Kasus Dugaan Keracunan MBG di Agam Bertambah Jadi 113 Korban, Pemkab Tetapkan Status KLB

- Publisher

Jumat, 3 Oktober 2025 - 11:11 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

Agam, 3 Oktober 2025 –
Pemerintah Kabupaten Agam memastikan penanganan maksimal terhadap kasus dugaan keracunan massal yang menimpa peserta program Makanan Bergizi Gratis (MBG). Hingga Kamis (2/10/2025) sore, jumlah korban tercatat mencapai 113 orang, terdiri dari siswa, guru, hingga orang tua yang turut mengonsumsi makanan tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Fakta-fakta Kasus:

1. Jumlah Korban

36 orang pertama kali dilaporkan pada Rabu (1/10).

Bertambah menjadi 86 orang pada Kamis pagi.

Hingga Kamis sore total korban tercatat 113 orang.

BACA JUGA :  Razia Gabungan dan Tes Urine Serentak, Lapas Sarolangun Pastikan Hunian Bersih dari Narkoba

 

2. Korban Dirawat di Beberapa Fasilitas Kesehatan:

RSUD Lubuk Basung

RSIA Rizki Bunda

Puskesmas Lubuk Basung

Puskesmas Manggopoh

 

3. Menu yang Diduga Menyebabkan Gejala
Sebagian besar korban mengaku mulai mengalami keluhan usai menyantap menu nasi goreng dengan lauk telur dadar, tahu, sayur, dan jeruk yang disajikan dalam program MBG.

4. Sebaran Sekolah
Makanan didistribusikan ke 27 sekolah di Agam, mulai dari TK hingga SMA.

BACA JUGA :  Diduga Minim Pelayanan Saat Jam Kerja, Warga Kampung Baruh Desak Evaluasi Kinerja Lurah dan Pegawai

5. Tidak Hanya Murid
Selain pelajar, guru dan orang tua juga tercatat menjadi korban karena sebagian makanan dibawa pulang.

6. Langkah Pemerintah

Pemkab Agam menetapkan kasus ini sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB).

Menutup sementara dapur SPPG (penyedia makanan) yang belum memiliki izin atau sertifikasi higienis.

Menanggung penuh biaya perawatan seluruh korban.

Menetapkan Puskesmas Manggopoh sebagai posko KLB.

Mengirim sampel makanan ke Balai POM untuk diperiksa.

 

7. Pemeriksaan Epidemiologi
Tim gabungan menelusuri asal bahan makanan, prosedur pengolahan, hingga distribusi. Faktor higienis, sanitasi dapur, serta lamanya waktu penyajian menjadi titik perhatian utama.

BACA JUGA :  Menyulam Kembali Passemandarang, Kerajaan Balanipa Teguhkan Komitmen Merawat Warisan Leluhur Mandar

 

Pernyataan Bupati Agam

Bupati Agam menegaskan, Pemkab bersama Dinas Kesehatan dan instansi terkait akan memberikan penanganan terbaik kepada seluruh korban serta memastikan program MBG berjalan dengan standar keamanan pangan yang ketat.

“Keselamatan anak-anak kita adalah prioritas utama. Kami pastikan korban mendapat perawatan penuh, dan ke depan pengawasan terhadap penyedia makanan akan diperketat,” ujar Bupati.

Penulis : Ziqro fernando

Editor : Ziqro fernando

Sumber Berita: Tim wartawan

Berita Terkait

Bapelkum Bitung dan UNKLAB Perkuat Kolaborasi Edukasi Hukum melalui Webinar KUHP Baru
Jalan Provinsi Tak Terurus, Roni Sentil Pemerintah: Jangan Ingat Rakyat Saat Butuh Suara
Poltera Hadirkan e-Khitan Florence, Dorong Digitalisasi Layanan Kesehatan di Griya Sehat Florence Sumenep
Perkuat Keteguhan Hati, Lapas Bangko Gelar Yasinan Bersama Warga Binaan
Vonis Ringan Terhadap Terdakwa Pemalsuan SK ASN di Gresik
Jasat Korban KKM KM Virgo Transport 8 Warga Lamongan di Laut Jawa Berhasil Dievakuasi
Miris, Oknum KS Diduga Membuat Pengumuman Melalui Group Whatsap, Perihal Indikasi Dugaan Praktek Pungli di SDN Sebaung 1.
Bapelkum Bitung Kupas KUHP Nasional, dari Kohabitasi hingga Tujuan Pemidanaan
Berita ini 76 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 23:12 WIB

Bapelkum Bitung dan UNKLAB Perkuat Kolaborasi Edukasi Hukum melalui Webinar KUHP Baru

Kamis, 24 September 2026 - 21:37 WIB

Jalan Provinsi Tak Terurus, Roni Sentil Pemerintah: Jangan Ingat Rakyat Saat Butuh Suara

Kamis, 24 September 2026 - 21:09 WIB

Poltera Hadirkan e-Khitan Florence, Dorong Digitalisasi Layanan Kesehatan di Griya Sehat Florence Sumenep

Kamis, 24 September 2026 - 19:35 WIB

Perkuat Keteguhan Hati, Lapas Bangko Gelar Yasinan Bersama Warga Binaan

Kamis, 24 September 2026 - 11:07 WIB

Vonis Ringan Terhadap Terdakwa Pemalsuan SK ASN di Gresik

Berita Terbaru

Berita Utama

Vonis Ringan Terhadap Terdakwa Pemalsuan SK ASN di Gresik

Kamis, 24 Sep 2026 - 11:07 WIB

https://mancingjitu.com/