Penyaluran KPR Subsidi FLPP Tembus 183.058 Unit per Akhir September 2025: Momentum Baru Perumahan Untuk MBR

- Publisher

Jumat, 3 Oktober 2025 - 12:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

Jakarta, 5 Oktober 2025 – Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera), bersama Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), hari ini menyampaikan capaian terbaru program KPR Subsidi FLPP (Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan). Sampai dengan 28 September 2025, realisasi telah mencapai 183.058 unit rumah dengan total pembiayaan Rp 22,72 triliun, atau sekitar 52,3 % dari target nasional sebanyak 350.000 unit rumah untuk tahun 2025.

Capaian ini melibatkan 38 bank penyalur, dan kerja sama dengan 7.382 pengembang, tersebar di 11.488 lokasi di 33 provinsi di seluruh Indonesia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebagai bagian dari puncak penyaluran massal, sebanyak 26.000 unit KPR subsidi juga dikreditkan serentak (akad massal) di 100 titik di seluruh Indonesia, dengan penyerahan simbolis kunci kepada penerima manfaat di Perumahan Pesona Kahuripan 10, Cileungsi, Bogor.

BACA JUGA :  Batu bara global kembali menunjukkan taringnya. Batu bara kalori rendah bahkan menyentuh kisaran CNY 563–568 per ton.

Komisioner BP Tapera, Heru Pudyo Nugroho, menegaskan bahwa realisasi ini menjadi landasan optimisme untuk mencapai target tahunan. “Dengan momentum positif ini dan kolaborasi lintas pihak — pemerintah pusat dan daerah, bank, pengembang, dan masyarakat — kami yakin penyaluran FLPP 350.000 unit dapat dicapai di akhir tahun,” ujarnya.

🎯 Fakta & Catatan Strategis

1. Porsi target tercapai
Dari target 350.000 unit untuk 2025, realisasi per akhir September sudah mencapai 52,3 %.

BACA JUGA :  Nasib Sejumlah Karyawan PT Prima Sarana Gemilang.Kini Pengangguran, Dan Beberapa Lagi Tinggal Menunggu Menjadi Pengangguran.

2. Skala dan jangkauan nasional
Program telah dijalankan di semua provinsi (33) dengan ribuan lokasi pembangunan, menunjukan bahwa skema ini bukan hanya untuk kota besar, tetapi juga mencakup daerah-daerah.

3. Pengembangan kapasitas & produksi
Untuk menjawab permintaan yang meningkat, BP Tapera bersama Pemda dan pengembang terus mendorong percepatan produksi rumah skala masif agar suplai tidak menjadi hambatan.

4. Kontribusi terhadap pemerataan sosial
Program ini dirancang agar masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) memperoleh akses kepemilikan rumah yang layak, sebagai bagian dari agenda pemerataan infrastruktur sosial.

 

BACA JUGA :  Urgensi Reformasi Pendidikan Menggugat Sistem Pendidikan yang Kaku

📌 Harapan & Langkah Ke Depan

Memperkuat pengawasan kualitas dan kelayakan rumah agar rumah yang dibangun sesuai standar teknis dan daya huni.

Menyederhanakan prosedur administrasi & verifikasi agar calon penerima rumah subsidi tidak mengalami hambatan birokrasi.

Memastikan keterisian atau penggunaan (occupancy) rumah subsidi setelah penyaluran.

Kolaborasi dengan pemerintah daerah agar perizinan, penyediaan lahan, dan dukungan lokal semakin mendukung percepatan pembangunan.

Komunikasi publik & edukasi agar masyarakat tahu persyaratan, manfaat, dan prosedur memperoleh KPR subsidi FLPP.

 

Penanggung Jawab Rilis Pers:

Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera)
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR)

Penulis : Ziqro fernando

Editor : Ziqro fernando

Sumber Berita: Tim wartawan

Berita Terkait

Fahry Lamato Buka Suara Soal Isu SARA: “Jangan Ada Upaya Mengadu Domba Masyarakat Bitung”
Rumah Kaprawi Disorot Warga, Diduga Jadi Lokasi Penampungan dan Pembakaran Emas Hasil PETI
Dinamika Persaingan Media di Makassar dan Gowa Jadi Sorotan, Profesionalisme Pers Dipertanyakan
Self Healing Talk & Workshop Bouquet untuk Muslimah
Seorang Pelajar Angkat Bicara, Pernyataan Oknum Sekda Terindikasi Kontradiktif Berpotensi Sanksi Administratif Bahkan Pidana
Kompak, Oknum Ketua Poktan Gemah Ripah Krajan dan Oknum PPL Banyuanyar Enggan Menjawab Konfirmasi Media 
Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Berau. Terbitkan Surat Edaran Pelaku Usaha dan Industri Wajib Kelola Sampah Mandiri Mulai 16 Maret 2026
Tebar 45 Ekor Sapi Kurban, Ridwan Wittiri: Idul Adha Momentum Perkuat Solidaritas dan Kemanusiaan
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 02:13 WIB

Fahry Lamato Buka Suara Soal Isu SARA: “Jangan Ada Upaya Mengadu Domba Masyarakat Bitung”

Sabtu, 23 Mei 2026 - 17:42 WIB

Rumah Kaprawi Disorot Warga, Diduga Jadi Lokasi Penampungan dan Pembakaran Emas Hasil PETI

Sabtu, 23 Mei 2026 - 14:13 WIB

Dinamika Persaingan Media di Makassar dan Gowa Jadi Sorotan, Profesionalisme Pers Dipertanyakan

Sabtu, 23 Mei 2026 - 09:51 WIB

Seorang Pelajar Angkat Bicara, Pernyataan Oknum Sekda Terindikasi Kontradiktif Berpotensi Sanksi Administratif Bahkan Pidana

Sabtu, 23 Mei 2026 - 09:46 WIB

Kompak, Oknum Ketua Poktan Gemah Ripah Krajan dan Oknum PPL Banyuanyar Enggan Menjawab Konfirmasi Media 

Berita Terbaru

Moslem Woman Silhouette in Old Vintage Brick Wall Background

Artikel

Muslimah: Let’s Say “No” to Hopelessness 

Sabtu, 23 Mei 2026 - 11:12 WIB