Masyarakat Menjerit Oknum EO Melejit, Event Harjakapro ke 280 Terindikasi Bukan Pesta Rakyat Melainkan Ajang Bisnis Oknum EO

- Publisher

Sabtu, 25 April 2026 - 11:10 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

💰 Ayo Dukung Keberlanjutan Media & Jurnalisme
+ Berpartisipasi

 

SUARA UTAMA, Probolinggo – Kritik tajam di lontarkan warga masyarakat kabupaten Probolinggo Jawa Timur perihal peringatan Hari jadi kabupaten Probolinggo (Harjakapro) ke 2080 tahun 2026. Pasal nya dari beberapa OPD Menggelontorkan anggaran yang bersumber dari APBD sekira Rp. 200.000.000.00 (Dua ratus juta rupiah) lebih. 25/04/2026.

Harjakapro ke 280 yang berlangsung selama 10 hari, di nilai tidak berdampak positif bagi warga masyarakat yang ekonomi nya menengah ke bawah. Melainkan terindikasi hanya menguntungkan oknum EO. Pasal nya, Selain mendapat anggaran dari pemerintah, Oknum EO terindikasi dugaan memperjual belikan Lapak (Kanan kiri kenak).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ditengah isu harus efisiensi anggaran, OPD malah Menggelontorkan anggaran yang nilai tidak tepat sasaran oleh masyarakat. Bahkan Informasi yang beredar ASN dalam setiap malam nya di siapkan absensi (wajib hadir). Sehingga terkesan pemborosan bagi ASN yang seharusnya efesiensi benar benar di rasakan oleh semua lapisan.

BACA JUGA :  Terkesan Mengabaikan Permintaan Camat Tiris, Warga Mendesak DPMD dan Inspektorat Kabupaten Probolinggo Segera Turun Tangan

Seorang kuli bangunan “LT” yang mengaku dirinya asal wilayah kecamatan Tiris Menilai, anggaran yang di gelontorkan oleh OPD khusus Dinas pendidikan dan kebudayaan, tidak berdampak langsung kepada masyarakat menengah kebawah. Ia sangat menyangkan pasal nya masih banyak fasilitas pendidikan yang memprihatinkan.

“Kami sebagai masyarakat kecil menganggap anggaran yang di gelontor oleh OPD salah satu nya Disdikdaya tidak tepat. Apakah pendidikan sudah bagus di kabupaten Probolinggo?. Coba kepala dinas nya suruh turun, gedung gedung sekolah masih banyak yang tidak layak. Untuk apa Harjakapro semewah dan sebesar itu sementara manfaat tidak bisa di rasakan oleh masyarakat kecil. “Ungkap nya.

BACA JUGA :  Alhamdulillah, Andre Hariyanto Dinyatakan Kompeten dalam Uji Kompetensi Wartawan

Ia mengaku pernah berkunjung ke Harjakapro ke 280, Menurut wajar jika barang barang yang di jual oleh pelaku UMKM mahal. Dengan alasan Ia mendapat informasi dugaan praktik jual beli lapak. Sehingga terkesan Harjakapro menjadi ajang Bisnis oknum EO bukan Pesta rakyat.

“Harga makanan dan minuman UMKM mahal, Contoh harga minuman, susu kedelai Rp 6.000, di harjakapro jadi Rp.12.000. Mana yang namanya pesta rakyat?. Ya memang wajar sih, menaikan harga karena lapak yang mereka tempati terindikasi membayar pada oknum oknum EO. Harjakapro yang menikmati masyarakat atau siapa?. “Pungkas nya.

BACA JUGA :  Pasca Pemberitaan Pabrik PT Sasa Inti Gending Bersihkan Sampah di Area Irigasi, Petani Meminta OPD melakukan Investigasi

Salah satu pengunjung Harjakapro “HL” asli kelahiran kabupaten Probolinggo, mengaku bahwa ASN di siapkan absen di acara tersebut. Sehingga Harjakapro di dominasi ASN ditengah situasi efisiensi untuk keluarga masing-masing malah pengeluaran menambah.

“Absen Khusus (AK) dibuka jam 18.00 wib. pulang naik motor dari Kraksaan, Jalan kemungkinan sepi karena musim begal. Kalau ada apa apa, apakah pimpinan yang mengusulkan kebijakan ini tanggung jawab?, bagi ASN yang rumah nya jauh. Mereka (ASN) harus mengeluarkan belanja lebih banyak. “Ucap nya.

Penulis : Ali Misno

Berita Terkait

Dugaan Praktek Jual Beli LKS Mencuat, SDN Meranggon Lawang ll Jadi Sorotan DPC Projamin Kabupaten Probolinggo 
Harga Cabai Naik, Inflasi Jakarta Justru Terendah se-Indonesia
Konpers Putusan Ijazah Gibran Dibatalkan Mendadak, Ada Apa?
Redaksi SUARA UTAMA Dorong Peningkatan Kompetensi Jurnalis melalui Uji Kompetensi Wartawan
Ruri Jumar Saef Prihatin!, Kasus Dugaan Penganiayaan Suarni di Probolinggo Berujung Prapradilan dan SP3, Kemana Arah Ke Adilan Korban?. 
Ketua Dewan Pakar SUARA UTAMA Kolonel (Purn) Oktovianus Karundeng Berdiskusi dengan Staf Khusus Menteri Agama
Selain Dugaan Arogansi, Anti Kritik dan Intimidatif, Oknum Kepala SDN Brani Wetan 1 Terindikasi Melanggar Kode Etik dan Disiplin ASN
Puncak Acara Hari Tani: Pelantikan 7 Juta Relawan Tani Indonesia
Berita ini 148 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 09:35 WIB

Dugaan Praktek Jual Beli LKS Mencuat, SDN Meranggon Lawang ll Jadi Sorotan DPC Projamin Kabupaten Probolinggo 

Senin, 2 November 2026 - 19:08 WIB

Harga Cabai Naik, Inflasi Jakarta Justru Terendah se-Indonesia

Senin, 2 November 2026 - 18:38 WIB

Konpers Putusan Ijazah Gibran Dibatalkan Mendadak, Ada Apa?

Minggu, 1 November 2026 - 10:45 WIB

Ruri Jumar Saef Prihatin!, Kasus Dugaan Penganiayaan Suarni di Probolinggo Berujung Prapradilan dan SP3, Kemana Arah Ke Adilan Korban?. 

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 09:57 WIB

Ketua Dewan Pakar SUARA UTAMA Kolonel (Purn) Oktovianus Karundeng Berdiskusi dengan Staf Khusus Menteri Agama

Berita Terbaru

Konpers Putusan Ijazah Gibran Dibatalkan Mendadak, Ada Apa? (sumber resmi Humas MA, dari portal berita resmi Mahkamah Agung MARINews)

Berita Utama

Konpers Putusan Ijazah Gibran Dibatalkan Mendadak, Ada Apa?

Senin, 2 Nov 2026 - 18:38 WIB

Polres Metro Bekasi Identifikasi Kecelakaan Truk Molen || Sumber gambar : https://tribratanews.metro.polri.go.id/

Berita Utama

Truk Molen Maut di Bekasi: 6 Tewas, Sopir Jadi Tersangka

Senin, 2 Nov 2026 - 18:31 WIB

Chat via WhatsApp