Diduga Dibacking Orang Kuat, PETI Milik Eng di Sungai Putih Melenggang Bebas Tak Tersentuh Hukum

Kamis, 4 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARA UTAMA,Merangin – Aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI) yang menggunakan alat berat jenis ekskavator di Desa Sungai Putih, Kecamatan Bangko Barat, Kabupaten Merangin, Jambi, kembali menjadi sorotan publik. Kegiatan yang diduga milik seorang pria berinisial Eng tersebut disebut warga seolah-olah “kebal hukum” karena tetap berjalan bebas tanpa hambatan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun media ini, aktivitas PETI di lokasi tersebut sudah berlangsung sejak lama. Seorang warga setempat, WS, menjelaskan bahwa lokasi tambang ilegal itu dikenal luas sebagai milik Eng.

“Semua orang di sini tahu itu lokasi milik Eng. Dari cerita yang beredar, aktivitas itu diduga ada backing kuat dari oknum tertentu. Itu sebabnya alat berat bisa bekerja siang malam tanpa takut razia,” ujar WS

Sejumlah warga lain yang ditemui juga mempertanyakan siapa pihak yang berada di belakang kegiatan tambang emas ilegal tersebut. Mereka menilai mustahil sebuah operasi besar yang menggunakan alat berat bisa berlangsung lama tanpa adanya perlindungan dari pihak tertentu.

“Kalau tidak ada orang kuat di belakangnya, mana mungkin ekskavator bisa keluar masuk seenaknya? Kami bertanya-tanya, siapa sebenarnya yang melindungi aktivitas ini?” ungkap salah satu warga, yang meminta namanya dirahasiakan.

BACA JUGA :  Anak Muda Papua Akui Kehebatan Mas Andre Mengkader Menulis, Kini Lahir Media Jernih Papua Jebolan Suara Utama ID

“Kami masyarakat hanya bisa melihat. Yang menambang untung, tapi kami yang akan kena dampak bencananya,” tambah warga lainnya.

Warga juga menyoroti sikap aparat penegak hukum yang dinilai belum mengambil langkah tegas, meski lokasi aktivitas PETI sangat mudah dijangkau dan terbuka untuk diawasi.

“Aparat seolah-olah tutup mata. Padahal lokasinya dekat dari jalan dan dekat dari permukiman,” keluh tokoh masyarakat setempat.

Selain dugaan adanya backing kuat, warga juga mengkhawatirkan dampak lingkungan yang ditimbulkan aktivitas PETI tersebut. Penambangan emas menggunakan alat berat berpotensi merusak tanah, mencemari aliran sungai, serta memicu bencana seperti longsor dan banjir bandang.

“Kalau alat berat sudah merusak struktur tanah dan sungai, risikonya besar. Lingkungan rusak, hutan habis, sungai keruh, dan bisa memicu bencana. Tapi herannya, sampai sekarang belum ada tindakan tegas,” ujar warga lainnya mengkritik.

Masyarakat berharap aparat penegak hukum tidak tebang pilih dalam menindak penambangan ilegal, mengingat dampaknya bukan hanya merusak lingkungan, tetapi juga mengancam keselamatan warga sekitar.

Hingga berita ini diterbitkan, media masih berupaya meminta tanggapan dari pihak terkait, termasuk aparat kepolisian dan pihak yang disebut warga dalam informasi tersebut.

Penulis : Ady Lubis

Sumber Berita : Wartawan Suara Utama

Berita Terkait

Baru Selesai Dibangun Sudah Banyak Keretakan Proyek Jalan Parit 13 Rt 07 Dusun Bahagia, Desa Tungkal 1 Pangkal Babu
Akui Kecorobohan Proses Pelatihan Pra Seleksi Magang IM Japan, Aris Wais Warisman Sampaikan Permohonan Maaf
AR Learning Center Resmi Tetapkan Struktur Manajemen Kelembagaan Masa Kerja 2026
Gempa Magnitudo 6,4 Guncang Pacitan, Terasa hingga Malang dan Wilayah Sekitarnya
Kesempatan Emas! AR Learning Center Buka 10 Program Pelatihan Profesional Sekaligus dengan Promo Spesial
P3N Desa Lubuk Birah M. Aidil Fitra Diduga Gelapkan Uang Adminitrasi Nikah  
Peringatan 1 Abad Hari Lahir :NU Tanggamus Adakan Istighosah
Satgas Jalan Lurus Kunjungi Ponpes Al Fatah, Untuk Klarifikasi Dugaan Bullying: Ponpes Al Fatah Akui Tidak Ada Bullying di Ponpes Al Fatah

Berita Terkait

Jumat, 6 Februari 2026 - 23:22

Baru Selesai Dibangun Sudah Banyak Keretakan Proyek Jalan Parit 13 Rt 07 Dusun Bahagia, Desa Tungkal 1 Pangkal Babu

Jumat, 6 Februari 2026 - 22:40

Akui Kecorobohan Proses Pelatihan Pra Seleksi Magang IM Japan, Aris Wais Warisman Sampaikan Permohonan Maaf

Jumat, 6 Februari 2026 - 19:15

AR Learning Center Resmi Tetapkan Struktur Manajemen Kelembagaan Masa Kerja 2026

Jumat, 6 Februari 2026 - 11:06

Gempa Magnitudo 6,4 Guncang Pacitan, Terasa hingga Malang dan Wilayah Sekitarnya

Jumat, 6 Februari 2026 - 10:41

Kesempatan Emas! AR Learning Center Buka 10 Program Pelatihan Profesional Sekaligus dengan Promo Spesial

Sabtu, 31 Januari 2026 - 20:41

P3N Desa Lubuk Birah M. Aidil Fitra Diduga Gelapkan Uang Adminitrasi Nikah  

Sabtu, 31 Januari 2026 - 20:20

Peringatan 1 Abad Hari Lahir :NU Tanggamus Adakan Istighosah

Sabtu, 31 Januari 2026 - 15:20

Satgas Jalan Lurus Kunjungi Ponpes Al Fatah, Untuk Klarifikasi Dugaan Bullying: Ponpes Al Fatah Akui Tidak Ada Bullying di Ponpes Al Fatah

Berita Terbaru