Belum paham koperasi Merah putih, Ini Penjelasan Kepala DKUPP kabupaten Probolinggo

Selasa, 3 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

{

{"data":{"pictureId":"04cf78e5ffca463188f9e8b5118ca2c4","appversion":"4.5.0","stickerId":"","filterId":"","infoStickerId":"","imageEffectId":"","playId":"","activityName":"","os":"android","product":"lv","exportType":"image_export","editType":"image_edit","alias":""},"source_type":"vicut","tiktok_developers_3p_anchor_params":"{"source_type":"vicut","client_key":"aw889s25wozf8s7e","picture_template_id":"","capability_name":"retouch_edit_tool"}"}

 

SUARA UTAMA, Probolinggo – Pemerintah lagi gencar membentuk pengurus koperasi merah putih di setiap desa. Tujuan koperasi merah putih adalah memberdayakan masyarakat desa/ kelurahan melalui usaha bersama. Program ini mendorong pemanfaatan potensi lokal secara maksimal, dengan membentuk struktur ekonomi yang dikelola oleh dan untuk masyarakat.

Koperasi merah putih di bentuk Melalui Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025, pemerintah menetapkan target ambisius untuk membentuk hingga 80.000 unit koperasi ini di seluruh Indonesia. Keberadaan koperasi ini diharapkan mampu menggerakkan potensi ekonomi masyarakat secara kolektif dan berkelanjutan.

Namun, Masih banyak warga masyarakat yang belum mengerti dan faham tentang koperasi merah putih di setiap desa/kelurahan. tidak sedikit masyarakat yang berasumsi bahwa koperasi tersebut mengiranya hanya simpan pinjam. ada pula toko kelontong yang mengira keberadaan koperasi adalah menjadi pesaing yang berpotensi usahanya tidak berjalan seperti sebelumnya.

Salah satunya di ungkapkan oleh “Halimah” yang mengaku dirinya mempunyai toko kelontong. ia mengira Koperasi merah putih adalah simpan pinjam. “Seperti apa nanti cara pinjem nya dan apa yang di jadikan agunan di koperasi merah putih dan berapa persen bunga nya?. pertanyaan itu sering muncul di masyarakat namun, tidak ada yang bisa menjelaskan. “Ucap nya.

Dirinya juga kwatir usaha/Tokonya akan mengurangi/kehilangan pelanggan nya. “Lho, saya kira koperasi itu cuman simpan pinjam saja, jika kebutuhan masyarakat sembako dan lain lain semuanya ada di koperasi, lalu bagaimana dengan nasib kami, usaha kami, pastinya pelanggan saya lari ke koperasi. bisa bisa bangkrut usaha kami, sementara modal kami hanya pas pasan. “Ujar nya..

BACA JUGA :  Hacker Bjorka Bocorkan Data 341 Ribu Personel Polri, Sistem Keamanan Negara Terancam

Sementara Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan dan Perindustrian (DKUPP) Kabupaten Probolinggo “Taufik Alami” Menegaskan bahwa Hasil tani yang ada di desa dapat di kelola dan di jual di desa serta menambah nilai pendapatan masyarakat.

“Koperasi Merah Putih ini progam presiden Prabowo, dengan koperasi merah putih nanti semua hasil tani di kelola di desa desa. misal seperti padi atau jagung, di beli koperasi di giling/slep oleh koperasi dan di jual langsung kepada masyarakat. Nantinya tiap desa bisa memiliki merk dan branding sendiri. Selain mencukupi kebutuhan didesa, juga dapat dipasarkan ke daerah lain. “Tegas nya.

dirinya juga menegaskan bahwa potensi yang ada di desa juga dapat di kelola oleh koperasi merah putih. “apapun potensi di desa semua nya di kelola koperasi , jika desa itu punya potensi kopi, bisa juga di beli koperasi dan di kelola lalu dikemas menjadi produk koperasi. jadi koperasi desa itu nanti akan menjadi pusat perekonomian. siapapun pengusaha yang membutuhkan bisa langsung beli di koperasi yang ada di desa. “Tegas nya lagi.

Taufik Alami menambah bahwa keberadaan koperasi merah putih bukan pesaing Toko kelontong. “koperasi ini bukan menjadi pesaing toko kelontong, melainkan bisa menjadi mitra. Bahkan bisa menguntungkan toko kelontong sendiri karena bisa memotong biaya distribusi. contoh elpiji 3 kg. biasanya tengkulak harus menempuh jalur agak jauh untuk membeli nya. namun, dengan adanya koperasi merah putih bisa dekat. masalah harga pasti beda antara tengkulak dengan pemakai. “imbuh nya.

Penulis : Ali Misno

Berita Terkait

Gempa Magnitudo 6,4 Guncang Pacitan, Terasa hingga Malang dan Wilayah Sekitarnya
Kesempatan Emas! AR Learning Center Buka 10 Program Pelatihan Profesional Sekaligus dengan Promo Spesial
Peringatan 1 Abad Hari Lahir :NU Tanggamus Adakan Istighosah
Satgas Jalan Lurus Kunjungi Ponpes Al Fatah, Untuk Klarifikasi Dugaan Bullying: Ponpes Al Fatah Akui Tidak Ada Bullying di Ponpes Al Fatah
Publik Menilai BK Ketakutan, Ketua BK Akan Berkonsultasi Dengan Oknum Terduga Pelanggar Kode Etik
KOP Surat Pernyataan Kometmen Kades Sebagai Pemungut PBB-P2 Terindikasi Tidak Sah, Pakopak Akan Mengkaji Nya
Sat Resnarkoba Polres Bitung Ungkap Peredaran Obat Keras Trihexyphenidyl di Pusat Kota
Pengelolaan Air Bersih Desa Paras Menjadi Sorotan, Diduga tidak berpayung hukum 

Berita Terkait

Jumat, 6 Februari 2026 - 11:06

Gempa Magnitudo 6,4 Guncang Pacitan, Terasa hingga Malang dan Wilayah Sekitarnya

Jumat, 6 Februari 2026 - 10:41

Kesempatan Emas! AR Learning Center Buka 10 Program Pelatihan Profesional Sekaligus dengan Promo Spesial

Sabtu, 31 Januari 2026 - 20:20

Peringatan 1 Abad Hari Lahir :NU Tanggamus Adakan Istighosah

Sabtu, 31 Januari 2026 - 15:20

Satgas Jalan Lurus Kunjungi Ponpes Al Fatah, Untuk Klarifikasi Dugaan Bullying: Ponpes Al Fatah Akui Tidak Ada Bullying di Ponpes Al Fatah

Sabtu, 31 Januari 2026 - 13:42

Publik Menilai BK Ketakutan, Ketua BK Akan Berkonsultasi Dengan Oknum Terduga Pelanggar Kode Etik

Kamis, 29 Januari 2026 - 20:05

KOP Surat Pernyataan Kometmen Kades Sebagai Pemungut PBB-P2 Terindikasi Tidak Sah, Pakopak Akan Mengkaji Nya

Kamis, 29 Januari 2026 - 17:24

Sat Resnarkoba Polres Bitung Ungkap Peredaran Obat Keras Trihexyphenidyl di Pusat Kota

Kamis, 29 Januari 2026 - 14:49

Pengelolaan Air Bersih Desa Paras Menjadi Sorotan, Diduga tidak berpayung hukum 

Berita Terbaru

Fhoto saat kegiatan peringatan 1 abad hari lahir Nahdalatul Ulama Tanggamus

Berita Utama

Peringatan 1 Abad Hari Lahir :NU Tanggamus Adakan Istighosah

Sabtu, 31 Jan 2026 - 20:20