Saugas Goo Dibebaskan, Begini Kata DPRD dan Pemuda Dogiyai

- Publisher

Rabu, 23 November 2022 - 20:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARA UTAMA, NABIRE – Ketua Komite Nasional Papua Barat (KNPB) wilayah Dogiyai dibebaskan dari Polres Nabire setelah ditahan sebelumnya, Selasa (22/11) di kampung Mauwa, Dogiyai.

Untuk itu, Pemberitahuan atau keluarkan rapat itu kemarin hari Selasa, (22/11) tetapi posting media suara utama.id adalah pada hari Rabu (23/11), Malam.

Usai dibebaskan, Saugas Goo, Rabu (23/11) di kantor Polres Nabire kepada media ini menjelaskan dirinya ditangkap saat dirinya sedang antri bensin di Pertamina Mauwa, Dogiyai.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Iya sangat benar. Kemarin polisi tangkap saya. Setelah itu, saya dibawa ke kantor Polres Dogiyai. Beberapa jam kemudian, tangan saya diborgol dan mata saya ditutup. Lalu, atas perintah Kapolres, saya dibawa turun ke Nabire. Mata saya dibuka setelah saya di Polres,” Jelas Saugas Goo

BACA JUGA :  Longsor Mengancam. Perusahan Dan Pemerintah Hanya Diam, Kampung Tumbit Dayak di Lingkar Tambang Menanti Kepedulian

Selama ia di tahan, tambah Goo, dirinya baik-baik saja. “Saya tidak dipukul. Tadi malam saya bermalam di ruang Reskrim. Saya baik-baik samapi keluar barusan tadi,” Tambah Goo.

Tokoh Pemuda Dogiyai, Benny Goo mengatakan Saugas Goo ditahan untuk dimintai keterangan terkait sejumlah kejadian yang terjadi di Dogiyai beberapa waktu belakangan seperti pencurian, kebakaran hingga kecelakaan lalulintas.

BACA JUGA :  Pemimpin Redaksi Andre Hariyanto Ajak Seluruh Keluarga Besar Hadiri Silatnas & Anniversary 2026

Setelah kami datangi ke Polres Nabire, dan kami tanya. Saugas ditahan untuk dimintai keterangan sebagai saksi atas sejumlah kejadian di Dogiyai.

Anggota DPRD Dogiyai, Yusak Ernest Tebai didampingi Yones Waine, Melianus Wogee dan Yulianus Keiya bersama sejumlah warga Dogiyai datangi ke Polres Nabire

“Kami sangat sayangkan sikap aparat keamanan yang secara tidak bijak lakukan penangkapan terhadap Saugas Goo,” Kata Tebai diiyakan anggota DPRD Dogiyai yang lain.

BACA JUGA :  Perselisihan antar pekerja lokal dikutai timur. Pemutusan hubungan kerja, Belum menemui titik terang. 

Ia meminta kepada Aparat Keamanan untuk ke depan harus sesuai dengan prosedur hukum yang benar.

“Hal serupa jangan terjadi lagi di Dogiyai,” Tegas DPRD Dogiyai.

DPRD Dogiyai juga pertanyakan, kenapa Saugas Goo harus dibawa ke Nabire? Sementara, bisa dilakukan proses pemeriksaan sebagai saksi bisa dilakukan di Dogiyai.

“Kami juga meminta dengan tegas, agar ke depan pimpinan lintas sektor di kabupaten Dogiyai harus dihidupkan. Agar, masalah-masalah seperti ini harus diselesaikan di Dogiyai,” Tegas DPRD Dogiyai. (*)

Berita Terkait

Polda Sulsel Gelar Ziarah Rombongan, Teguhkan Semangat Pengabdian di Hari Bhayangkara Ke-80
HUT Bhayangkara ke-80, Polres Barsel Kumpulkan 26 Kantong Darah Lewat Donor Massal
Posbankum Jadi Jembatan Keadilan, Bapelkum dan BNN Ajak Warga Lawan Narkoba
Aliansi Lingkungan Soroti Rencana PT Conch di Barru
Tim Investigasi HAM Soroti Penanganan Kasus Kembru Berdarah oleh Komnas HAM
Berkumpul tokoh sentral adat, PYM Datu Amir MA (Sultan Sambaliung), PYM Adji Raden M. Bahkrun (Sultan Gunung Tabur), serta H. Datu Dissan Hasanudin Maulana (Sultan Bulungan)
Lapas Kelas IIB Sarolangun Klarifikasi Dugaan Keterlibatan Petugas, Kalapas: Kami Masih Lakukan Pendalaman Secara Menyeluruh
Lapas Kelas IIB Bangko dan BPS Merangin Perkuat Sinergi Sukseskan Sensus Ekonomi 2026
Berita ini 42 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 12:41 WIB

Polda Sulsel Gelar Ziarah Rombongan, Teguhkan Semangat Pengabdian di Hari Bhayangkara Ke-80

Rabu, 24 Juni 2026 - 10:17 WIB

HUT Bhayangkara ke-80, Polres Barsel Kumpulkan 26 Kantong Darah Lewat Donor Massal

Rabu, 24 Juni 2026 - 03:03 WIB

Posbankum Jadi Jembatan Keadilan, Bapelkum dan BNN Ajak Warga Lawan Narkoba

Selasa, 23 Juni 2026 - 21:43 WIB

Aliansi Lingkungan Soroti Rencana PT Conch di Barru

Selasa, 23 Juni 2026 - 18:45 WIB

Berkumpul tokoh sentral adat, PYM Datu Amir MA (Sultan Sambaliung), PYM Adji Raden M. Bahkrun (Sultan Gunung Tabur), serta H. Datu Dissan Hasanudin Maulana (Sultan Bulungan)

Berita Terbaru

Berita Utama

Aliansi Lingkungan Soroti Rencana PT Conch di Barru

Selasa, 23 Jun 2026 - 21:43 WIB