Kritikan Terhadap Kinerja BGN: Desakan Transparansi, Efisiensi, dan Keterlibatan Generasi Muda

- Publisher

Sabtu, 27 September 2025 - 08:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

Jakarta,suarautama.id–

Organisasi mahasiswa dan publik mengungkapkan keprihatinan mendalam atas kinerja Badan Geologi Nasional (BGN) yang dianggap lamban, kurang transparan, dan belum maksimal dalam menjalankan fungsinya sebagai lembaga strategis di bidang geologi dan mitigasi bencana.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selama ini, BGN terlihat terjebak dalam birokrasi yang berbelit, sehingga keputusan strategis tertunda dan banyak peluang penting terlewatkan. Lembaga ini sering bersikap reaktif, menunggu masalah muncul baru bertindak, sementara transparansi dan akuntabilitas publik masih jauh dari harapan. Data dan informasi yang seharusnya menjadi hak publik sulit diakses, mengikis kepercayaan masyarakat terhadap BGN.

BACA JUGA :  Kesultanan Sambaliung Layangkan Surat resmi ke Gubernur, Desak Transparansi CSR dan Solusi Konflik Agraria di Berau

Koordinasi internal antar divisi juga menjadi sorotan. Banyak proyek yang tumpang tindih atau tidak selaras, sehingga efisiensi dan efektivitas operasional menjadi rendah. Sumber daya manusia yang kompeten pun kerap tidak didukung sistem manajemen modern yang mendorong inovasi.

Dari sisi kebijakan, BGN lamban mengadopsi perkembangan teknologi dan praktik global terkini. Akibatnya, kontribusinya terhadap pembangunan nasional dan mitigasi risiko geologi tidak maksimal dan berpotensi tertinggal dibanding lembaga sejenis di negara lain.

BACA JUGA :  Kepolisian Resor (Polres) Berau bersama tim gabungan lintas instansi, Sidak terkait dugaan penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi.

Sorotan Mahasiswa dan Organisasi Pemuda:
Mahasiswa menilai BGN terlalu jauh dari generasi muda dan dunia akademik. Kurangnya keterlibatan mahasiswa dalam riset, proyek inovasi, dan perumusan kebijakan menghambat terciptanya ekosistem pengetahuan yang inklusif. Organisasi mahasiswa menuntut BGN membuka akses lebih luas bagi riset independen, beasiswa, dan kolaborasi, agar lembaga ini benar-benar menjadi pusat inovasi, bukan sekadar institusi yang terjebak rutinitas administratif.

BACA JUGA :  Dinsos Kabupaten Probolinggo Serahkan Bantuan 8 Unit Kursi Roda, Camat Tiris Mengapresiasi dan Ucapkan Terimakasih 

Desakan dan Harapan:
Publik dan mahasiswa menuntut BGN melakukan reformasi struktural, meningkatkan transparansi, memperbaiki koordinasi internal, serta membangun keterlibatan aktif dengan generasi muda. Langkah ini penting agar BGN tetap relevan, efektif, dan mampu menjalankan perannya sebagai lembaga strategis di bidang geologi dan mitigasi bencana.

Penulis : Ziqro fernando

Editor : Ziqro fernando

Berita Terkait

Polda Sulsel Gelar Ziarah Rombongan, Teguhkan Semangat Pengabdian di Hari Bhayangkara Ke-80
HUT Bhayangkara ke-80, Polres Barsel Kumpulkan 26 Kantong Darah Lewat Donor Massal
Posbankum Jadi Jembatan Keadilan, Bapelkum dan BNN Ajak Warga Lawan Narkoba
Aliansi Lingkungan Soroti Rencana PT Conch di Barru
Berkumpul tokoh sentral adat, PYM Datu Amir MA (Sultan Sambaliung), PYM Adji Raden M. Bahkrun (Sultan Gunung Tabur), serta H. Datu Dissan Hasanudin Maulana (Sultan Bulungan)
Lapas Kelas IIB Sarolangun Klarifikasi Dugaan Keterlibatan Petugas, Kalapas: Kami Masih Lakukan Pendalaman Secara Menyeluruh
Lapas Kelas IIB Bangko dan BPS Merangin Perkuat Sinergi Sukseskan Sensus Ekonomi 2026
Jelang HUT Bhayangkara ke-80, Polres Maros Ziarah ke TMP Maccopa
Berita ini 91 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 12:41 WIB

Polda Sulsel Gelar Ziarah Rombongan, Teguhkan Semangat Pengabdian di Hari Bhayangkara Ke-80

Rabu, 24 Juni 2026 - 10:17 WIB

HUT Bhayangkara ke-80, Polres Barsel Kumpulkan 26 Kantong Darah Lewat Donor Massal

Rabu, 24 Juni 2026 - 03:03 WIB

Posbankum Jadi Jembatan Keadilan, Bapelkum dan BNN Ajak Warga Lawan Narkoba

Selasa, 23 Juni 2026 - 21:43 WIB

Aliansi Lingkungan Soroti Rencana PT Conch di Barru

Selasa, 23 Juni 2026 - 18:45 WIB

Berkumpul tokoh sentral adat, PYM Datu Amir MA (Sultan Sambaliung), PYM Adji Raden M. Bahkrun (Sultan Gunung Tabur), serta H. Datu Dissan Hasanudin Maulana (Sultan Bulungan)

Berita Terbaru

Berita Utama

Aliansi Lingkungan Soroti Rencana PT Conch di Barru

Selasa, 23 Jun 2026 - 21:43 WIB