Pedagang Mengeluh, Pembangunan  Pasar Painan Tak kunjung selesai

- Publisher

Minggu, 25 Agustus 2024 - 20:44 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pessel, SUARA UTAMA id — Pedagang relokasi pasar Inpres Painan yang berjualan di kios penampungan sementara keluhkan sepi pengunjung, akibatnya berdampak pada omset mereka jauh berkurang Ingga 100 persen yang disebabkan oleh Pembangunan pasar inpres Painan Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), tidak kunjung selesai.

 

Kondisi kios penampungan sementara yang berada di sepanjang jalan Diponegoro Painan Selatan yang di bangun pemkab kabupaten pesisir Selatan sebagai tempat relokasi pembangunan pasar inpres Painan bagi ratusan pedagang.

BACA JUGA :  Bapelkum Bitung Bekali 15 Peserta MagangHub dengan Etos Kerja dan Integritas

 

Pembangunan kios penampungan sementara oleh pemkab kabupaten pesisir Selatan Yang berbentuk memajang dengan menggunakan anggaran APBD tahun 2023 dengan total anggaran mencapai.1,4.Miliar rupiah.

 

Sedangkan untuk pembangunan pasar inpres Painan yang baru sudah berjalan kurang lebih 2 tahun dengan menggunakan anggaran APBN dari kementrian PUPR yang mencapai sebesar 60 Miliar rupiah masih belum ada tanda-tanda Penyeselesaian nya,

 

Hal ini berdampak kepada pedagang relokasi yang menempati kios penampungan sementara yang di bangun pemkap kabupaten pesisir Selatan mengeluhkan sepi pengunjung dan pembeli.

BACA JUGA :  Resmi Berdiri, Yayasan Suara Utama Indonesia (YSUI) Siap Perkuat Ekosistem Media, Pendidikan, dan Sosial

 

Nopendra sani Pedagang ikan saat diwawancara mengatakan, kurang lebih 2 tahun iya berjulan ikan di lapak milik nya sangat memperhatikan, biasanya iya bisa mengambiskan ikan Beberapa kuintal setiap hari kini jahuh merosot Ingga 70 sampai 90 persen.

 

Sementara itu hal yang sama juga di sampaikan salah seorang pedagang sembako yang di panggil bapak Aserman, mengatakan semenjak iya di relokasi ketempat kios penampungan sementara

Daya penjualan jahuh menurun.

BACA JUGA :  Fakta Sidang Kasus 997 Ekstasi Samarinda: Advokat Krissandi & Partners Buktikan Kliennya Hanya Sopir Carteran Tanpa 'Mens Rea'

 

Selain itu salah seorang pedagang sayur juga mengatakan hal sama kurang lebih 1 tahun iya berjualan di kios yang iya tempati sangat dirasakan dampaknya karena sepi pembeli, iya berharap kepada pemerintah pembangunan pasar inpres Painan yang baru agar segera’ di selesaikan

 

Salah seorang warga Febi Maha Putra yang tinggal di dekat lokasi kios penampungan mengatakan, sangat disayangkan lambatnya proses Penyelesaian pembangunan pasar inpres Painan baru selain berdampak kepada pedagang juga Berdampak pada aktivitas warga sekitar.

Penulis : Beng Siswanto

Berita Terkait

Kebakaran Gunung Kawi-Butak hingga Arjuno, Yayasan Suara Utama Indonesia Serukan Kepedulian
5 Jurnalis Hilang Kontak Saat Liputan Gunung Anak Krakatau, Founder YSUI Ajak Insan Pers Panjatkan Doa
Dedikasi Membuahkan Hasil: Delegasi SMA Ar Rohmah Guncang Panggung Asean Olympiad 2026 dengan Sederet Kemenangan
Yayasan Suara Utama Indonesia Soroti Polemik Sound Horeg dan Etika, Pernyataan “Goblok” Jadi Sorotan
Yayasan Suara Utama Indonesia Perkuat Kiprah di Dunia Pers
DPC APPRODI Bekasi Raya Periode 2026–2031 Resmi Dilantik pada Ajang Engagement Day 2026
Kolaborasi 30 TBM Kab. Tanggamus Dorong Akselerasi Literasi Berbasis Kearifan Lokal
Resmi Berdiri, Yayasan Suara Utama Indonesia (YSUI) Siap Perkuat Ekosistem Media, Pendidikan, dan Sosial
Berita ini 321 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 23:47 WIB

Kebakaran Gunung Kawi-Butak hingga Arjuno, Yayasan Suara Utama Indonesia Serukan Kepedulian

Minggu, 13 September 2026 - 13:24 WIB

5 Jurnalis Hilang Kontak Saat Liputan Gunung Anak Krakatau, Founder YSUI Ajak Insan Pers Panjatkan Doa

Jumat, 11 September 2026 - 13:53 WIB

Dedikasi Membuahkan Hasil: Delegasi SMA Ar Rohmah Guncang Panggung Asean Olympiad 2026 dengan Sederet Kemenangan

Kamis, 10 September 2026 - 11:29 WIB

Yayasan Suara Utama Indonesia Soroti Polemik Sound Horeg dan Etika, Pernyataan “Goblok” Jadi Sorotan

Selasa, 8 September 2026 - 10:21 WIB

Yayasan Suara Utama Indonesia Perkuat Kiprah di Dunia Pers

Berita Terbaru

https://mancingjitu.com/