SUARA UTAMA, Tanjabbar – Gunakan anggaran APBD Kabupaten Tanjab Barat tahun 2025 hingga puluhan miliar. Kualitas pengerjaan proyek peningkatan jalan di Kecamatan Seberang Kota jadi sorotan warga.
Pengerjaan lanjutan proyek peningkatan jalan Kecamatan Seberang Kota yang berlokasi di Desa Kuala Kahar dipertanyakan warga.
Anggaran APBD Digelontorkan Puluhan Miliar, Tapi Kualitas Jalan Rusak
Pasalnya, proyek yang menelan anggaran hingga puluhan miliar ini belum selesai dikerjakan sudah rusak, bahkan hingga saat ini masih dalam pengerjaan.
Di lokasi terpantau kondisi jalan yang rusak, berlubang, dan banyaknya tumpukan material berupa batu di sepanjang jalan dan terparkir dua alat berat.
Tanggapan Warga Terkait Proyek Peningkatan Jalan Seko
Menurut warga setempat, proyek tersebut adalah timbunan ulang karena sebelumnya sudah ada penimbunan, namun kondisinya sudah rusak dan berlubang.
“Itu timbunan ulang Pak, sebelumnya sudah ditimbun batu mungkin karena banyak yang rusak ditimbun ulang,” kata warga.
Warga juga menjelaskan kerusakan tidak terjadi di satu titik saja melainkan hampir seluruh timbunan awal sudah rusak sebelum berakhir masa pekerjaan.
“Tidak lama ditimbun sudah rusak, mungkin jadi temuan pihak terkait maka dilakukan pengerjaan ulang, hari ini tidak bekerja karena hari libur biasanya mereka bekerja,” ungkap salah satu warga berinisial (DN) kepada awak media pada Kamis (25/12/2025).
Warga menyayangkan proyek yang mengelontorkan dana besar ini dikerjakan asal-asalan, sehingga mutu dan kualitas pekerjaannya jauh dari memuaskan.
“Sangat disayangkan, proyek ini dananya sangat besar, tapi kualitas pekerjaannya seperti itu, kami berharap pemerintah dan dinas terkait tidak tutup mata,” tegasnya.
Kepala Desa Kuala Kahar Angkat Bicara Terkait Proyek Peningkatan Jalan Seko
Sementara itu, Kepala Desa Kuala Kahar, Sundari saat dikonfirmasi membenarkan jika material yang berjajar di sepanjang jalan lintas antar desa tersebut untuk menimbun ulang proyek yang dikerjakan sebelumnya.
“Informasi seperti itu Pak, ditimbun ulang mungkin karena timbunan sebelumnya banyak yang rusak, ” jelasnya saat ditemui media pada Kamis (25/12/2025).
Sayangnya Kabid Bina Marga Dinas PUPR Kabupaten Tanjab Barat, Dondri hingga hari ini masih bungkam terkait pekerjaan pengerasan jalan di Kecamatan Seko.
Saat diupayakan konfirmasi beberapa kali melalui via WhatsApp pribadinya Kabid Bina Marga juga tidak membalas.
Hingga berita ini diterbitkan Kabid, Konsultan Pengawas, dan Kontraktor pelaksana pekerjaan belum memberikan jawaban terkait pengerjaan yang rusak dan hingga kini belum selesai.
Penulis : Hengky Deviza
Editor : Nurana Prasari
Sumber Berita : Wartawan Suara Utama






