Mahasiswa Universitas Tama Jagakarsa Jakarta Memperoleh Mahasiswa Predikat Terbaik

Senin, 9 Januari 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suara Utama,Jakarta Natasya Meifiani adalah mahasiswa Universitas Tama Jagakarsa dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Mengapa natasya memilih jurusan FKIP pada Prodi PBSI karen memiliki hobi menulis dan membaca,aku natasya. Prestasi natasya memang di mulai sejak dulu bahkan natasya pernah membuat cerpen remaja di aplikasi wattpad dengan judul “Awan Yang Tak Pernah Hilang”. Hobi natasya pun tidak jauh jauh dengan membaca berbagai karya sastra, yaitu novel-novel dengan berbagai genre.Novel remaja terbaru yang sering di  baca seperti “Mariposa, 12 Cerita Glen Anggara” karya Luluk HF, ada juga novel Dikta dan Hukum dan Alegi Haekal” karya Dhian Farah, adalah sekian judul dari novel yang pernah natasya baca.Ketika di tanyakan apakah Cita-cita dari natasya??natasya menjawab kalau cita citanya sejak dulu adalah menjadi seorang guru.

Awal mula natasya mengikuti MBKM yaitu   mengetahui informasi MBKM dari instagram kampus merdeka.Ketika di tanyakan darimana mengetahui program MKBM khususnya Studi Independen ?Natasya menjawab selain dari instagram kampus merdeka dan Kaprodi PBSI bapak Dr. Dadi Waras Suhardjono dan Sek.Prodi PBSI ibu Winaria Lubis M.Pd kemudian mengarahkan untuk akses ke website kampus merdeka, dimana terdapat berbagai pilihan program dan mitra kerja. Saya pun memilih program Studi Independen di 21st-Century Digital Educator di PT Semesta Integrasi Digital. Karena sesuai dengan fakultas dan program studi yang saya ambil yaitu bidang pendidikan.

Harapan natasya mengikuti program ini, yaitu ingin dapat belajar dan mengembangkan potensi diri  melalui aktivitas pembelajaran di luar pe
rkuliahan, dapat menambah dan membangun relasi.

Ditanyakan kembali kepada natasya,Prestasi apa yang di dapat dari program ini ? dan bagaimana perasaan nya saat
mengetahui prestasi di raih ini?Prestasi yang di dapatkan dari program  ini yaitu  memperoleh nominasi best muvers atau menjadi mahasiswa terbaik di Studi Independen 21st-Century Digital Educator di PT Semesta Integrasi Digital yang diberikan kepada 19 mahasiswa terbaik dari 214 mahasiswa yang mengikuti program Studi Independen tersebut Jawab Natasya

Perasaan saya mengetahui prestasi yang saya dapatkan ini , tentunya sangat bersyukur dengan prestasi yang di dapatkan, dapat membanggakan kedua orang tua saya, Universitas Tama Jagakarsa, seluruh dosen Prodi PBSI dan tak luput juga bapak Eko CahyoMayndarto,S.E.,M.M,.CMA.,CSRS.
selaku dosen pembimbing saya di Studi Independen, dan saya sangat percaya bahwa hasil tidak akan mengkhianati usaha,tutur Natasya

BACA JUGA :  Unggul, 4 Dosen Berprestasi UBP Karawang Sukses Meraih Jabatan Lektor Kepala

Ketika ditanyakan saran saran apa saja bagi mahasiswa yang inging mengikuti program ini?Natasya menjelaskan bahwa yang pertama adalah harus memiliki niat terlebih dahulu, ikuti semua informasi baik dari dosen maupun media sosial kampus merdeka dll, kedua ikuti alur mulai dari pendaftaran, siapkan berkas administrasi dengan sangat baik dan teliti, ikuti proses seleksi dengan baik seperti, menjawab tes seleksi dengan cermat dan teliti. Jika sudah lolos dari program ini ikuti semua kegiatan dengan sangat baik, mulai dari kegiatan selama pembelajaran berlangsung, aturlah manajemen waktu dengan sangat baik selama kegiatan program tersebut berlangsung, selesaikan setiap bentuk-bentuk tugas seperti final project. Karena pengalaman setelah megikuti program tersebut akan sangat membantu dan bermanfaat untuk menunjang karir di dunia kerja nantinya.

Berita Terkait

Pemerintah Kecamatan Banyuanyar Ambil Sikap, Warga Pertanyakan Sanksi dan Permohonan maaf Secara Terbuka
AR Learning Center Resmi Tetapkan Struktur Manajemen Kelembagaan Masa Kerja 2026
Tips Menyambut Ramadhan 1447 H: Bulan Penuh Rahmat, Ampunan, dan Keberkahan
Terindikasi Mengambil Alih Kewenangan Administratif Desa, Oknum Pengacara Negara Kab. Probolinggo Jadi Sorotan
Gempa Magnitudo 6,4 Guncang Pacitan, Terasa hingga Malang dan Wilayah Sekitarnya
Kesempatan Emas! AR Learning Center Buka 10 Program Pelatihan Profesional Sekaligus dengan Promo Spesial
Peringatan 1 Abad Hari Lahir :NU Tanggamus Adakan Istighosah
Satgas Jalan Lurus Kunjungi Ponpes Al Fatah, Untuk Klarifikasi Dugaan Bullying: Ponpes Al Fatah Akui Tidak Ada Bullying di Ponpes Al Fatah

Berita Terkait

Jumat, 6 Februari 2026 - 21:04

Pemerintah Kecamatan Banyuanyar Ambil Sikap, Warga Pertanyakan Sanksi dan Permohonan maaf Secara Terbuka

Jumat, 6 Februari 2026 - 19:15

AR Learning Center Resmi Tetapkan Struktur Manajemen Kelembagaan Masa Kerja 2026

Jumat, 6 Februari 2026 - 12:39

Tips Menyambut Ramadhan 1447 H: Bulan Penuh Rahmat, Ampunan, dan Keberkahan

Jumat, 6 Februari 2026 - 12:13

Terindikasi Mengambil Alih Kewenangan Administratif Desa, Oknum Pengacara Negara Kab. Probolinggo Jadi Sorotan

Jumat, 6 Februari 2026 - 11:06

Gempa Magnitudo 6,4 Guncang Pacitan, Terasa hingga Malang dan Wilayah Sekitarnya

Sabtu, 31 Januari 2026 - 20:20

Peringatan 1 Abad Hari Lahir :NU Tanggamus Adakan Istighosah

Sabtu, 31 Januari 2026 - 15:20

Satgas Jalan Lurus Kunjungi Ponpes Al Fatah, Untuk Klarifikasi Dugaan Bullying: Ponpes Al Fatah Akui Tidak Ada Bullying di Ponpes Al Fatah

Sabtu, 31 Januari 2026 - 13:42

Publik Menilai BK Ketakutan, Ketua BK Akan Berkonsultasi Dengan Oknum Terduga Pelanggar Kode Etik

Berita Terbaru