Sejumlah Wali Murid Kelas Xll SMAN 5 Merangin Keluhkan Kebijakan Pihak Sekolah yang Plin Plan

- Publisher

Minggu, 28 April 2024 - 21:21 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

💰 Ayo Dukung Keberlanjutan Media & Jurnalisme
+ Berpartisipasi

Foto: SMAN 5 Merangin Provinsi Jambi

Foto: SMAN 5 Merangin Provinsi Jambi

SUARA UTAMA, Merangin – Dibalik sukses nya acara perpisahan murid kelas Xll SMAN 5 Merangin tahun pelajaran 2023/2024 yang dilaksanakan pada sabtu 27 April 2024 yang di hadiri oleh seluruh wali murid kelas Xll dan beberapa undangan pejabat dan tokoh masyarakat setempat, ternyata menyisakan masalah. Foto:

Sejumlah wali murid kelas XII SMAN 5 Merangin mengeluhkan dengan kebijakan dari Pihak Sekolah yang dianggap tidak konsisten dan plin plan terkait dengan pembayaran administrasi ujian Sumatif akhir yang sebelumnya sudah di sepakati dalam rapat Wali murid jika pembayaran administrasi ujian dapat di cicil selama tiga kali .

BACA JUGA :  Pemkab Dogiyai Serahkan 16 Calon Mahasiswa untuk Kuliah di UNPAR Bandung

Saat dikonfirmasi oleh awak media, wali murid tersebut menyampaikan keluhannya terkait dengan pembayaran uang administrasi yang harus di lunasi sebelum anaknya mengikuti ujian tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

‘SR’ selaku wali murid siswa kelas XIl menjelaskan, pihaknya sangat terkejut ketika menerima surat dari pihak sekolah yang menerangkan bahwa semua administrasi Sekolah wajib di lunasi sebelum ujian Sumatif akhir di laksanakan.

Diantaranya adalah wajib melunasi administrasi sekolah SMAN 5 Merangin yaitu, Komite sampai bulan juni, padahal para murid kelas Xll sudah mengakhiri masa study nya pada bulan April 2024, namun membayar uang Komite lagi hingga bulan juni 2024, selain itu melunasi uang perpisahan dan ujian.

“Ya padahal pas rapat wali murid kemarin sudah di sepakati kalau pembayaran uang administrasi sekolah tersebut bisa di ansur selama tiga kali, tapi kenapa sekarang kok berbeda, ini suratnya dari pihak sekolah menerangkan bahwa semua administrasi harus di lunasi sebelum ujian, ya tentu saya selaku orang tua sangat terbebani dalam mencari uang yang tidak sedikit tersebut, apalagi waktunya cuma tiga hari, jelas kami pontang Panting cari pinjaman uang tersebut demi agar anak kami bisa ikut ujian, ” Demikian ucapnya

BACA JUGA :  Kabut Asap Pekat Selimuti Padang Pariaman, Masyarakat Diimbau Waspadai Gangguan Pernapasan

Hingga berita ini dirilis pihak media ini belum mengkonfirmasi kepada pihak Kepala sekolah SMAN 5 Merangin guna di dengar keterangan nya.

Penulis : Ady Lubis

Sumber Berita: Wartawan Suara Utama

Berita Terkait

Redaksi SUARA UTAMA Dorong Peningkatan Kompetensi Jurnalis melalui Uji Kompetensi Wartawan
Pemkab Dogiyai Serahkan 16 Calon Mahasiswa untuk Kuliah di UNPAR Bandung
Bupati Yudas Tebai Tegaskan Beasiswa Dogiyai Harus Berkelanjutan
Kabut Asap Pekat Selimuti Padang Pariaman, Masyarakat Diimbau Waspadai Gangguan Pernapasan
Bupati Dogiyai Kukuhkan Pokja Bunda PAUD 2026
Kepsek Ancelina: HUT ke-63 Jadi Momentum Kemajuan Pendidikan SMP YPPK Fransiskus Moanemani
Siswa SDN 66 Jelatang I Diduga Dikeroyok Enam Teman di Dalam Kelas, Orang Tua Tempuh Jalur Hukum
Perkuat Kapasitas Epidemiolog, Indonesia Ikuti Training of Trainers FETP di Bangkok Thailand
Berita ini 859 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 14:37 WIB

Redaksi SUARA UTAMA Dorong Peningkatan Kompetensi Jurnalis melalui Uji Kompetensi Wartawan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:48 WIB

Pemkab Dogiyai Serahkan 16 Calon Mahasiswa untuk Kuliah di UNPAR Bandung

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:26 WIB

Bupati Yudas Tebai Tegaskan Beasiswa Dogiyai Harus Berkelanjutan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:08 WIB

Kabut Asap Pekat Selimuti Padang Pariaman, Masyarakat Diimbau Waspadai Gangguan Pernapasan

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 10:35 WIB

Bupati Dogiyai Kukuhkan Pokja Bunda PAUD 2026

Berita Terbaru

Chat via WhatsApp