Terkait Insiden Mikrofon Presiden Prabowo Saat Pidato di KTT PBB

- Publisher

Selasa, 23 September 2025 - 17:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

New york,suarautama.id-

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemerintah Indonesia menanggapi berbagai spekulasi publik terkait insiden mikrofon yang sempat mati saat Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menyampaikan pidato dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) PBB mengenai Palestina di New York, Amerika Serikat.

 

Kementerian Luar Negeri RI menegaskan bahwa kejadian tersebut bukan merupakan sabotase atau upaya menghalangi penyampaian sikap Indonesia, melainkan bagian dari prosedur standar yang diterapkan oleh PBB kepada seluruh delegasi. Setiap negara mendapat jatah waktu maksimal lima menit untuk berbicara, dan sistem mikrofon otomatis akan berhenti jika waktu terlampaui.

BACA JUGA :  Fahry Lamato Buka Suara Soal Isu SARA: “Jangan Ada Upaya Mengadu Domba Masyarakat Bitung”

 

“Seluruh pesan dan sikap Indonesia terkait dukungan penuh terhadap kemerdekaan Palestina telah tersampaikan dengan jelas sebelum mikrofon berhenti,” kata Menteri Luar Negeri RI dalam keterangan resminya.

BACA JUGA :  Polda Sulsel Gelar Bakti Sosial di Pulau Lanjukang, Perkuat Kepedulian dan Sinergi Menyambut Hari Bhayangkara ke-80

 

Pemerintah Indonesia juga menyoroti bahwa kejadian serupa dialami oleh pimpinan negara lain, termasuk Presiden Turki, yang menunjukkan bahwa ini adalah mekanisme standar yang berlaku untuk semua pihak, bukan tindakan yang disengaja untuk menghalangi suara Indonesia.

BACA JUGA :  Pertalite dan Solar Subsidi Bakal Dibatasi, Masyarakat Diminta Waspada Dugaan Penyalahgunaan BBM

 

Indonesia menegaskan kembali komitmennya untuk terus memperjuangkan hak-hak rakyat Palestina dan menyerukan solusi damai yang adil serta berkelanjutan.

 

 

 

Penulis : Ziqro fernando

Editor : Ziqro fernando

Sumber Berita: Biro Humas dan Protokol Sekretariat Presiden

Berita Terkait

Bom Waktu Sampah di Jantung Kota Buntok
Warga Sambaliung Resah, Aktivitas Galian C Diduga Ilegal Milik GWN Dituding Rusak Jalan dan Ancam Keselamatan
Pers Harus Dilindungi, Pemred SUARA UTAMA, Andre Hariyanto Kecam Dugaan Penganiayaan Wartawan Suara Utama di Merangin Jambi
Perkuat Tata Kelola PAW, BK DPRD Kaltim Gelar Studi Banding ke Kukar
Kekosongan Jabatan ASN Di Barsel Diisi PLT, Tunggu Restu BKN
Pemimpin Dan Segenap Jajaran Redaksi SUARA UTAMA mengucapkan
Bahasa Banua Terancam Punah, Sekda Berau: Jangan Biarkan Identitas Daerah Hilang
Nyaris di Depan Mata Polsek Bangko: Alat Dompeng Milik ‘LMB’ Bebas Bekerja, Siapa yang Melindungi?  
Berita ini 103 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 11:26 WIB

Bom Waktu Sampah di Jantung Kota Buntok

Senin, 6 Juli 2026 - 20:44 WIB

Warga Sambaliung Resah, Aktivitas Galian C Diduga Ilegal Milik GWN Dituding Rusak Jalan dan Ancam Keselamatan

Senin, 6 Juli 2026 - 17:56 WIB

Perkuat Tata Kelola PAW, BK DPRD Kaltim Gelar Studi Banding ke Kukar

Senin, 6 Juli 2026 - 10:42 WIB

Kekosongan Jabatan ASN Di Barsel Diisi PLT, Tunggu Restu BKN

Senin, 6 Juli 2026 - 08:07 WIB

Pemimpin Dan Segenap Jajaran Redaksi SUARA UTAMA mengucapkan

Berita Terbaru

Foto : Tempat Pembuangan Sementara (TPS) Sampah, disisi Gang Tajuk dan Termbok kantor Pemkab Barito Selatan. Selasa (07/07/2026). Ahmad Arbani /Wartawan Suara Utama

Berita Utama

Bom Waktu Sampah di Jantung Kota Buntok

Rabu, 8 Jul 2026 - 11:26 WIB

Nasional

Menkum Dorong Reformasi Royalti Global di Forum WIPO

Selasa, 7 Jul 2026 - 19:28 WIB