Pemkot Kediri Gelar Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan ke-79 di Stadion Brawijaya

Minggu, 18 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARA UTAMA, Kediri – Pemerintah Kota Kediri menggelar Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan ke-79 Republik Indonesia di Stadion Brawijaya, Kota Kediri, pada Sabtu (17/8).

Pj Wali Kota Kediri Zanariah bertindak sebagai Inspektur dalam upacara tersebut mengatakan bahwa tahun ini adalah tahun politik pilkada, ia berharap semua orang untuk membuang semua perbedaan. Sebab tujuannya sama, yaitu untuk kesejahteraan bangsa.

“Sebagai Bangsa Indonesia sudah sepantasnya mengenang perjuangan para pendahulu dalam merebut kemerdekaan. Sebab itu usaha yang tidak mudah, dan semua lapisan masyarakat harus bersatu untuk NKRI ini,” katanya.

Ia memberi apresiasi terhada kerja keras Paskibraka Kota Kediri yang telah melaksanakan tugasnya mengibarkan bendera dengan sangat baik.

“Saya merasa bangga dengan Paskibraka Kota Kediri, tadi saya sempat memejamkan mata takut terbalik benderanya. Tapi Alhamdulillah dengan latihan rutin, semua hasilnya baik. Hal ini karena kerja tim dari para pelatih, pembina dan juga Paskibraka Kota Kediri,” ujarnya.

“Semoga para Paskibraka Kota Kediri bisa menjadi teladan bagi pemuda lainnya untuk selalu menjadi generasi yang bermanfaat dan bisa dibanggakan oleh semuanya, tidak hanya dibanggakan oleh keluarganya sendiri aja,” imbuhnya.

Lebih lanjut, H.Agung Riyanto mengatakan Kemerdekaan itu merupakan kenikmatan yang luar biasa dari Allah SWT, dilewatkan perjuangan para pahlawan.

“Kami di LDII selalu ditanamkan untuk menjadi orang yang bersyukur. Terutama atas kemerdekaan ini, terlebih lagi Indonesia memiliki dasar dan falsafah bangsa yakitu Pancasila. Dengan Pancasila, kebhinekaan bangsa Indonesia terus terjaga,” ungkapnya.

Dengan adanya Pancasila, negara menjamin kebebasan beribadah, berkeyakinan, dan memberi toleransi pada agama atau keyakinan lain. Inilah yang menjadikan Indonesia negeri yang aman dan nyaman. “Inilah sebagai modal Utama dalam pembangunan nasional yang harus tetap dijaga dan pelihara, justru mereka yang mempermasalahkan agama atau keyakinan kelompok lain, bisa diartikan tidak Pancasilais,” tandasnya.

BACA JUGA :  Thobias Semu; Terpilih Ketua Asrama Dogiyai di Semarang

Sementara itu, Asyhari Ketua Pemuda LDII Kota Kediri mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama mengisi kemerdekaan dengan kegiatan positif, membangun, dan inovatif. Ini demi mewujudkan Kota Kediri yang lebih maju ke depannya.

“Alhamdulillah kemarin kami telah mengikuti kirab bendera raksasa merah putih yang enjadi rangkaian kegiatan menjelang peringatan Kemerdekaan RI di Kota Kediri. Bali Kota sebagai awal keberangkatan hingga ke wilayah Selomangleng,” terangnya.

Meurutnya,Kirab Bendera Merah Putih ini merupakan kebanggaan kita sebagai bangsa yang merdeka, sekaligus wujud persatuan seluruh elemen masyarakat. “Kami di LDII selalu diingatkan supaya menjadi pemuda yang memiliki tanggung jawab untuk menjaga semangat kebangsaan ini tetap hidup,” ungkapnya.

