bahwasanya program Nagari Mangaji tidak memiliki konstruksi yang jelas. Jika dibandingkan sebelum dan setelah adanya program Nagari Mangaji ini, maka indikator ketercapaian program Nagari Mangaji adalah keberhasilan mengurangi gaji guru mangaji.

BACA JUGA :  Penyidikan Kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek - KRL Bekasi, Polisi Tetapkan Masinis Tersangka

“Dan ini jelas merupakan tolok ukur salah satu dari visi misi pemerintah daerah. Hanya saja dikembalikan kepada masyarakat untuk menilainya, “tutupnya.

Salah sumber terpercaya mengakui, bahwasanya untuk tahun 2026, honor guru mangaji hanya berkisar sekitar Rp150 ribu hingga Rp200 ribu rupiah.

Dan jika dibandingkan dengan honor buang diterimanya sebelum Hendrajoni – Risnaldi Ibrahim memimpin dirasa sangat mencolok yaitunya sebesar Rp600.000.

“Sekarang ya, honor hanya Rp150 ribu sampai Rp200 ribu, ” Tutupnya.

Penulis : Prof. Dr. Rodi Chandra, S.H., M.H

Editor : Andre Hariyanto

Sumber Berita: Wartawan Suara Utama

Berita Terkait

Kasatreskrim Polres Merangin Dimutasi, Sertijab Ditunda karena Pengungkapan Kasus
Ketua Panitia Ungkap Perjuangan Umat Persiapkan Peresmian Gereja Paroki Idakebo
Bapas Padang Perkuat Tugas dan Fungsi serta Sinergi Reintegrasi Sosial melalui Kelayan Binter
Bapelkum Bitung Minta Peserta Pelatihan Hukum Jujur dalam Evaluasi: “Kalau Tidak, Kami Tak Bisa Perbaiki”
Diduga Api Bakaran Sampah, Ruko Furniture di Pematang Kandis Ludes Terbakar
Uskup Timika Bernadus Pemberkatan Goa Maria di Paroki Idakebo
Pemerintah Siapkan Pusat Rehabilitasi dan Reedukasi bagi Warga Binaan Pengguna Narkotika
Indonesia Gelar Dialog Global Tata Kelola Royalti Hak Cipta Lintas Negara di Era Digital
Berita ini 53 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:58 WIB

Kasatreskrim Polres Merangin Dimutasi, Sertijab Ditunda karena Pengungkapan Kasus

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:07 WIB

Ketua Panitia Ungkap Perjuangan Umat Persiapkan Peresmian Gereja Paroki Idakebo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 19:32 WIB

Bapas Padang Perkuat Tugas dan Fungsi serta Sinergi Reintegrasi Sosial melalui Kelayan Binter

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:28 WIB

Bapelkum Bitung Minta Peserta Pelatihan Hukum Jujur dalam Evaluasi: “Kalau Tidak, Kami Tak Bisa Perbaiki”

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:47 WIB

Uskup Timika Bernadus Pemberkatan Goa Maria di Paroki Idakebo

Berita Terbaru

https://mancingjitu.com/