Warga Siap Bongkar Dugaan Pungli PTSL di Pasar Rantau Panjang, Aparat Diminta Turun Tangan

- Publisher

Minggu, 7 September 2025 - 06:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARA UTAMA,Merangin – Dugaan pungutan liar (pungli) dalam program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Kelurahan Pasar Rantau Panjang, Kecamatan Tabir, Kabupaten Merangin, kian menyeruak. Sejumlah warga yang menjadi korban mengaku siap memberikan kesaksian kepada aparat penegak hukum demi mengungkap praktik dugaan pungli sebesar Rp1 juta lebih per sertifikat.

Salah seorang warga peserta PTSL 2024, yang sertifikatnya baru rampung pada 2025, menegaskan dirinya tidak akan gentar bila dipanggil aparat hukum.

“Saya siap memberikan keterangan. Kalau penegak hukum memerlukan, akan saya beberkan semua. Memang benar, saya bayar lebih dari satu juta untuk pengurusan sertifikat PTSL tersebut,” tegasnya kepada media ini.

Kasus ini sebelumnya sempat viral di sejumlah media online, setelah adanya warga yang mengeluhkan biaya tidak wajar tersebut. Dugaan kuat mengarah adanya kongkalikong antara pihak panitia dengan oknum pegawai Kelurahan Pasar Rantau Panjang. Namun, saat dikonfirmasi, sejumlah pihak terkait memilih bungkam. Baik panitia PTSL, termasuk Intan Erdiani, maupun Lurah Pasar Rantau Panjang, Mawarna, tak kunjung memberi jawaban.

Bahkan, muncul dugaan bahwa nomor WhatsApp wartawan yang mencoba menghubungi Lurah diblokir. Sikap bungkam ini justru memperkuat kecurigaan publik terhadap praktik-praktik menyimpang dalam program nasional yang seharusnya membantu masyarakat.

BACA JUGA :  Desakan Keadilan Menguat: DPRD Kalteng, Pangdam, dan Kapolda Didesak Tuntaskan Kasus Andrie Yunus

Tak berhenti di situ, hebohnya pemberitaan ini juga memunculkan drama baru. Salah satu nomor WhatsApp yang mengaku sebagai keponakan Lurah Mawarna, menghubungi media ini dan menyebut ponsel sang lurah hilang serta kondisinya sedang sakit.

“Kemarin HP Bu Lurah hilang. Memang beliau sedang sakit, dibawa ke Bukittinggi ke spesialis saraf. Yang ditakuti Bu Lurah itu Pak, sejak berita itu naik ketua Pemuda Rantau Panjang terlalu ikut campur. Itu yang bikin Bu Lurah sakit. Mohon komentar ketua Pemuda dihapus,” tulis akun yang mengaku keponakan lurah tersebut.

BACA JUGA :  Meriah! SD SMP IT Alqonita Palangkaraya Rayakan Hari Kartini, Siswa Tampil Kreatif dan Penuh Percaya Diri

Namun hingga berita ini diturunkan, tak ada keterangan resmi dari Lurah Pasar Rantau Panjang, Mawarna, terkait hebohnya dugaan pungli yang mencoreng citra pelayanan publik di Merangin.

Menyikapi situasi ini, masyarakat mendesak aparat penegak hukum segera turun tangan mengusut tuntas dugaan pungli tersebut. Tak hanya itu, Bupati Merangin juga didorong untuk segera mengevaluasi kinerja Lurah Pasar Rantau Panjang yang kerap terseret kontroversi dan menjadi sorotan publik.

Penulis : Ady Lubis

Sumber Berita: Wartawan Suara Utama

Berita Terkait

Fahry Lamato Buka Suara Soal Isu SARA: “Jangan Ada Upaya Mengadu Domba Masyarakat Bitung”
Dinamika Persaingan Media di Makassar dan Gowa Jadi Sorotan, Profesionalisme Pers Dipertanyakan
Self Healing Talk & Workshop Bouquet untuk Muslimah
Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Berau. Terbitkan Surat Edaran Pelaku Usaha dan Industri Wajib Kelola Sampah Mandiri Mulai 16 Maret 2026
Tebar 45 Ekor Sapi Kurban, Ridwan Wittiri: Idul Adha Momentum Perkuat Solidaritas dan Kemanusiaan
Ratusan Massa Akan Kepung Balaikota dan PDAM Makassar, GEMPAK-HAM Soroti Krisis Air Bersih
PREDIKSI JITU dan AKURAT: Persib Menuju Singgasana Keabadian Hat-trick Champion, Rekor Tak Terkalahkan di Kandang, dan Dipastikan Terima Bintang Kelima Besok Sore!
Polres Gowa Laksanakan Simulasi Sispam Mako untuk Antisipasi Gangguan Kamtibmas
Berita ini 140 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 02:13 WIB

Fahry Lamato Buka Suara Soal Isu SARA: “Jangan Ada Upaya Mengadu Domba Masyarakat Bitung”

Sabtu, 23 Mei 2026 - 14:13 WIB

Dinamika Persaingan Media di Makassar dan Gowa Jadi Sorotan, Profesionalisme Pers Dipertanyakan

Sabtu, 23 Mei 2026 - 10:20 WIB

Self Healing Talk & Workshop Bouquet untuk Muslimah

Jumat, 22 Mei 2026 - 22:12 WIB

Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Berau. Terbitkan Surat Edaran Pelaku Usaha dan Industri Wajib Kelola Sampah Mandiri Mulai 16 Maret 2026

Jumat, 22 Mei 2026 - 16:07 WIB

Tebar 45 Ekor Sapi Kurban, Ridwan Wittiri: Idul Adha Momentum Perkuat Solidaritas dan Kemanusiaan

Berita Terbaru