Pelantikan Dua Wakil Menteri, Sinyal Prabowo Kurangi Kepercayaan pada Menteri Era Jokowi

- Publisher

Kamis, 9 Oktober 2025 - 14:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 8 Oktober 2025 —
Presiden Prabowo Subianto resmi melantik dua wakil menteri (wamen) baru di Istana Negara. Mereka adalah Akhmad Wiyagus sebagai Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) dan Benjamin Paulus sebagai Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes).

Keduanya akan mendampingi dua pejabat lama era pemerintahan Presiden Joko Widodo, yakni Tito Karnavian sebagai Menteri Dalam Negeri (Mendagri) dan Budi Gunadi Sadikin sebagai Menteri Kesehatan (Menkes).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Peneliti politik Efriza dari Citra Institute menilai langkah ini sebagai sinyal politik bahwa Prabowo mulai mengatur ulang struktur kabinet, khususnya di kementerian strategis yang masih dipegang oleh tokoh dari kabinet sebelumnya.
“Pelantikan dua wakil menteri ini menunjukkan bahwa Prabowo mulai menata kementerian yang dianggap sensitif. Tito dan Budi tetap dipertahankan, tetapi fungsi mereka tampaknya tidak sebesar sebelumnya,” ujarnya dikutip dari Repelita.net (8/10/2025).

BACA JUGA :  Cekcok Diduga Berakibat Saling Gigit Saling Lapor, DPC Ormas Brigkom TKN Akan Kawal Laporan dan Ini Fersi Oknum Kades

Langkah ini juga disebut sebagai bagian dari upaya penguatan kontrol dan pengawasan internal, bukan reshuffle penuh. Namun, analis menilai ada indikasi menurunnya kepercayaan penuh kepada dua menteri senior tersebut.

Fakta-fakta tentang Dua Menteri Era Jokowi yang Tetap Dipertahankan

1. Tito Karnavian (Menteri Dalam Negeri)

Mantan Kapolri (2016–2019) dan diangkat menjadi Mendagri oleh Presiden Jokowi sejak 23 Oktober 2019.

Pernah menjadi Menpan-RB ad interim (2022) dan Menko Polhukam Plt. (2024).

Dikenal tegas terhadap kepala daerah yang boros anggaran dan aktif mendorong efisiensi belanja publik.

BACA JUGA :  Belum Seumur Jagung, Oknum Kepala PDAM  Unit Pedagangan Terindikasi Dugaan Melakukan Praktek Pungli di Dusun Nangger 

Dipertahankan kembali oleh Presiden Prabowo di kabinet baru, menandakan kesinambungan namun dengan pendamping baru untuk memperkuat fungsi pengawasan daerah.

2. Budi Gunadi Sadikin (Menteri Kesehatan)

Diangkat menjadi Menkes oleh Jokowi sejak Desember 2020, menggantikan dr. Terawan Agus Putranto.

Berasal dari latar belakang perbankan dan korporasi, bukan tenaga medis.

Pernah menjabat Dirut Bank Mandiri (2013–2016) dan Wamen BUMN sebelum menjadi Menkes.

Berperan penting dalam pengadaan vaksin dan penanganan pandemi COVID-19 di Indonesia.

Masih dipertahankan dalam kabinet Prabowo, kini didampingi Benjamin Paulus sebagai Wamenkes.

 

Dinamika Politik Kabinet

BACA JUGA :  PETI Excavator Diduga Milik Juri di Lubuk Beringin Tuai Kecaman, Warga Minta Polda Jambi Turun Tangan

Analis menilai bahwa pelantikan dua wamen ini sekaligus menjadi penyesuaian politik di antara kekuatan lama dan baru.
Hubungan antara Presiden Prabowo Subianto dan mantan Presiden Joko Widodo disebut masih berjalan baik, meski terjadi penurunan intensitas komunikasi politik.
Selain itu, PDIP disebut tidak lagi menjadi kekuatan utama yang diandalkan dalam kabinet, meski tetap menyatakan dukungan terhadap pemerintahan.

Kesimpulan

Penambahan dua wakil menteri di kabinet Prabowo-Gibran menandai fase penataan ulang struktur pemerintahan, khususnya terhadap menteri warisan kabinet Jokowi.
Langkah ini dipandang sebagai bentuk konsolidasi dan efisiensi, dengan tujuan memperkuat kendali langsung Presiden Prabowo terhadap kementerian strategis seperti Kemendagri dan Kemenkes.

Penulis : Ziqro fernando

Editor : Ziqro fernando

Berita Terkait

Fahry Lamato Buka Suara Soal Isu SARA: “Jangan Ada Upaya Mengadu Domba Masyarakat Bitung”
Rumah Kaprawi Disorot Warga, Diduga Jadi Lokasi Penampungan dan Pembakaran Emas Hasil PETI
Dinamika Persaingan Media di Makassar dan Gowa Jadi Sorotan, Profesionalisme Pers Dipertanyakan
Self Healing Talk & Workshop Bouquet untuk Muslimah
Seorang Pelajar Angkat Bicara, Pernyataan Oknum Sekda Terindikasi Kontradiktif Berpotensi Sanksi Administratif Bahkan Pidana
Kompak, Oknum Ketua Poktan Gemah Ripah Krajan dan Oknum PPL Banyuanyar Enggan Menjawab Konfirmasi Media 
Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Berau. Terbitkan Surat Edaran Pelaku Usaha dan Industri Wajib Kelola Sampah Mandiri Mulai 16 Maret 2026
Tebar 45 Ekor Sapi Kurban, Ridwan Wittiri: Idul Adha Momentum Perkuat Solidaritas dan Kemanusiaan
Berita ini 56 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 02:13 WIB

Fahry Lamato Buka Suara Soal Isu SARA: “Jangan Ada Upaya Mengadu Domba Masyarakat Bitung”

Sabtu, 23 Mei 2026 - 17:42 WIB

Rumah Kaprawi Disorot Warga, Diduga Jadi Lokasi Penampungan dan Pembakaran Emas Hasil PETI

Sabtu, 23 Mei 2026 - 14:13 WIB

Dinamika Persaingan Media di Makassar dan Gowa Jadi Sorotan, Profesionalisme Pers Dipertanyakan

Sabtu, 23 Mei 2026 - 09:51 WIB

Seorang Pelajar Angkat Bicara, Pernyataan Oknum Sekda Terindikasi Kontradiktif Berpotensi Sanksi Administratif Bahkan Pidana

Sabtu, 23 Mei 2026 - 09:46 WIB

Kompak, Oknum Ketua Poktan Gemah Ripah Krajan dan Oknum PPL Banyuanyar Enggan Menjawab Konfirmasi Media 

Berita Terbaru

Moslem Woman Silhouette in Old Vintage Brick Wall Background

Artikel

Muslimah: Let’s Say “No” to Hopelessness 

Sabtu, 23 Mei 2026 - 11:12 WIB