Karena KTU Mengundurkan Diri, Tiga Bulan Jasa Pelayanan Puskesmas Air Tiris Tidak Dibayarkan, Dinas Kesehatan Kampar Hanya Diam Saja.

- Publisher

Selasa, 15 April 2025 - 17:52 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Suara Utama – Riau | Pegawai dan staf Puskesmas Air Tiris Kampar mengeluh. Pasalnya, uang jasa pelayanan kesehatan selama tiga bulan belum diterima.

Beberapa pegawai Puskesmas Air Tiris memastikan hal tersebut. Ia mengaku dalam tiga bulan terakhir, terhitung mulai bulan Januari, February dan Maret 2025, uang jasa pelayanan kesehatan yang seharusnya menjadi hak mereka belum juga dibayarkan oleh pihak Puskesmas Airtiris.

Bangkinang, Selasa (15/04/2025)

 

“Kami mendatangi Ami, Kepala Tata Usaha (KTU) Puskesmas Air Tiris, Ia mengatakan tidak bisa berbuat apa-apa karena telah mengundurkan diri sebagai KTU,” ungkap salah satu staf Puskesmas.

Sedangkan informasi dari pihak Dinas Kesehatan (Diskes) Kampar mengatakan bahwa di Puskesmas Air Tiris sudah ada KTU nya.

“Itu kan Puskesmas Air Tiris sudah ada KTU, belum ada pergantian kok,” beber narasumber yang enggan namanya disebutkan.

BACA JUGA :  Santunan 28 Anak Yatim Piatu Warnai Peringatan 10 Muharram di Desa Tambang Baru

 

Polemik-polemik seperti ini memang tidak menjadi asing lagi di Diskes Kampar, saling lempar tanggung jawab dilevel pimpinan, yang mana akhirnya bawahan akan menderita, apalagi Jaspel adalah hak dari pegawai dan staf Puskesmas.

 

Dalam hal ini Kepala Puskesmas (Kapus) Air Tiris drg. Rita Herawati tidak bisa menyelesaikan hingga berlarut-larut, padahal selaku Kapus sudah menjadi kewajiban untuk mengkoordinasi dan memastikan segala administrasi berjalan dengan baik, termasuk hak-hak pegawai dan staf Puskesmas tersebut.

BACA JUGA :  Bom Waktu Sampah di Jantung Kota Buntok

 

“Mohon kepada Bapak Bupati Kampar, Ahmad Yuzar untuk bisa membantu kami, karena selama ini kami tidak dengarkan, baik oleh Kadis Kesehatan Kampar, dr. Asmara Fitra Abadi maupun Kapus Air Tiris, drg Rita Herawati bang,” harap narasumber yang juga staf di Puskesmas Air Tiris.

Penulis : Joell

Sumber Berita: SUARA UTAMA

Berita Terkait

Bang Nahar Strategis Wafat, Sulbar Kehilangan Putra Terbaiknya
15 Peserta MagangHub Mulai Jalani Pemagangan di Bapelkum Bitung
Mubeslub Ormawa UT Surabaya Bahas dan Tetapkan AD/ART sebagai Landasan Organisasi Mahasiswa
Pelatihan Menulis Digelar di MTS Mamba’ul Ulum Pekon Margoyoso, Tanggamus
HIMAS 2026 : AMAN Sulsel Tegaskan Kedaulatan Pengetahuan Masyarakat Adat adalah Kunci Menjaga Bumi, Mendesak Pengesahan UU Masyarakat Adat
Diakon Alex Pigai Apresiasi Kadis Pendidikan Dogiyai Bantu 50 Sak Semen
YNCI Bitung Chapter Sampaikan Duka Mendalam atas Berpulangnya Ibunda Bendahara Chapter
Miris! Jembatan Gantung Desa Mudo Memprihatinkan, Warga Jatuh Saat Melintas, Pemerintah Diminta Segera Turun Tangan
Berita ini 625 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:33 WIB

Bang Nahar Strategis Wafat, Sulbar Kehilangan Putra Terbaiknya

Selasa, 11 Agustus 2026 - 12:15 WIB

15 Peserta MagangHub Mulai Jalani Pemagangan di Bapelkum Bitung

Selasa, 11 Agustus 2026 - 01:00 WIB

Mubeslub Ormawa UT Surabaya Bahas dan Tetapkan AD/ART sebagai Landasan Organisasi Mahasiswa

Senin, 10 Agustus 2026 - 17:25 WIB

Pelatihan Menulis Digelar di MTS Mamba’ul Ulum Pekon Margoyoso, Tanggamus

Senin, 10 Agustus 2026 - 14:21 WIB

HIMAS 2026 : AMAN Sulsel Tegaskan Kedaulatan Pengetahuan Masyarakat Adat adalah Kunci Menjaga Bumi, Mendesak Pengesahan UU Masyarakat Adat

Berita Terbaru

Berita Utama

Bang Nahar Strategis Wafat, Sulbar Kehilangan Putra Terbaiknya

Selasa, 11 Agu 2026 - 16:33 WIB

Berita Utama

15 Peserta MagangHub Mulai Jalani Pemagangan di Bapelkum Bitung

Selasa, 11 Agu 2026 - 12:15 WIB

mancingjitu slot thailand slot thailand https://www.marcopolodijon.com/