Warga Pasar Rantau Panjang Keberatan Namanya Dicatut dan Disebut Punya Utang oleh Oknum Pegawai Leasing

- Publisher

Kamis, 21 Agustus 2025 - 20:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

SUARA UTAMA, Merangin – Seorang wanita warga Kelurahan Pasar Rantau Panjang, Kabupaten Merangin, berinisial S, meluapkan kekecewaannya atas perlakuan seorang pria yang mengaku pegawai leasing FIF bernama Ridho. Peristiwa itu terjadi pada Kamis (21/8/2025) ketika Ridho mendatangi rumah S dengan dalih melakukan survei terkait pengajuan kredit kendaraan bermotor.

Namun di luar dugaan, bukannya melakukan survei sesuai prosedur, Ridho justru menyampaikan bahwa nama S telah masuk dalam daftar blacklist di leasing. Lebih jauh lagi, S juga mendapat informasi dari salah seorang pegawai leasing MCF Hitam Ulu bahwa dirinya disebut-sebut memiliki tunggakan di Bank BRI sebesar Rp25 juta dengan status kolektibilitas macet.

BACA JUGA :  Terkasan Sangat Terburu-buru Izinpun Belakangan Rumah Sakit Umum Daerah, Tanjung. Karna Prioritas..

Pernyataan tersebut sontak membuat S kaget. Ia menegaskan tidak pernah memiliki urusan dengan pihak leasing manapun maupun dengan perbankan, termasuk BRI.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya tidak pernah berurusan dengan leasing ataupun bank. Bahkan motor saya dulu beli secara tunai. Kenapa tiba-tiba nama saya dicap masuk daftar blacklist dan punya utang Rp25 juta? Itu jelas mencemarkan nama baik saya,” tegas S saat ditemui awak media.

BACA JUGA :  Pelajar SMA di Dogiyai Dilaporkan Tewas Ditembak, Warga Minta Investigasi Independen

S menambahkan, tudingan sepihak yang disampaikan oknum bernama Ridho tidak hanya melukai perasaannya, tetapi juga berpotensi menimbulkan stigma buruk di tengah masyarakat. Ia menuntut pihak manajemen leasing segera memberi klarifikasi resmi dan meluruskan informasi yang beredar agar tidak menyesatkan publik.

BACA JUGA :  Nasib Sejumlah Karyawan PT Prima Sarana Gemilang.Kini Pengangguran, Dan Beberapa Lagi Tinggal Menunggu Menjadi Pengangguran.

“Saya minta pihak leasing bertanggung jawab. Jangan sampai masyarakat menilai saya punya utang macet, padahal itu tidak benar. Nama baik saya harus dipulihkan,” ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak leasing FIF maupun MCF belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan pencatutan nama dan tuduhan tunggakan utang tersebut. Media ini masih membuka ruang klarifikasi bagi manajemen leasing untuk menanggapi pernyataan S.

Penulis : Ady Lubis

Sumber Berita: Wartawan Suara Utama

Berita Terkait

Fahry Lamato Buka Suara Soal Isu SARA: “Jangan Ada Upaya Mengadu Domba Masyarakat Bitung”
Dinamika Persaingan Media di Makassar dan Gowa Jadi Sorotan, Profesionalisme Pers Dipertanyakan
Self Healing Talk & Workshop Bouquet untuk Muslimah
Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Berau. Terbitkan Surat Edaran Pelaku Usaha dan Industri Wajib Kelola Sampah Mandiri Mulai 16 Maret 2026
Tebar 45 Ekor Sapi Kurban, Ridwan Wittiri: Idul Adha Momentum Perkuat Solidaritas dan Kemanusiaan
Ratusan Massa Akan Kepung Balaikota dan PDAM Makassar, GEMPAK-HAM Soroti Krisis Air Bersih
PREDIKSI JITU dan AKURAT: Persib Menuju Singgasana Keabadian Hat-trick Champion, Rekor Tak Terkalahkan di Kandang, dan Dipastikan Terima Bintang Kelima Besok Sore!
Polres Gowa Laksanakan Simulasi Sispam Mako untuk Antisipasi Gangguan Kamtibmas
Berita ini 440 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 02:13 WIB

Fahry Lamato Buka Suara Soal Isu SARA: “Jangan Ada Upaya Mengadu Domba Masyarakat Bitung”

Sabtu, 23 Mei 2026 - 14:13 WIB

Dinamika Persaingan Media di Makassar dan Gowa Jadi Sorotan, Profesionalisme Pers Dipertanyakan

Sabtu, 23 Mei 2026 - 10:20 WIB

Self Healing Talk & Workshop Bouquet untuk Muslimah

Jumat, 22 Mei 2026 - 22:12 WIB

Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Berau. Terbitkan Surat Edaran Pelaku Usaha dan Industri Wajib Kelola Sampah Mandiri Mulai 16 Maret 2026

Jumat, 22 Mei 2026 - 16:07 WIB

Tebar 45 Ekor Sapi Kurban, Ridwan Wittiri: Idul Adha Momentum Perkuat Solidaritas dan Kemanusiaan

Berita Terbaru