Bupati Subang : Tekankan pentingnya kebersihan,Kepekaan Sosial, Dan Evaluasi Kinerja ASN

- Publisher

Senin, 14 April 2025 - 22:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Suara Utama, Subang.- Bupati Subang  Reynaldy Putra Andita BR, didampingi Wakil Bupati Subang Agus Masykur Rosyadi, memimpin kegiatan briefing staf Pemerintah Kabupaten Subang yang berlangsung pada Senin, 14 April 2025, di Ruang Rapat Bupati II, Kantor Bupati Subang.  Sekretaris Daerah Kabupaten Subang, Asep Nuroni  sebagai moderator dalam Kegiatan ini .

Acara diawali oleh Kepala DP2KBP3A Kabupaten Subang Yayat Sudrajat,  memaparkan bahwa saat ini masih terdapat 13 kecamatan dengan 30 desa yang memiliki angka stunting. Penanganan kasus ini ditargetkan selesai dalam waktu satu tahun dengan melibatkan kelembagaan masyarakat desa dan penguatan peran kader Motekar. Yayat juga menekankan bahwa pencapaian bebas stunting di tahun 2025 sebagaimana harapan Bupati Subang hanya dapat diraih melalui sinergi lintas sektor. Selain stunting, pihaknya telah mendata 17 titik lokasi dengan permasalahan sosial yang berkaitan dengan keluarga bermasalah dan perlu intervensi berkelanjutan.

BACA JUGA :  Menakar Etika Demokrasi Dan Keadilan Pemilu Dalam Bayang Politik Kepentingan

Selanjutnya, Direktur RSUD Subang  Ahmad Nasuhi memaparkan beberapa penyebab antrean panjang (waiting list) di IGD dan Rawat Jalan. Untuk IGD, kendala terjadi akibat kapasitas tempat tidur yang terbatas, ketidaksesuaian kelas rawatan, dan minimnya tempat tidur ICU, serta belum optimalnya sistem rujukan internal dan SISRUTE ke rumah sakit lain. Sementara di Rawat Jalan, hambatan berasal dari belum optimalnya sistem pendaftaran online, terbatasnya Anjungan Pendaftaran Mandiri, dan lamanya waktu tunggu obat. RSUD Subang akan menindaklanjuti melalui penambahan sarana prasarana, SDM, sistem informasi yang lebih andal, serta peningkatan layanan, termasuk pembentukan Manager On Duty dan pengaturan ulang sistem kerja pegawai farmasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kang Rey—sapaan akrab Bupati Subang—menegaskan pentingnya menumbuhkan budaya gotong royong, kepedulian sosial, dan evaluasi kinerja sebagai pilar utama dalam membangun birokrasi yang responsif dan humanis. Ia akan mengeluarkan edaran kepada seluruh OPD dan kecamatan untuk melaksanakan kegiatan bersih-bersih lingkungan setiap Jumat pagi. “Jangan sampai masih ada sampah berserakan atau rumput yang tinggi. Spanduk-spanduk tak terurus, termasuk yang ada nama saya, silakan copot,” tegasnya.

BACA JUGA :  Polsek Manggala Intensifkan Patroli Massive, Antisipasi Geng Motor dan Kejahatan Jalanan

Terkait program Subang Ngabret Nyaah Ka Indung, Bupati meminta setiap pimpinan OPD untuk segera mendata dan memastikan seluruh ASN memiliki satu indung asuh atau lansia binaan yang benar-benar membutuhkan. Ia pun menyampaikan akan langsung membina 12 lansia, salah satunya dari wilayah Ciater. “Saya ingin yang diasuh benar-benar orang yang sangat membutuhkan, agar pelayanannya maksimal,” ujarnya.

Bupati juga mengevaluasi pelaksanaan program Sabadesa, dengan menekankan pentingnya kesederhanaan dalam setiap kunjungan. Ia meminta agar kegiatan tersebut tidak membebani desa, dan menekankan pentingnya kunjungan menyentuh langsung setiap desa yang dilalui. “Saya tidak ingin ada beban moral. Kita tunjukkan efisiensi itu benar-benar nyata sampai ke bawah,” ungkapnya.

BACA JUGA :  Stop Dinasti Dan Nepotisme Yang Ada Dikalimantan Timur. Intruksi Dari Presiden Diabaikan

Menutup arahannya, Kang Rey mengumumkan bahwa Pemerintah Kabupaten Subang akan mulai menerapkan evaluasi bulanan terhadap seluruh ASN, mulai dari Kepala OPD, Asisten Daerah, Staf Ahli hingga jajaran struktural. Evaluasi akan mencakup capaian kinerja, kehadiran dalam kegiatan, dan pelaksanaan program indung asuh. “Saya ingin ASN Subang punya kepedulian dari hal terkecil. Bukan sekadar memberi uang, tapi juga perhatian. Kalau indung asuh sakit, kita laporkan. Mereka bukan hanya butuh materi, tapi juga kasih sayang dan perhatian,” pungkasnya.

Penulis : Tonny Rivani

Berita Terkait

Desas-desus PHK Massal Menggema, DPRD Berau Diminta Tak Sekadar Menonton
Borok PPDB SMKN 13 Bandung: Anak Yatim Diperas Oknum TU Rp4 Juta, Gurita “Jalur Tembak” Capai Rp10 Juta
Sengkarut Makan Bergizi Gratis Soreang: Air Mata UMKM di Balik Ambisi ‘4.000 Kue Semalam’ dan Bayang-Bayang Politik Partai Penguasa
Diduga Abaikan SOP, Oknum Kepala SPPG Disorot: Relawan Mengeluh, Sistem Kerja Dinilai Semrawut.
Korban Angkat Bicara: “Kalau Merasa Benar, Buktikan di Pengadilan, Bukan Bermain Opini di Media
Mencari Keadilan di Tengah Kemakmuran yang Semu
Menakar Etika Demokrasi Dan Keadilan Pemilu Dalam Bayang Politik Kepentingan
Kesultanan Sambaliung dan Organisasi Sabang Merah Borneo DPD Berau Pesisir, Mosi tidak percaya dan kecaman keras terhadap PT Tridaya Hutan Lestari (PT THL).
Berita ini 75 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 23:02 WIB

Desas-desus PHK Massal Menggema, DPRD Berau Diminta Tak Sekadar Menonton

Sabtu, 30 Mei 2026 - 10:45 WIB

Borok PPDB SMKN 13 Bandung: Anak Yatim Diperas Oknum TU Rp4 Juta, Gurita “Jalur Tembak” Capai Rp10 Juta

Jumat, 29 Mei 2026 - 23:44 WIB

Diduga Abaikan SOP, Oknum Kepala SPPG Disorot: Relawan Mengeluh, Sistem Kerja Dinilai Semrawut.

Kamis, 28 Mei 2026 - 21:06 WIB

Korban Angkat Bicara: “Kalau Merasa Benar, Buktikan di Pengadilan, Bukan Bermain Opini di Media

Kamis, 28 Mei 2026 - 17:41 WIB

Mencari Keadilan di Tengah Kemakmuran yang Semu

Berita Terbaru