TEMUAN BPK RI TERKAIT TEMUAN SELISIH PEMBANGUNAN KANTOR DPRD KOTA PADANG SENILAI 2.2 PICU AKSI MASA DI BALAI KOTA PADANG ,DAN KANTOR DINAS PUPR KOTA PADANG

- Publisher

Jumat, 12 September 2025 - 00:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Padang,suarautama.id-

Ratusan GERAKAN MASYARAKAT MUDA SUMBAR MENGGUGAT(GMM) , Ber Orasi di Kantor Balai Kota Padang (11/09/2025) sambil membawa poster tuntutan masyarakat atas Temuan LHP BPK Atas Kejanggalan Selisih Anggaran Pembangunan Kantor DPRD Kota Padang Senilai 2,2 Miliar Rupiah yang di alokasikan Kepada Dinas PUPR Kota Padang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Dalam Aksinya GMM Menuntut :

 

1.Menuntut Walikota Padang mencopot Kadis PUPR Kota rd Padang karena di duga lalai dalam mengemban tugas .

 

2.Meminta aparat penegak hukum memproses sampai tuntas kasus tersebut walaupun dana kerugian sudah di kembalikan namun melebihi batas waktu yang telah di tentukan dan tidak serta Merta menghapus unsur pidana.

BACA JUGA :  Sasaran utama kini mengerucut Ke DPRD Kalimantan Timur, Aliansi Rakyat Kaltim memastikan gelombang aksi belum akan berhenti.

 

3.Menuntut Walikota Padang untuk berbenah dan mengganti kadis yang tidak becus dalam bekerja.

 

4.jika kasus ini tidak diselesaikan dengan tuntas dan kadis PUPR kota padang tidak dicopot maka kami akan datang dalam jumlah yang lebih besar dan berlipat ganda

 

5.tidak ada tempat untuk orang yang tidak becus dikota padang

Sementara itu, Kadis PUPR Tri Hadiyanto tak kunjung hadir menemui mahasiswa. Absennya sang pejabat mempertebal kemarahan massa.

BACA JUGA :  Dana Desa 2026 di Teluk Bayur Kecamatan Tekankan Transparansi.pengawasan dilakukan melalui monitoring administrasi dan pengecekan lapangan terhadap proyek-proyek yang menggunakan Dana Desa

 

“Kalau pejabatnya bersembunyi, kalau aparat hukum hanya tidur, maka rakyat yang akan bertindak.

 

Jangan salahkan kami kalau Balaikota akan kami duduki!

” teriak Aldi, yang sontak membuat situasi semakin riuh.

Dalam orasi penutup, Aldi memberikan ultimatum keras kepada Pemko Padang dan aparat penegak hukum. Ia menegaskan, kasus dugaan korupsi Gedung DPRD tidak boleh berhenti pada pengembalian uang semata.

 

“Kalau aparat penegak hukum hanya berhenti pada pengembalian uang, sama saja mereka melindungi koruptor. Kami tuntut kasus ini diproses secara pidana, bukan administratif!” ujarnya.

BACA JUGA :  Warga Desa Lubuk Birah Bongkar Dugaan PETI Ilegal, Nama Kades dan Ketua TPK Disorot

 

Ia juga memastikan bahwa perjuangan ini tidak akan berhenti. GMM berjanji akan menggelar Aksi Jilid II dengan jumlah massa lebih besar jika tuntutan tidak diindahkan.

 

“Surat palsu kami lawan, korupsi kami lawan. Jika Wali Kota dan aparat hukum tetap bungkam, maka jangan kaget kalau Balaikota akan dipenuhi ribuan mahasiswa!” tutup Aldi dengan suara menggelegar.

Penulis : Ziqro fernando

Editor : Ziqro fernando

Berita Terkait

Haris Diduga Rusak Hutan Desa Lubuk Birah untuk PETI, Warga Minta Dicopot dari Ketua LPHD
konflik agraria penyerobotan lahan adat dikawasan kampung bumi jaya, Paduka Yang Mulia (PYM) Datu Amir M.A, Raja Muda Perkasa, Sultan Sambaliung, menyambangi lokasi
Fahry Lamato Buka Suara Soal Isu SARA: “Jangan Ada Upaya Mengadu Domba Masyarakat Bitung”
Rumah Kaprawi Disorot Warga, Diduga Jadi Lokasi Penampungan dan Pembakaran Emas Hasil PETI
Dinamika Persaingan Media di Makassar dan Gowa Jadi Sorotan, Profesionalisme Pers Dipertanyakan
Self Healing Talk & Workshop Bouquet untuk Muslimah
Seorang Pelajar Angkat Bicara, Pernyataan Oknum Sekda Terindikasi Kontradiktif Berpotensi Sanksi Administratif Bahkan Pidana
Kompak, Oknum Ketua Poktan Gemah Ripah Krajan dan Oknum PPL Banyuanyar Enggan Menjawab Konfirmasi Media 
Berita ini 121 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:17 WIB

Haris Diduga Rusak Hutan Desa Lubuk Birah untuk PETI, Warga Minta Dicopot dari Ketua LPHD

Minggu, 24 Mei 2026 - 12:14 WIB

konflik agraria penyerobotan lahan adat dikawasan kampung bumi jaya, Paduka Yang Mulia (PYM) Datu Amir M.A, Raja Muda Perkasa, Sultan Sambaliung, menyambangi lokasi

Minggu, 24 Mei 2026 - 02:13 WIB

Fahry Lamato Buka Suara Soal Isu SARA: “Jangan Ada Upaya Mengadu Domba Masyarakat Bitung”

Sabtu, 23 Mei 2026 - 17:42 WIB

Rumah Kaprawi Disorot Warga, Diduga Jadi Lokasi Penampungan dan Pembakaran Emas Hasil PETI

Sabtu, 23 Mei 2026 - 14:13 WIB

Dinamika Persaingan Media di Makassar dan Gowa Jadi Sorotan, Profesionalisme Pers Dipertanyakan

Berita Terbaru