Doa Nasional Untuk Korban Gempa Cianjur dan Sekitarnya

Buya Dr. Hamdan Firmansyah, Pimpinan Pesantren Modern Cendekia menyerukan doa bersama kepada para kader ulama Kota Sukabumi

- Publisher

Selasa, 22 November 2022 - 11:14 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

💰 Ayo Dukung Keberlanjutan Media & Jurnalisme
+ Berpartisipasi

Foto salah satu keluarga korban selamat gempa Cianjur di depan bangunan roboh

Foto salah satu keluarga korban selamat gempa Cianjur di depan bangunan roboh

SUARA UTAMA, SUKABUMI – Pada senin, 21 November 2022 Pukul 13:21:10 WIB guncangan gempa bumi Magnitundo 5,6 terjadi di Kabupaten Cianjur Provinsi Jawa Barat, Hiposentrum/kedalaman gempa 10 kilometer di bawah permukaan bumi. Episentrum/pusat gempa di darat sekitar 10 kilometer Barat Daya Kabupaten Cianjur atau 15 kilometer dari Kota Sukabumi.

Foto: Dok. Mas Andre Hariyanto. Pamflet Poster/Redaksi Suara Utama Kembali Membuka Kesempatan Bergabung Menjadi Kaperwil, Kabiro, Koresponden, Jurnalis/Suara Utama
Foto: Dok. Mas Andre Hariyanto. Pamflet Poster/Redaksi Suara Utama Kembali Membuka Kesempatan Bergabung Menjadi Kaperwil, Kabiro, Koresponden, Jurnalis/Suara Utama

Guncangan gempa Cianjur terasa di beberapa wilayah di Jawa Barat, Banten, DKI Jakarta hingga Jawa Tengah tepatnya dirasakan warga di Pulau Nusakambangan Cilacap.

BACA JUGA : Gempa Bumi M 5.6 di Cianjur, Yayasan Pusat Pembelajaran Nusantara JOGJA Terima Open Donasi dan Turun Aksi

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati menyampaikan hasil monitoring BMKG  2 jam (Sekitar pukul 15:20 WIB) pasca terjadi gempa menunjukkan 25 kali gempa susulan dengan magnitudo terbesar 4 dan terkecil 1,8. Gempa Cianjur kategori dangkal karena berada di darat di sekitar kota-kota besar. Dampak yang diakibatkan itu guncangan cukup kuat, dan ini merata yang mana rentan terjadi bangunan roboh.

BACA JUGA :  Salah Data Pelanggan, Meteran Warga Bangko Dicabut: PDAM Akui Keliru, Janji Pasang Kembali Tak Ditepati
Yayasan Pusat Pembelajaran Nusantara, Lembaga AR Learning Center, Suara Utama dan Dapur Pena Membuka Open Donasi untuk Korban Gempa Bumi Cianjur. Foto/Flyer: Mas Andre/Fikri/Sekar (SUARA UTAMA).
Yayasan Pusat Pembelajaran Nusantara, Lembaga AR Learning Center, Suara Utama dan Dapur Pena Membuka Open Donasi untuk Korban Gempa Bumi Cianjur. Foto/Flyer: Mas Andre/Fikri/Sekar (SUARA UTAMA).

Berdasarkan data Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hingga pukul 20:00 WIB tercatat korban jiwa akibat gempa Cianjur mencapai 162 orang. Gubernur Ridwan Kamil mengatakan seiring dengan evakuasi yang akan dilakukan oleh tim SAR Selasa pagi hari ini, ada kemungkinan jumlah korban akan berubah. Ia menyatakan bersama semua tim gabungan pagi ini akan melakukan secara besar-besaran evakuasi korban gempa Cianjur.

Yayasan Pusat Pembelajaran Nusantara, Lembaga AR Learning Center, Suara Utama dan Dapur Pena Membuka Open Donasi untuk Korban Gempa Bumi Cianjur. Foto/Flyer: Mas Andre/Fikri/Sekar (SUARA UTAMA).
Yayasan Pusat Pembelajaran Nusantara, Lembaga AR Learning Center, Suara Utama dan Dapur Pena Membuka Open Donasi untuk Korban Gempa Bumi Cianjur. Foto/Flyer: Mas Andre/Fikri/Sekar (SUARA UTAMA).

Di sisi lain, Buya Dr. Hamdan Firmansyah, CT-ALC, Master Trainer of AR Learning Center, Pimpinan Pesantren Modern Cendekia yang juga Pengurus MUI dan DMI Kota Sukabumi menyerukan doa nasional untuk korban gempa Cianjur dan yang terdampak sekitarnya kepada para kader ulama Kota Sukabumi yang bisa diteruskan melalui media sosial, di mana kekuatan doa yang ikhlas dapat menghadirkan rahmat Allah SWT dan semoga semua korban gempa diberi kekuatan lahir dan batin serta semua tim gabungan dan sukarelawan yang akan melakukan evakuasi diberikan keselamatan.

BACA JUGA :  Aparatur Desa Tagih Janji Bank Jatim Cabang Kraksaan, Pimpinan Sibuk Full Hingga 10 Hari Kerja Tidak Bisa Temui Media

Berita Terkait

Dongkrak Ekonomi Pedagang UMKM, Perumda Pasar Cita Kota Bitung Hadirkan Idol Cilik 2026
Diduga Terlibat PETI di Sungai Manau, Nama Anwar Pegawai RSUD Bangko Jadi Sorotan Publik!
Aparatur Desa Tagih Janji Bank Jatim Cabang Kraksaan, Pimpinan Sibuk Full Hingga 10 Hari Kerja Tidak Bisa Temui Media
Diduga PETI Milik Budi dan Hamzah Porak-Porandakan Hutan Adat dan Geopark Merangin di Desa Guguk
Oknum Kepala SDN Sumberagung Memilih Diam, Ketua DPC Projamin Geram Atas Dugaan Praktek Pungli dan Penjualan LKS
Jokowi Perlihatkan Ijazah SD hingga S1 dalam Persidangan Kasus Polemik Ijazah
Budpar Dogiyai Matangkan Persiapan Pekan Kreasi Daerah II
Terindikasi Borong Pelanggaran, Oknum di SDN Tamansari lll Diduga Menarik Iuran Perminggu, Perbulan dan Penjualan LKS
Berita ini 156 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 03:21 WIB

Dongkrak Ekonomi Pedagang UMKM, Perumda Pasar Cita Kota Bitung Hadirkan Idol Cilik 2026

Jumat, 6 November 2026 - 17:09 WIB

Diduga Terlibat PETI di Sungai Manau, Nama Anwar Pegawai RSUD Bangko Jadi Sorotan Publik!

Jumat, 6 November 2026 - 09:51 WIB

Aparatur Desa Tagih Janji Bank Jatim Cabang Kraksaan, Pimpinan Sibuk Full Hingga 10 Hari Kerja Tidak Bisa Temui Media

Jumat, 6 November 2026 - 07:17 WIB

Diduga PETI Milik Budi dan Hamzah Porak-Porandakan Hutan Adat dan Geopark Merangin di Desa Guguk

Kamis, 5 November 2026 - 19:09 WIB

Oknum Kepala SDN Sumberagung Memilih Diam, Ketua DPC Projamin Geram Atas Dugaan Praktek Pungli dan Penjualan LKS

Berita Terbaru

Chat via WhatsApp