Isu Uang Damai Dibantah, LIRA Lumajang Tegaskan Independen Awasi Dana Desa

- Publisher

Kamis, 24 April 2025 - 11:11 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : DPD LIRA Kabupaten Lumajang

Foto : DPD LIRA Kabupaten Lumajang

 

SUARA UTAMA, Lumajang — Dewan Pimpinan Daerah Lumbung Informasi Rakyat (DPD LIRA) Kabupaten Lumajang membantah keras tuduhan tidak berdasar yang menyebutkan bahwa lembaganya telah menerima uang damai atau menjadi alat kepentingan pihak tertentu dalam kegiatan kontrol sosial dan pengawasan terhadap pengelolaan Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) di Desa Sumbermujur, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang.

DPD LIRA Lumajang, Dendik Zeldianto, menegaskan bahwa lembaganya bekerja secara independen dan tidak pernah menerima imbalan dalam bentuk apa pun dari pihak desa atau pihak luar yang mencoba menunggangi kegiatan pengawasan tersebut untuk kepentingan pribadi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Foto : Wakil Bupati DPD LIRA Lumajang
Foto : Wakil Bupati DPD LIRA Lumajang, Dendik Zeldianto.

“Tuduhan bahwa DPD LIRA Lumajang pernah menerima uang damai hanyalah narasi provokatif yang dibangun oleh pihak-pihak yang tidak nyaman dengan transparansi. Kami tegaskan, kontrol sosial dan pengawasan yang kami lakukan di Desa Sumbermujur adalah bentuk kepedulian terhadap tata kelola pemerintahan desa yang baik dan bersih, bukan untuk kepentingan pribadi siapapun.”

BACA JUGA :  Bapelkum Bitung Tebar Kepedulian, Bagikan Sembako untuk Security dan TAD Sambut HUT RI ke-81

“LIRA DPD Lumajang adalah lembaga resmi yang berdiri atas dasar Undang-Undang dan menjunjung tinggi nilai kontrol sosial yang objektif, independen, dan bertanggung jawab. Setiap langkah yang kami ambil selalu dilandasi semangat pengabdian kepada masyarakat dan transparansi publik.”

“Tuduhan bahwa DPD LIRA menerima uang damai atau menjadi alat seseorang adalah fitnah yang mencoreng semangat pengawasan partisipatif yang kami bangun. Kami tegak lurus dalam menjalankan fungsi kontrol sosial demi terciptanya pemerintahan desa yang bersih dan transparan di kabupaten lumajang”, ujarnya dalam wawancara pers, Rabu (24/4).

BACA JUGA :  Operasi Antik Siginjai 2026 Berakhir, Polres Merangin Ungkap 11 Kasus Narkoba dan Amankan 21 Tersangka

DPD LIRA Lumajang selama ini aktif melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan DD dan ADD di berbagai desa, termasuk Desa Sumbermujur. Pengawasan tersebut dilakukan untuk memastikan anggaran desa benar-benar digunakan sesuai peruntukan dan kepentingan masyarakat.

Isu yang menyebut bahwa kegiatan LIRA ditunggangi oleh pihak tertentu dinilai sebagai upaya pengalihan isu dari substansi masalah sebenarnya, yakni transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana publik.

“Kami bukan alat seseorang. Kami bukan wayang. Kami bukan buah catur dari kepentingan pihak manapun. LIRA DPD Lumajang berdiri tegak dengan integritas, tidak pernah membawa misi titipan, dan tidak pernah tunduk pada tekanan demi kepentingan tertentu.”

BACA JUGA :  Kisah Inspiratif Pedagang Dimsum Naik Kawasaki ZX25R di Cimahi

“Kami menyayangkan adanya pihak-pihak yang mencoba memutarbalikkan fakta dan menyebar hoaks. Jika ada pihak yang merasa keberatan dengan pengawasan kami, seharusnya ditempuh melalui jalur dialog, bukan justru memfitnah,” tambah Dendik Zeldianto.

DPD LIRA Lumajang saat ini sedang mengkaji langkah hukum untuk menindaklanjuti penyebaran informasi palsu tersebut. Mereka juga mengimbau masyarakat dan media agar tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu yang belum terverifikasi.

“Segala bentuk kontrol sosial yang kami lakukan semata-mata demi terciptanya pemerintahan yang akuntabel dan masyarakat yang sejahtera. Kami terbuka terhadap kritik, tapi tidak terhadap fitnah.”

“Kami tetap fokus pada tujuan kami, yaitu mendorong tata kelola pemerintahan desa di kabupaten lumajang yang transparan, partisipatif, dan akuntabel,” tutupnya.

Penulis : Hadi

Editor : Andre Hariyanto

Sumber Berita: Wartawan Suara Utama

Berita Terkait

Mendekatkan Buku Kepada Pembacanya
Usai Ambuon Ardiansyah Ditangkap, Korban Modus Lelang Kendaraan Kembali Bermunculan
Razia Gabungan Lapas Bangko Bersama TNI-Polri, Petugas dan WBP Jalani Tes Urine
Pemimpin Redaksi Suara Utama Andre Hariyanto Dinyatakan Kompeten dalam UKW bersama KG Media
Tiga Tersangka Kasus Sungai Kapas Ditahan, Ahmad Fahmi Dorong Pengembangan Perkara
UKW Kompas, KG Media dan Google Digelar di Surabaya, Diikuti 45 Peserta
Alhamdulillah, Andre Hariyanto Dinyatakan Kompeten dalam Uji Kompetensi Wartawan
Team Ngorek Audio: Sebaiknya Volume Sound Horeg Sewajarnya
Berita ini 214 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 20:25 WIB

Mendekatkan Buku Kepada Pembacanya

Selasa, 22 September 2026 - 20:05 WIB

Usai Ambuon Ardiansyah Ditangkap, Korban Modus Lelang Kendaraan Kembali Bermunculan

Selasa, 22 September 2026 - 14:12 WIB

Razia Gabungan Lapas Bangko Bersama TNI-Polri, Petugas dan WBP Jalani Tes Urine

Senin, 21 September 2026 - 21:28 WIB

Pemimpin Redaksi Suara Utama Andre Hariyanto Dinyatakan Kompeten dalam UKW bersama KG Media

Minggu, 20 September 2026 - 19:47 WIB

Tiga Tersangka Kasus Sungai Kapas Ditahan, Ahmad Fahmi Dorong Pengembangan Perkara

Berita Terbaru

FOTO: Penulis Mendekatkan Buku kepada Pembacanya

Berita Utama

Mendekatkan Buku Kepada Pembacanya

Selasa, 22 Sep 2026 - 20:25 WIB

https://mancingjitu.com/