Pria mabuk mengamuk berujung tragis, seorang wartawan jadi korban pembacokan

Kamis, 1 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

1000111514 Pria mabuk mengamuk berujung tragis, seorang wartawan jadi korban pembacokan Suara Utama ID Mengabarkan Kebenaran | Website Resmi Suara Utama
Dokumentasi: wartawan korban pembacokan

SUARA UTAMA, Mesuji – Aan Setiawan, wartawan dari Mesuji, menjadi korban pembacokan oleh seorang pria yang diduga sedang mabuk pada Kamis (01/08/2024).

Peristiwa ini terjadi di sebuah kafe milik Wati di Simpang pematang, yang juga merupakan saksi mata kejadian. Menurut Wati, pelaku pembacokan adalah seorang pria bernama Robin. Aan Setiawan mengalami luka serius akibat sabetan golok yang dilakukan oleh Robin.

Screenshot 20240114 110509 696x678 1 Pria mabuk mengamuk berujung tragis, seorang wartawan jadi korban pembacokan Suara Utama ID Mengabarkan Kebenaran | Website Resmi Suara Utama
Dokumentasi: Aan setiawan

Kejadian bermula ketika Robin datang ke kafe bersama istrinya. Di kafe tersebut, terdapat seorang anggota intel Kodim bernama Wayan sedang menyanyi. Awalnya, Robin dan Wayan terlibat percakapan sambil bernyanyi. Namun, situasi memanas ketika Robin melihat Wayan melirik istrinya, yang membuatnya marah dan memicu keributan mulut. Robin kemudian mengambil golok dan mengejar Wayan yang segera melarikan diri. Dalam kemarahannya, Robin mencari Wayan dan mengamuk membabi buta, menyerang siapa pun yang ada di luar kafe.

BACA JUGA :  Kasus Dugaan Keracunan MBG di Agam: 86 Orang Jadi Korban, Mitra Kerja Diduga Tak Jalankan SOP

Seorang pekerja di kafe tersebut menelepon Aan Setiawan untuk melaporkan keributan yang terjadi. Aan, yang dikenal dan mengenal Robin, segera menuju kafe dengan mobilnya. Sesampainya di kafe, Aan melihat Robin yang masih mengamuk. Aan mencoba mendekati Robin untuk melerai, namun sebelum sempat melakukannya, Robin langsung menyabetkan goloknya ke arah Aan, menyebabkan luka lebar dan berdarah di pundak dan telinganya. Setelah mengamuk, Robin pun kabur meninggalkan kafe bersama istrinya.

Saudara kandung Aan Setiawan mendesak pihak kepolisian untuk segera menangkap pelaku pembacokan terhadap adiknya. “Kami tidak bisa membiarkan permasalahan ini begitu saja dan akan mengawal hingga pelaku tertangkap,” ujarnya.

Berita Terkait

Klarifikasi Penanam kayu Sengon Yang di Tebang Pinggir Jalan Ruas Jalan Pekalen -Klenang kidul
KNPB Wilayah Dogiyai Gelar Pelantikan Pengurus dan Pergantian Nama Sektor Puga Yamo
PETI di Desa Bukit Bungkul Mengamuk, Aparat Diam: Ada Beking Kuat di Balik Ponidi?
Diduga Lalai Dalam Menjalankan Tugas, Oknum Petugas Jalan PU Ruas Jalan Pekalen -Klenang Jadi Sorotan 
Pembangunan Jembatan di Desa Lubuk Birah Mangkrak, Warga Keluhkan Janji Tak Tepat Waktu: Kades Bungkam
Hari Pers Nasional 2026, Suara Utama Konsisten Mengabarkan Kebenaran untuk Publik
Kayu Sengon Ditebang, Oknum Petugas DPUPR Ruas Jalan Pekalen -Klenang Terindikasi Gagal Dalam Penegakan Hukum
Pemuda Pancasila Tanggamus Ucapkan Selamat atas Terpilihnya Ketua dan Sekretaris DPW PPP Lampung

Berita Terkait

Selasa, 10 Februari 2026 - 20:06

Klarifikasi Penanam kayu Sengon Yang di Tebang Pinggir Jalan Ruas Jalan Pekalen -Klenang kidul

Selasa, 10 Februari 2026 - 11:46

KNPB Wilayah Dogiyai Gelar Pelantikan Pengurus dan Pergantian Nama Sektor Puga Yamo

Selasa, 10 Februari 2026 - 06:38

PETI di Desa Bukit Bungkul Mengamuk, Aparat Diam: Ada Beking Kuat di Balik Ponidi?

Senin, 9 Februari 2026 - 18:30

Diduga Lalai Dalam Menjalankan Tugas, Oknum Petugas Jalan PU Ruas Jalan Pekalen -Klenang Jadi Sorotan 

Senin, 9 Februari 2026 - 07:31

Pembangunan Jembatan di Desa Lubuk Birah Mangkrak, Warga Keluhkan Janji Tak Tepat Waktu: Kades Bungkam

Minggu, 8 Februari 2026 - 19:19

Kayu Sengon Ditebang, Oknum Petugas DPUPR Ruas Jalan Pekalen -Klenang Terindikasi Gagal Dalam Penegakan Hukum

Minggu, 8 Februari 2026 - 18:46

Pemuda Pancasila Tanggamus Ucapkan Selamat atas Terpilihnya Ketua dan Sekretaris DPW PPP Lampung

Minggu, 8 Februari 2026 - 17:56

Solar Jadi Nyawa PETI Tabir Barat: Penyuplai BBM Diduga Bebas Berkeliaran, Aparat Seolah Tutup Mata

Berita Terbaru