Masyarakat Angkat Bicara, Oknum Kepala Sekolah SDN Tegalwatu ll Memilih Diam Seribu Bahasa

- Publisher

Kamis, 13 November 2025 - 09:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

SUARA UTAMA, Probolinggo – Warga Masyarakat sekitar Lokasi SDN Tegalwatu ll angkat bicara, perihal adanya proyek revitalisasi rehab ruang kelas dan penambahan ruang kelas baru SDN Tegalwatu ll kecamatan Tiris kabupaten Probolinggo Jawa Timur. Proyek tersebut swakelola yang diduga susunan panitia pembangunan satuan pendidikan (P2SP) hanyalah formalitas. 13/11/2025.

Diduga kuat oknum kepala sekolah SDN Tegalwatu ll kecamatan Tiris, dalam mengelola anggaran sebesar Rp. 710.205.931. untuk revitalisasi rehab ruang kelas dan penambahan ruang kelas baru, bekerja sama dengan orang luar wilayah. Informasi yang di himpun oleh team media, tenaga kerja (Tukang dan kuli) minim dari warga setempat, diduga mayoritas dari luar Desa Tegalwatu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Padahal, peran kepala sekolah sebagai Penanggung Jawab anggaran (PA/KPA) atau Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) yang mengawasi secara umum dan memastikan kepatuhan terhadap peraturan pengadaan barang/jasa (PBJ). Sesuai peraturan pengadaan barang/jasa (Perpres Nomor. 12 Tahun 2021 dan turunannya di Peraturan LKPP No. 3 Tahun 2021).

BACA JUGA :  Klarifikasi Direktur RSUD Waluyo jati, Hasil Audit Belum Ada Temuan BPK dan Bersikap Kooperatif, Terbuka Terhadap Seluruh Proses

Dalam pemberitaan sebelumnya, oknum kepala sekolah SDN Tegalwatu II “Dana” memilih Diam, enggan menjawab Konfirmasinya media Perihal.1. Material pasir yang diduga tidak sesuai spesifikasi. 2. Pencampuran material yang diduga manual (tidak menggunakan mesin molen). 3. Material batu kali serta pasir di timbun (dibongkar) di jalan desa yang berpotensi merusak jalan yang di bangun oleh pemerintah desa.

Salah satu warga sekitar SDN Tegalwatu ll “S” Mengungkapkan bahwa, diduga kuat oknum kepala sekolah bekerja sama dengan orang luar. Menurutnya, yang lebih miris, susunan panitia terindikasi dugaan hanya di jadikan formalitas (tidak di fungsikan sebagaimana mestinya).

BACA JUGA :  Proyek Irigasi Klenang Kidul Diduga Tidak Sesuai Spesifikasi, Oknum Ketua Poktan Gemah Ripah Krajan Diduga Ikut Cawe Cawe 

“Kami mendapatkan informasi dugaan oknum kepala sekolah ini bekerja sama dengan orang luar, makanya para pekerja banyak yang dari luar desa tegalwatu. Miris nya, informasi yang kami dapat, Panitia diduga kuat hanya formalitas saja, karena informasi nya tidak di fungsikan seutuhnya, bahkan gajinya pun belum jelas. entah kapan katanya mau di rapat kan kembali. “Ungkap nya.

Ia juga menyinggung tumpukan material di jalan desa yang menurutnya sangat menggangu aktivitas warga khususnya pengendara roda 4. Tidak hanya itu, tumpukan matrial batu kali dan pasir di jalan umum juga terindikasi memperparah rusak nya jalan yang di bangun oleh pemerintah desa tegalwatu.

BACA JUGA :  Menjadi Cahaya di Tengah Keterbatasan, WBP Lapas Bangko Diajak Menebar Manfaat bagi Sesama

“Menurunkan material pasir dan batu kali se enak nya di jalan, sehingga mengganggu aktivitas pengendara khususnya roda 4. Ini kan jalan umum, jalan ini sudah mulai rusak .malah mau di perparah. Coba lihat plengsengan depan SDN itu sudah rusak kan terkena ban mobil. Apakah nanti dari pihak SDN mau bertanggung jawab untuk memperbaiki. dari mana anggaran nya nanti. “Pungkas nya.

Sementara oknum kepala sekolah SDN Tegalwatu ll “Dana” pada tanggal 11 November 2025. Saat team media mengirimkan berita online yang telah di terbitkan sebelumnya, melalui jaringan sosial watshap dan di minta untuk menanggapi berita tersebut. Lagi lagi team media tidak mendapatkan jawaban.

Penulis : Ali Misno

Berita Terkait

PETI Kian Merajalela di Bukit Bungkul, Dua Ekskavator Diduga Milik Izal Beroperasi Bebas, Warga Desak Aparat Bertindak Tegas
ATR/BPN Kabupaten Probolinggo di Minta Bertanggung Jawab, Berpotensi Dikenakan Sanksi Administratif Hingga Pidana
Fajar Ahmad Wahyuddin Diberhentikan, Media Suara Utama Terbitkan Stop Press Resmi
Warga Desa Gading Kulon Jadi Korban Sertifikat PRONA 2010 dan PTSL 2018, Terindikasi Cacat Administrasi dan Yuridis, BPN Jadi Sorotan Publik 
Polres Barsel Bedah Rumah Warga Keladan
Perkuat Deteksi Dini Gangguan Kamtib, Lapas Bangko Gelar Razia Rutin Blok Hunian Warga Binaan
Polres Barsel Ziarah ke TMP Abdi Kencana: Komitmen Lanjutkan Pengabdian Pahlawan
Menjadi Cahaya di Tengah Keterbatasan, WBP Lapas Bangko Diajak Menebar Manfaat bagi Sesama
Berita ini 116 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 14:44 WIB

PETI Kian Merajalela di Bukit Bungkul, Dua Ekskavator Diduga Milik Izal Beroperasi Bebas, Warga Desak Aparat Bertindak Tegas

Sabtu, 27 Juni 2026 - 09:44 WIB

ATR/BPN Kabupaten Probolinggo di Minta Bertanggung Jawab, Berpotensi Dikenakan Sanksi Administratif Hingga Pidana

Jumat, 26 Juni 2026 - 21:40 WIB

Fajar Ahmad Wahyuddin Diberhentikan, Media Suara Utama Terbitkan Stop Press Resmi

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:51 WIB

Warga Desa Gading Kulon Jadi Korban Sertifikat PRONA 2010 dan PTSL 2018, Terindikasi Cacat Administrasi dan Yuridis, BPN Jadi Sorotan Publik 

Kamis, 25 Juni 2026 - 21:11 WIB

Polres Barsel Bedah Rumah Warga Keladan

Berita Terbaru

(Ilustrasi)

Hukum

Ketika Hukum Kehilangan “RUH”

Jumat, 26 Jun 2026 - 14:23 WIB