Turut hadir pula Kapolres Kediri Kota, AKBP Bramastyo Priaji, Kepala Kejaksaan Negeri Kediri, Andi Mirnawati, Ketua Pengadilan Negeri Kota Kediri, Khairul, Wakil Ketua I DPRD Kota Kediri, Firdaus, Wakil Ketua II DPRD Kota Kediri, Katino, Danbrigif 16 Wira Yudha Letkol Inf Taufik Ismail, dan Danyonif 521 Dadaha Yudha Letkol Inf Rahadian Surya Murdata.

Turut hadir Sekretaris Daerah Kota Kediri, Bagus Alit, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kediri, Tatang, Kepala OJK Kediri, Ismirani Saputri, Kepala Cabang Bank Jatim Kediri, Subeki, Pabung Kodim 0809 Kediri Kapten Inf Ngatari, serta Pj Ketua TP PKK Kota Kediri Novita Bagus Alit.

Hadir pula Ketua Bhayangkari Cabang Kota Kediri, Ratih Bramastyo Priaji, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Brigif 16/WY Dina Taufik Ismail, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Yonif 521 Sari Rahadian Surya Murdata, para asisten, kepala OPD Pemerintah Kota Kediri, camat dan lurah se-Kota Kediri, veteran (LVRI, DHC’45, PEPABRI, Perintis Kemerdekaan, PWRI), GOW serta FKUB Kota Kediri.

Berita Terkait

Akui Kecorobohan Proses Pelatihan Pra Seleksi Magang IM Japan, Aris Wais Warisman Sampaikan Permohonan Maaf
Pemerintah Kecamatan Banyuanyar Ambil Sikap, Warga Pertanyakan Sanksi dan Permohonan maaf Secara Terbuka
AR Learning Center Resmi Tetapkan Struktur Manajemen Kelembagaan Masa Kerja 2026
Tips Menyambut Ramadhan 1447 H: Bulan Penuh Rahmat, Ampunan, dan Keberkahan
Terindikasi Mengambil Alih Kewenangan Administratif Desa, Oknum Pengacara Negara Kab. Probolinggo Jadi Sorotan
Gempa Magnitudo 6,4 Guncang Pacitan, Terasa hingga Malang dan Wilayah Sekitarnya
Kesempatan Emas! AR Learning Center Buka 10 Program Pelatihan Profesional Sekaligus dengan Promo Spesial
Peringatan 1 Abad Hari Lahir :NU Tanggamus Adakan Istighosah

Berita Terkait

Jumat, 6 Februari 2026 - 22:40

Akui Kecorobohan Proses Pelatihan Pra Seleksi Magang IM Japan, Aris Wais Warisman Sampaikan Permohonan Maaf

Jumat, 6 Februari 2026 - 21:04

Pemerintah Kecamatan Banyuanyar Ambil Sikap, Warga Pertanyakan Sanksi dan Permohonan maaf Secara Terbuka

Jumat, 6 Februari 2026 - 19:15

AR Learning Center Resmi Tetapkan Struktur Manajemen Kelembagaan Masa Kerja 2026

Jumat, 6 Februari 2026 - 12:39

Tips Menyambut Ramadhan 1447 H: Bulan Penuh Rahmat, Ampunan, dan Keberkahan

Jumat, 6 Februari 2026 - 11:06

Gempa Magnitudo 6,4 Guncang Pacitan, Terasa hingga Malang dan Wilayah Sekitarnya

Jumat, 6 Februari 2026 - 10:41

Kesempatan Emas! AR Learning Center Buka 10 Program Pelatihan Profesional Sekaligus dengan Promo Spesial

Sabtu, 31 Januari 2026 - 20:20

Peringatan 1 Abad Hari Lahir :NU Tanggamus Adakan Istighosah

Sabtu, 31 Januari 2026 - 15:20

Satgas Jalan Lurus Kunjungi Ponpes Al Fatah, Untuk Klarifikasi Dugaan Bullying: Ponpes Al Fatah Akui Tidak Ada Bullying di Ponpes Al Fatah

Berita Terbaru